5 Tips Jitu Meningkatkan Fungsi Otak Setelah Terserang Stroke

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020
Bagikan sekarang

Serangan stroke terjadi ketika aliran darah dari jantung menuju otak mengalami gangguan, entah karena gumpalan darah yang menghalanginya atau karena pembuluh darah di otak pecah sehingga darah tidak bisa mengalir ke bagian otak tertentu. Bila darah kaya oksigen tidak mencapai otak, sel otak akan mulai mati kemudian mengalami kerusakan otak permanen. Kerusakan otak setelah stroke dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan kemampuan kognitif (termasuk kesulitan bicara, hilang memori/sulit mengingat, kesulitan berpikir, dan memahami bahasa) serta gangguan koordinasi dengan bagian tubuh lainnya.

Meski demikian, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan setiap hari setelah stroke untuk meningkatkan kerja otak dan mempercepat proses pemulihan.

Tips meningkatkan fungsi otak setelah stroke

1. Melatih mindfulness

Mindfulness adalah praktik memusatkan perhatian sedemikian rupa untuk benar-benar menyadari dan menghayati emosi yang Anda rasakan serta apa yang sedang Anda lakukan saat ini. Sederhananya, mindfulness adalah kesadaran diri akan momen di depan mata.

Praktik mindfulness adalah salah satu kunci utama untuk menghindari dan mengatasi rasa cemas serta stres. Kondisi mindfulness cenderung membantu seseorang untuk menerima kondisi emosi atau keadaan yang sedang dialami dibandingkan dengan memaksa mengubah hal tersebut.

Mindfulness bisa dilatih dengan bermeditasi untuk membuat pikiran lebih tenang dan stabil. Selain dengan bermeditasi, mindfulness juga dapat dilatih saat melakukan kegiatan lainnya dengan berfokus atau menikmati suatu kegiatan yang sedang dilakukan tersebut. Memperoleh ketenangan adalah hal yang penting setelah stroke. Pikiran yang tenang membuat otak tidak kewalahan untuk berfungsi, juga sekaligus mencegah peningkatan kadar hormon stress kortisol yang dapat memperlambat pemulihan setelah stroke.

2. Aktif bergerak

Melakukan aktivitas fisik atau olahraga setelah stroke sangat membantu proses pemulihan tubuh serta meningkatkan kemampuan berpikir.

Pasalnya dengan lebih aktif bergerak, jantung akan lebih mudah mengedarkan darah beroksigen ke otak untuk melakukan berbagai fungsi kognitif. Asupan oksigen ke otak juga meningkatkan produksi serotonin dan endorfin, dua hormon yang diperlukan untuk menjaga mood tetap stabil. Selain itu, rutin melakukan aktivitas fisik juga dapat menghindari Anda dari stres.

Tidak perlu berolahraga yang terlalu berat setelah stroke. Manfaat tersebut sudah dapat diperoleh cukup dengan aktif berjalan kaki selama 30–45 menit setiap hari.

3. Menerapkan pola makan sehat

Pola makan sehat yang konsisten sangat penting bagi pemulihan dari kerusakan akibat stroke. Pola makan yang teratur diperlukan untuk membiasakan kembali otot-otot saluran pencernaan untuk kembali mengonsumsi makanan setelah mengalami kelemahan. Penyesuaian jenis makanan juga diperlukan seperti dengan memilih makanan dengan tekstur halus dan padat. Hindari makanan yang sulit dicerna.

Selain itu, kandungan nutrisi juga perlu diperhatikan dan cobalah berfokus pada nutrisi yang terbukti baik bagi otak. Kandungan nutrisi seperti asam lemak omega-3 dari makanan berbahan dasar ikan laut dapat mendorong pertumbuhan saraf otak lebih baik. Omega-3 juga diketahui penting untuk menjaga mood dan mencegah gangguan penurunan fungsi kognitif.

Jika perlu, konsumsi juga suplemen yang bermanfaat bagi otak seperti vitamin B dan vitamin E. Serta hindari makanan tinggi garam untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah risiko serangan stroke akibat hipertensi.

4. Mencoba hal baru yang menyenangkan

Sama seperti dengan berolahraga ringan, melakukan aktivitas yang Anda anggap menyenangkan dapat membuat otak beristirahat sejenak dan melepaskan hormon mood bahagia serotonin dan oksitosin. Di samping itu, melakukan hal baru akan membuat otak bekerja lebih baik dalam memproduksi sel saraf baru serta mempertahankan neuron yang sudah ada tetap hidup dan sehat.

5. Tidur cukup

Tidur merupakan hal yang penting bagi siapa saja, terlebih bagi orang-orang yang dalam tahap pemulihan setelah stroke. Tidur adalah waktu bagi otak untuk beristirahat, membilas plak-plak jahat penyebab penyakit, serta mengurangi stres dan mengolah informasi menjadi ingatan jangka panjang.

Tidur yang cukup juga memastikan Anda melewati tahap tidur REM (fase bermimpi) yang lebih berkualitas. Pada fase inilah otak memulai untuk menumbuhkan sel saraf dan selaput saraf myelin yang baru. Bagi orang-orang penyintas stroke, waktu tidur adalah waktu yang penting untuk tubuh dan otak memulai proses pemulihan dan pembentukan sel-sel baru.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada! Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Stroke Menyerang

Stroke adalah penyakit serius yang butuh penanganan cepat. Pasalnya, ada beragam dampak yang terjadi ketika serangan stroke datang. Apa saja?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati
Stroke, Health Centers September 13, 2019

Stroke Bisa Terjadi di Usia Muda, Ini Beragam Hal Pemicunya

Ternyata, stroke tidak hanya bisa terjadi pada lansia, namun juga di usia muda. Lalu, apakah faktor penyebab keduanya sama?

Ditulis oleh Annisa Hapsari
Stroke, Health Centers Agustus 10, 2019

Dianggap Mematikan, Apakah Stroke Sebenarnya Bisa Disembuhkan?

Ternyata, penyakit stroke bisa sembuh total. Kok bisa? Baca penjelasan lengkap mengenai penyakit stroke pada artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditulis oleh Annisa Hapsari
Stroke, Health Centers Juni 2, 2019

Bisakah Kita Sembuh Total dari Penyakit Stroke?

Penyakit stroke memang sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita. Oleh karena itu, tentunya kita sangat ingin pemulihan stroke dapat berhasil dengan baik.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Nabila Azmi
Stroke, Health Centers April 13, 2019

Direkomendasikan untuk Anda

makanan berpengaruh pada stroke

Konsumsi Makanan Tertentu Dapat Berpengaruh pada Jenis Stroke Berbeda

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Mei 17, 2020
buah untuk sakit pinggang

5 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Pengidap dan Penyintas Stroke

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Desember 19, 2019
Obat stroke ringan

Cegah Serangan Stroke Lanjutan, Ini Pilihan Pengobatan Efektif untuk Stroke Ringan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal tayang November 22, 2019
manfaat dongeng untuk stroke

Benarkah Dongeng Bisa Mengurangi Penyakit Stroke?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal tayang November 14, 2019