Yang Harus Dilakukan Setelah Serangan Jantung

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/05/2020
Bagikan sekarang

Serangan jantung mungkin menjadi salah satu jenis penyakit jantung yang dapat membahayakan nyawa. Namun, sebagian besar orang berhasil selamat dari serangan jantung pertama dan dapat melanjutkan hidup secara produktif. Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam proses perawatan dan pemulihan setelah serangan jantung. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pemulihan setelah serangan jantung di rumah sakit

Setelah mengalami serangan jantung, Anda tentu akan menjalani perawatan dan pemulihan pasca serangan jantung terlebih dahulu. Perawatan dan proses pemulihan ini akan diawali di rumah sakit. Ya, setelah mengalami serangan jantung, Anda mungkin akan diminta untuk tetap tinggal di rumah sakit selama 3-5 hari.

Dua hari pertama Anda setelah mengalami serangan jantung, kondisi Anda masih belum bisa dianggap stabil. Biasanya, Anda masih akan dirawat secara ketat, misalnya kondisi jantung dan fungsinya masih akan dimonitor setiap harinya.

Tidak hanya itu, kondisi gula darah Anda juga akan dimonitor secara cukup ketat. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari pemulihan setelah serangan jantung karena biasanya pasca serangan jantung, kadar gula darah di dalam tubuh akan meningkat.

Untuk memaksimalkan proses pemulihan pasca serangan jantung, waktu berkunjung juga akan dibatasi. Artinya, Anda mungkin tidak bisa menemui semua orang yang ingin menjenguk ke rumah sakit. Anda juga akan diminta untuk mengonsumsi makanan yang tidak terlalu berat demi menjaga stabilitas jantung.

Dalam pemulihan setelah serangan jantung ini, kondisi kesehatan Anda juga akan diperiksa secara lebih menyeluruh. Artinya, kondisi seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kadar kolesterol, atau kondisi-kondisi yang dapat meningkatkan risiko mengalami serangan jantung kedua juga akan diawasi secara ketat.

Anda mungkin akan diminta untuk mengubah gaya hidup Anda selama ini. Khususnya gaya hidup yang selama ini dapat meningkatkan risiko Anda mengalami serangan jantung berikutnya.

Pengobatan di rumah sakit pasca serangan jantung

Rutinitas pengobatan Anda setelah mengalami serangan jantung juga mungkin berubah. Hal ini termasuk pemulihan setelah serangan jantung yang perlu Anda jalani. Dokter mungkin menyesuaikan dosis atau jumlah obat yang sudah Anda konsumsi. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat baru.

Obat ini akan mengobati dan mengendalikan gejala serangan jantung (misalnya dada sesak) dan faktor yang berkontribusi (macam tekanan darah tinggi atau kolesterol yang semakin tinggi) yang berhubungan dengan serangan jantung.

Penting untuk berbicara dengan dokter tentang obat Anda. Pastikan Anda:

  • Mengetahui semua nama obat yang Anda minum serta cara dan waktu minum obat.
  • Menanyakan dokter tentang kemungkinan efek samping.
  • Menanyakan dokter cara kerja obat dan alasan Anda menggunakannya.
  • Membuat daftar obat-obatan yang Anda minum. Simpan untuk berjaga-jaga atau jika Anda harus berbicara. dengan penyedia layanan kesehatan tentang obat tersebut.

Pemulihan setelah serangan jantung di rumah

Menurut American Heart Association, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk membantu proses pemulihan setelah mengalami serangan jantung. Di antaranya adalah:

Mengonsumsi obat yang telah diresepkan oleh dokter

Setelah pulang ke rumah, dokter biasanya akan meresepkan berbagai obat untuk serangan jantung. Tujuannya, membantu mencegah terjadinya serangan jantung kedua dan mengurangi risiko Anda mengalami penyakit jantung lainnya.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami cara pemakaian masing-masing obat agar bisa mengonsumsinya dengan benar.

Rutin melakukan kontrol ke dokter

Meski sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, bukan berarti Anda terbebas dari pemeriksaan rutin. Artinya, Anda tetap harus rutin pergi ke tempat praktik dokter atau rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan jantung.

Hal ini merupakan salah satu langkah yang perlu Anda lakukan dalam proses pemulihan setelah mengalami serangan jantung. Dokter akan membantu Anda mengontrol kondisi jantung dan membantu proses pemulihannya.

Rehabilitasi jantung

Langkah yang juga perlu Anda ambil dalam pemulihan setelah serangan jantung adalah mengikuti rehabilitasi jantung. Biasanya, dokter atau ahli medis profesional akan menyarankan Anda mengikuti program ini. Pasalnya, rehabilitasi jantung memang dibuat untuk membantu para pasien sembuh setelah mengalami serangan jantung.

Mencari dukungan

Jika Anda merasa khawatir, atau bingung harus melakukan apa setelah mengalami serangan jantung, itu adalah hal yang wajar. Namun, Anda tidak perlu merasa sedih sendiri. Cobalah cari dukungan dari orang-orang terdekat.

Mengontrol faktor risiko

Setelah mengalami serangan jantung, penting untuk terus mengontrol faktor risiko yang Anda miliki. Pasalnya, salah satunya mungkin menjadi penyebab dari serangan jantung yang Anda alami. Sebagai contoh, menjaga berat badan agar tidak memiliki berat badan berlebih. Pasalnya, obesitas berpotensi menyebabkan serangan jantung.

Menjalani rehabilitasi jantung

Banyak rumah sakit memiliki program rehabilitasi yang bisa Anda ikuti sebagai pasien rawat jalan. Dokter mungkin merujuk pada pusat kesehatan jantung yang menjalankan program rehabilitasi jantung agar Anda bisa melakukan pemulihan setelah serangan jantung.

Rehabilitasi jantung sebenarnya adalah program yang dibuat untuk pasien rawat jalan yang ingin merawat kesehatannya pasca serangan jantung atau penyakit jantung lainnya. Program ini meliputi pendidikan dan kegiatan olahraga.

Biasanya, rehabilitasi jantung ini melibatkan pelatihan olahraga dan dukungan emosional serta pendidikan mengenai gaya hidup sehat yang harus dijalani oleh semua orang termasuk orang yang baru saja mengalami serangan jantung.

Tujuan dari program rehabilitasi ini adalah membantu mengembalikan kekuatan, mencegah kondisi kesehatan memburuk, serta mengurangi faktor risiko Anda mengalami berbagai penyakit jantung.

Mengikuti program tersebut memberikan sejumlah manfaat penting:

  • Membantu mempercepat pemulihan
  • Anda akan bekerja dengan spesialis kesehatan jantung. Mereka akan menunjukkan cara membuat perubahan positif dalam hidup Anda yang dapat melindungi dan memperkuat jantung Anda.
  • Anda akan turut serta dalam aktivitas yang meningkatkan fungsi kerja jantung dan mengurangi denyut jantung.
  • Dengan mengikuti rehabilitasi, Anda akan mengurangi peluang mengembangkan komplikasi atau meninggal karena penyakit jantung.

Sebagian besar program rehabilitasi terdiri dari 3 bagian:

  • Olahraga yang dipimpin oleh spesialis olahraga bersertifikat.
  • Kelas untuk mengajar Anda tentang faktor risiko penyakit jantung dan cara mengurangi risiko tersebut.
  • Dukungan untuk mengatasi stres, kecemasan, dan depresi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Ada Bahaya Minum Bubble Tea untuk Kesehatan?

Apakah Anda penggemar bubble tea? Dibalik rasa manisnya, ada bahaya bubble tea terhadap kesehatan yang mengintai. Baca informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Nutrisi, Hidup Sehat 11/03/2020

Ashraf Sinclair dan Fenomena Serangan Jantung di Usia Muda

Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair akibat serangan jantung di usia 40 tahun membuat masyarakat semakin waspada. Mengapa fenomena ini dapat terjadi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Perawatan Bagi Pasien yang Menjalani Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)

Dibandingkan operasi jantung terbuka, TAVI menawarkan manfaat yang sama dengan risiko lebih kecil. Lantas, apa saja perawatan yang diperlukan pasien TAVI?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit jantung boleh puasa

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
obat sakit jantung pengobatan penyakit jantung

Pilihan Obat dan Prosedur Medis untuk Mengobati Sakit Jantung

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
diet keto untuk jantung

Apakah Diet Keto Dapat Mengatasi dan Mencegah Penyakit Jantung?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020
bahaya merokok unruk penderita sakit jantung

Begini Bahaya Merokok untuk Penderita Penyakit Jantung

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/03/2020