Penyebab Asam Urat dan Macam-Macam Faktor yang Memicunya Kambuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Asam urat adalah bentuk penyakit arthritis (radang sendi) yang menyebabkan persendian terasa nyeri, bengkak, dan kemerahan. Gejala asam urat tersebut muncul secara tiba-tiba dan paling sering memengaruhi sendi di kaki dan tangan. Namun, tahukah Anda apa penyebab penyakit asam urat tersebut? Apa saja faktor yang meningkatkan risiko Anda memiliki kondisi ini? 

Penyebab asam urat yang utama

Penyebab utama dari penyakit asam urat adalah kadar asam urat (uric acid) yang terlalu tinggi dalam tubuh. Seseorang dikatakan memiliki kadar asam urat tinggi bila mencapai 6,0 mg/dL pada wanita dan 7,0 mg/dL pada pria. Adapun kadar asam urat normal berada di bawah angka tersebut.

Asam urat sebenarnya adalah zat yang terbentuk ketika tubuh memecah purin. Purin merupakan senyawa alami yang ada di tubuh dan dapat pula ditemukan di berbagai makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Pada kondisi normal, zat asam urat larut dalam darah serta diproses dan dikeluarkan oleh ginjal dalam bentuk urine. Namun, kadar asam urat yang melebihi normal bisa menumpuk dan membentuk kristal, yang disebut dengan monosodium urate, di persendian. Kristal asam urat inilah yang kemudian menyebabkan peradangan dan rasa nyeri pada sendi.

Penyebab dari kadar asam urat yang tinggi itu bisa beragam. Namun,  faktor utama yang menjadi pemicu kondisi tersebut adalah gaya hidup yang tidak sehat, terutama mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung purin. 

Gaya hidup yang tidak sehat ini juga yang kerap menjadi penyebab penyakit asam urat pada usia muda. Selain gaya hidup, faktor lainnya pun bisa meningkatkan risiko seseorang memiliki kadar asam urat tinggi dan terkena penyakit ini.

Faktor risiko yang bisa menjadi penyebab asam urat tinggi

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat sehingga membuat Anda berisiko mengalami penyakit ini. Faktor-faktor bisa menjadi pemicu asam urat tersebut adalah:

1. Makanan dan minuman tinggi purin

Penyebab asam urat tinggi yang paling umum berasal dari makanan atau minuman tinggi purin. Pasalnya, asupan purin berlebih dari makanan dapat semakin menambah kadar purin alami di dalam tubuh.

Semakin banyak purin di tubuh, semakin banyak pula zat asam urat yang akan terbentuk, hingga dapat menumpuk di persendian. Berbagai makanan yang dapat menjadi penyebab asam urat, yaitu: 

  • Alkohol.
  • Minuman dan minuman mengandung pemanis.
  • Sayuran yang mengandung purin tinggi, seperti bayam dan asparagus.
  • Daging merah.
  • Jeroan.
  • Makanan laut (seafood), seperti tuna, sarden, teri, dan kerang.

2. Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa obat-obatan tertentu bisa menjadi penyebab Anda mengalami sakit asam urat, yaitu diuretik dan beberapa obat lain yang biasa digunakan untuk mengobati hipertensi, seperti beta blockers dan ACE inhibitors, serta aspirin dalam dosis rendah.

Mengonsumsi obat diuretik jangka panjang berisiko menjadi penyebab kadar asam urat semakin tinggi. Pasalnya, obat jenis ini bisa membuat Anda lebih sering buang air sehingga mengurangi jumlah cairan dalam tubuh.

Adapun kekurangan cairan dapat menghambat proses pembuangan asam urat oleh ginjal. Kondisi inilah yang akhirnya menjadi sebab asam urat pada kemudian hari. 

3. Memiliki kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis dapat menjadi penyebab kadar asam urat tinggi. Pasalnya, beberapa kondisi medis dapat memengaruhi cara ginjal dalam menyaring asam urat atau dapat menyebabkan asam urat diproduksi lebih banyak. Berikut ada beberapa kondisi medis tersebut: 

Penyakit ginjal

American Kidney Fund menyebut, penyakit ginjal kronis dapat menyebabkan ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya dalam menyaring limbah, termasuk asam urat. Kondisi ini menyebabkan asam urat tidak dapat keluar dengan maksimal sehingga menumpuk di persendian.

Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika kadar glukosa darah berada di atas normal, baik karena kurangnya insulin atau resistensi terhadap insulin. Penelitian menunjukkan bahwa resistensi insulin dapat menyebabkan kadar asam urat tinggi. Selain itu, resistensi insulin juga dikaitkan dengan obesitas dan hipertensi, yang juga merupakan faktor risiko asam urat lainnya.

Psoriasis

Memiliki psoriasis dan psoriasis arthritis bisa menjadi penyebab Anda mengalami asam urat. Dilansir dari Arthritis Foundation, pada psoriasis dan psoriasis arthritis, asam urat dianggap sebagai produk sampingan dari pergantian sel kulit yang cepat dan peradangan sistemik. 

Sleep apnea

Pada pengidap sleep apnea, kadar oksigennya menjadi turun saat tidur, termasuk pada malam hari. Adapun kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan sel, yang keduanya dapat meningkatkan kadar asam urat.

Meski Anda tidak memiliki sleep apnea pun, serangan asam urat akan menyerang lebih sering pada malam atau dini hari saat tidur. Pasalnya, suhu tubuh Anda menjadi lebih rendah dan umum terjadi dehidrasi saat tidur. Adapun kristal asam urat cenderung terbentuk pada suhu yang lebih rendah.

Selain itu, beberapa kondisi medis lainnya pun disebut dapat menjadi penyebab asam urat Anda tinggi, seperti:

  • Penyakit jantung
  • Hipotiroidisme
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Beberapa jenis kanker
  • Beberapa kelainan genetik yang langka

4. Usia dan jenis kelamin

Penyakit asam urat lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Pasalnya, wanita memiliki kadar asam urat yang lebih rendah daripada pria. Meski demikian, kadar asam urat wanita pascamenopause meningkat mendekati level pria.

Oleh karena itu, penyakit asam urat umumnya lebih sering menyerang pria dewasa pada usia 30-50 tahun, sedangkan wanita berisiko mengalami penyakit ini pada usia pascamenopause.

5. Riwayat keluarga

Terkadang, gen yang diturunkan dari orangtua atau keluarga membuat ginjal Anda tidak dapat mengeluarkan zat asam urat sebagaimana mestinya. Hal inilah yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit asam urat, terutama jika anggota keluarga Anda, seperti orangtua atau kakek-nenek Anda, memiliki riwayat penyakit yang sama.

6. Obesitas

Berat badan berlebih bisa menjadi faktor penyebab Anda terkena asam urat. Pasalnya, ketika seseorang kelebihan berat badan atau obesitas, tubuh mereka menghasilkan lebih banyak insulin. 

Kadar insulin di dalam tubuh yang jumlahnya berlebihan dapat menghambat kerja ginjal dalam membuang asam urat. Asam urat yang tidak bisa terbuang ini akhirnya akan menumpuk dan membentuk kristal di persendian Anda.

7. Dehidrasi

Kekurangan cairan atau dehidrasi adalah salah satu faktor penyebab kadar asam urat mudah melonjak tinggi. Pasalnya, asupan air yang cukup dapat membantu meningkatkan pembuangan asam urat berlebih. Sebaliknya, kurang cairan dapat mengurangi pembuangan asam urat melalui urine.

Oleh karena itu, dehidrasi juga bisa menjadi salah satu penyebab kambuhnya asam urat bagi Anda yang sudah memiliki riwayat penyakit ini. 

8. Cedera

Cedera pada sendi atau baru saja melakukan operasi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena asam urat. Namun, hal ini umumnya dikaitkan dengan penyebab terjadinya serangan asam urat, terutama jika sebelumnya sudah terbentuk kristal asam urat di persendian Anda.

9. Jarang olahraga

Jarang berolahraga adalah salah satu faktor penyebab asam urat muncul. Pasalnya jarang olahraga dapat meningkatkan risiko Anda mengalami berat badan berlebih, atau bahkan obesitas. Adapun hal tersebut dapat menjadi pemicu asam urat.

Di sisi lain, olahraga dapat mencegah kenaikan berat badan dan membuat jantung memompa aliran darah yang lancar untuk menyaring asam urat. Rajin olahraga juga dapat melatih persendian tubuh agar tidak kaku dan sakit. Hal ini tentu saja dapat mencegah asam urat kambuh serta mengurangi risiko terjadinya komplikasi asam urat pada masa mendatang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
rematik kambuh akibat cuaca Etoricoxib obat

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit