Memanfaatkan Jambu Biji untuk Pasien Demam Berdarah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda atau orang terdekat Anda diserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), mungkin Anda akan disarankan untuk mengonsumsi buah jambu biji. Sepertinya memang masyarakat di negara-negara beriklim tropis percaya akan manfaat jambu biji untuk pasien demam berdarah.  

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus ini biasanya ditularkan pada manusia dari nyamuk Aedes aegypti. Populasi nyamuk penyebab DBD ini akan bertambah di musim hujan. Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat yang bisa membunuh virus dengue. Penanganan DBD masih fokus pada mengobati gejalanya saja. Maka, tak ada salahnya jika Anda memanfaatkan jambu biji guna meredakan gejala DBD.

Yang terjadi pada tubuh ketika diserang demam berdarah

Virus dengue yang menginfeksi tubuh Anda akan mengakibatkan demam, nyeri otot dan sendi, lemas, mual, muntah, dan perdarahan ringan. Selain itu, virus ini juga menyerang sistem peredaran darah. Keping darah (trombosit) Anda akan mengalami kebocoran dan merembes ke jaringan-jaringan di sekitarnya. Inilah yang menyebabkan perdarahan ringan. Karena kebocoran ini pula, jumlah keping darah Anda berkurang cukup drastis.

Dalam keadaan sehat, jumlah keping darah Anda seharusnya berkisar pada angka 150.000 sampai 450.000. Kurang dari angka tersebut, Anda berisiko mengalami perdarahan hebat, kerusakan organ, hingga kematian.

Manfaat jambu biji untuk pasien demam berdarah

Untuk membantu mempercepat penyembuhan, pasien demam berdarah dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral. Salah satunya adalah jambu biji. Cari tahu apa saja manfaat jambu biji untuk pasien DBD berikut ini.

1. Mempercepat pembentukan trombosit darah baru

Buah jambu biji memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C dalam tubuh Anda bertanggung jawab untuk memicu pembentukan platelet atau trombosit darah baru. Karena pasien demam berdarah sebaiknya makan makanan atau minuman yang mudah dicerna, sebaiknya proses dulu jambu biji jadi jus yang lembut. Kandungan airnya juga baik untuk mencegah dehidrasi.

2. Membantu menghentikan pertumbuhan virus

Jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur. Quercetin berfungsi sebagai antiperadangan, antihistamin, dan antioksidan yang mujarab sehingga bisa mencegah pembentukan enzim mRNA. Enzim inilah yang akan membuat virus dengue semakin kuat dan menyebar dalam tubuh pasien DBD. Maka, jangan lewatkan manfaat jambu biji ini untuk melawan infeksi virus secara alami.

3. Sumber kalsium dan mineral

Selain mengandung berbagai jenis vitamin dan nutrisi penting, jambu biji juga mengandung berbagai jenis mineral serta kalsium. Untuk meningkatkan jumlah keping darah, Anda membutuhkan kalsium dan mineral seperti magnesium, zat besi, dan fosfor. Selain itu, fosfor juga bisa memperbaiki jaringan-jaringan di sekitar pembuluh darah yang rusak dan mengalami kebocoran. Anda bisa menemukan kalsium serta mineral-mineral tersebut dalam jambu biji.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit