Memanfaatkan Jambu Biji untuk Pasien Demam Berdarah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/02/2020
Bagikan sekarang

Ketika Anda atau orang terdekat Anda diserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), mungkin Anda akan disarankan untuk mengonsumsi buah jambu biji. Sepertinya memang masyarakat di negara-negara beriklim tropis percaya akan manfaat jambu biji untuk pasien demam berdarah.  

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue. Virus ini biasanya ditularkan pada manusia dari nyamuk Aedes aegypti. Populasi nyamuk penyebab DBD ini akan bertambah di musim hujan. Sayangnya, sampai saat ini belum ada obat yang bisa membunuh virus dengue. Penanganan DBD masih fokus pada mengobati gejalanya saja. Maka, tak ada salahnya jika Anda memanfaatkan jambu biji guna meredakan gejala DBD.

Yang terjadi pada tubuh ketika diserang demam berdarah

Virus dengue yang menginfeksi tubuh Anda akan mengakibatkan demam, nyeri otot dan sendi, lemas, mual, muntah, dan perdarahan ringan. Selain itu, virus ini juga menyerang sistem peredaran darah. Keping darah (trombosit) Anda akan mengalami kebocoran dan merembes ke jaringan-jaringan di sekitarnya. Inilah yang menyebabkan perdarahan ringan. Karena kebocoran ini pula, jumlah keping darah Anda berkurang cukup drastis.

Dalam keadaan sehat, jumlah keping darah Anda seharusnya berkisar pada angka 150.000 sampai 450.000. Kurang dari angka tersebut, Anda berisiko mengalami perdarahan hebat, kerusakan organ, hingga kematian.

Manfaat jambu biji untuk pasien demam berdarah

Untuk membantu mempercepat penyembuhan, pasien demam berdarah dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral. Salah satunya adalah jambu biji. Cari tahu apa saja manfaat jambu biji untuk pasien DBD berikut ini.

1. Mempercepat pembentukan trombosit darah baru

Buah jambu biji memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C dalam tubuh Anda bertanggung jawab untuk memicu pembentukan platelet atau trombosit darah baru. Karena pasien demam berdarah sebaiknya makan makanan atau minuman yang mudah dicerna, sebaiknya proses dulu jambu biji jadi jus yang lembut. Kandungan airnya juga baik untuk mencegah dehidrasi.

2. Membantu menghentikan pertumbuhan virus

Jambu biji kaya akan quercetin, yaitu senyawa kimia alami yang bisa ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayur. Quercetin berfungsi sebagai antiperadangan, antihistamin, dan antioksidan yang mujarab sehingga bisa mencegah pembentukan enzim mRNA. Enzim inilah yang akan membuat virus dengue semakin kuat dan menyebar dalam tubuh pasien DBD. Maka, jangan lewatkan manfaat jambu biji ini untuk melawan infeksi virus secara alami.

3. Sumber kalsium dan mineral

Selain mengandung berbagai jenis vitamin dan nutrisi penting, jambu biji juga mengandung berbagai jenis mineral serta kalsium. Untuk meningkatkan jumlah keping darah, Anda membutuhkan kalsium dan mineral seperti magnesium, zat besi, dan fosfor. Selain itu, fosfor juga bisa memperbaiki jaringan-jaringan di sekitar pembuluh darah yang rusak dan mengalami kebocoran. Anda bisa menemukan kalsium serta mineral-mineral tersebut dalam jambu biji.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Studi menunjukkan manfaat makan buah rutin bisa untuk menurunkan risiko penyakit Alzheimer. Namun, benarkah demikian? Yuk, ulas lebih dalam di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020