Daftar Obat Asam Urat (Generik dan Resep) yang Bisa Anda Temukan Di Apotek

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/01/2020
Bagikan sekarang

Asam urat adalah penyakit pengapuran sendi (osteoarthritis) yang biasa terjadi di kaki, seperti jempol kaki, lutut, pergelangan kaki, dan telapak kaki, atau area tangan, seperti pergelangan tangan, dan siku. Nah, dokter biasanya akan meresepkan obat generik khusus untuk menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh agar gejalanya tidak mudah kambuh. Meski begitu, ada pula beberapa obat tertentu yang bisa cepat meredakan gejala asam urat tanpa harus menebus resep di apotik.

Daftar obat pereda nyeri untuk meringankan gejala asam urat

Nyeri akibat serangan asam urat bisa menyerang kapan saja dan di mana saja.

Untuk meredakan sakit tersebut, berikut pilihan obat pereda nyeri asam urat yang bisa Anda dapatkan di apotek:

1. Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat antinyeri generik golongan NSAID untuk meredakan nyeri akibat kadar asam urat terlalu tinggi. Obat ini bisa dibeli di apotik tanpa harus menebus resep dari dokter. Namun pada kasus asam urat yang parah, dokter dapat meresepkan obat ibuprofen dalam dosis yang lebih tinggi.

Ibuprofen bekerja menghalangi produksi prostaglandin, zat yang dikeluarkan tubuh untuk memicu sensasi sakit dan pembengkakan sebagai respon dari peradangan.

Obat ini dapat diminum selama serangan asam urat berlangsung. Dosis maksimal sekitar 800 mg dalam sehari. Dosis obat harus dihentikan ketika nyeri asam urat sudah hilang.

2. Indometasin

Indometasin adalah obat pereda nyeri yang termasuk ke dalam golongan obat NSAIDCara kerjanya sama dengan ibuprofen, yaitu menghentikan produksi zat pemicu rasa sakit dan peradangan di dalam tubuh. Sebagai obat asam urat, Indometasin dapat meringankan nyeri, bengkak, dan kekakuan pada sendi.

Ada dua sediaan Indometasin yang umum, kapsul dan sirup. Jika Anda menggunakan obat kapsul, langsung telan dengan segelas air. Jangan menghancurkan, mengunyah, menggigit, atau membuka kapsul. Sementara jika Anda menggunakan obat sirup, kocok botolnya terlebih dahulu.

Obat asam urat ini bukan generik karena harus dibeli di apotik berdasarkan resep dokter. Jika dokter meresepkan obat suntik, cairannya bisa diukur menggunakan alat pengukur dosis obat. Simpan obat pada suhu kamar jauh yang dari kelembaban dan panas. Jangan biarkan obat cair membeku karena diletakkan di lemari pendingin.

Kebutuhan dosis Anda dapat berubah jika Anda beralih ke merek atau bentuk obat yang berbeda. Risiko efek samping dari penggunaan ini bisa dihindari dengan mematuhi anjuran pakai dan takaran dosis yang telah ditetapkan dokter.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk jangka panjang, Anda mungkin perlu menjalani tes asam urat secara berkala.

Jika Anda akan melakukan operasi, beri tahu dokter bedah bahwa Anda sedang menggunakan obat ini. Kemungkinan Anda perlu menghentikan pemakaiannya sementara untuk menghindari efek samping pascaoperasi.

3. Steroid

Steroid atau bisa disebut juga dengan kortikosteroid adalah antinyeri golongan NSAID. Namun, dosis steroid lebih kuat dan bertahan lama dibanding obat antinyeri generik. Maka meski obat ini tersedia di apotik, Anda wajib menebusnya dengan resep dokter.

Obat kortikosteroid (Meticorten, Sterapred, Sterapred DS) akan diberikan apabila obat NSAID generik dan colchicine tidak dapat mengatasi gejala asam urat. Obat ini dapat meredakan rasa sakit asam urat yang intens akibat nyeri sendi parah.

Steroid dosis tinggi umumnya dimasukkan ke dalam tubuh lewat suntikan; langsung di area persendian yang sedang sakit. Meski begitu, ada juga obat steroid yang digunakan dengan cara diminum.

Efek samping yang umum dari penggunaan obat kortikosteroid untuk asam urat adalah peningkatan nafsu makan, peningkatan berat badan, dan risiko peningkatan tekanan darah. Selain itu, tubuh jadi mudah memar dan penurunan kekebalan terhadap infeksi.

Maka ditekankan sekali lagi, setiap dosis steroid baik yang diminum ataupun disuntikkan harus diberikan dengan resep dokter. Pemakaiannya pun harus di bawah pengawasan ketat dokter.

Sebab, obat steroid dosis tinggi yang digunakan dalam jangka waktu panjang untuk mengobati asam urat dapat menyebabkan efek samping serius. Suntikan yang diberikan terlalu sering dapat menyebabkan kerusakan ligamen dan tulang rawan.

Obat resep di apotik untuk menurunkan kadar asam urat

Selain obat antinyeri untuk meringankan peradangan di persendian, dokter juga biasanya memberikan obat khusus untuk menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Ini bertujuan agar gejalanya tidak mudah kambuh.

1. Allopurinol

Allopurinol adalah obat kelas xanthine oxidase inhibitor. Obat ini bertujuan untuk mencegah serangan asam urat, bukan untuk mengobati sakit yang sedang terjadi.

Obat ini bekerja mengurangi produksi asam urat berlebih dalam tubuh. Dengan begitu, frekuensi serangan asam urat di kemudian hari yang membuat sendi bengkak dan nyeri bisa dicegah.

Obat pencegah asam urat ini tersedia di apotik, tapi harus Anda dapatkan dengan menebus resep dokter. Anda wajib minum obat ini sesuai dengan takaran dosis yang diresepkan dokter. Namun, mungkin efeknya baru terlihat setelah beberapa bulan konsumsi obat rutin, atau mungkin bisa lebih lama.

Perlu dipahami bahwa jika ini pertama kalinya Anda diresepkan Allopurinol, obat ini akan meningkatkan jumlah serangan asam urat dalam beberapa bulan pertama konsumsi. Namun, dokter biasanya akan meresepkan obat antinyeri generik selama Anda menggunakan obat pencegah asam urat ini.

Terus gunakan allopurinol meskipun Anda merasa sehat. Jangan berhenti mengonsumsi allopurinol tanpa sepengetahuan dokter Anda.

2.  Febuxostat

Febuxostat adalah obat asam urat di apotik yang harus didapat dengan resep dokter. Obat ini bekerja menurunkan kadar asam urat yang dibuat oleh tubuh.  Febuxostat sifatnya mengendalikan asam urat, bukan menyembuhkan secara tuntas.

Febuxostat merupakan obat asam urat untuk orang dewasa yang sudah mengalami penyakit tersebut lebih dari 40 tahun. Febuxostat akan diresepkan dokter jika nyeri sendi tidak berhasil diobati hanya dengan allopurinol.

Febuxostat hadir dalam sediaan tablet dan dikonsumsi sekali sehari dengan atau tanpa makanan. Gunakan febuxostat di waktu yang sama setiap hari. Ikuti petunjuk pada label resep Anda dengan hati-hati. Minta dokter atau apoteker Anda untuk menjelaskan bagian mana dari aturan pakai tersebut yang tidak Anda mengerti.

Dokter Anda dapat meningkatkan dosis febuxostat dalam waktu dua minggu; jika tes laboratorium menunjukkan kadar asam urat dalam tubuh Anda masih tinggi. Dokter Anda mungkin meresepkan kombinasi obat lain seperti colchicine atau ibuprofen untuk mencegah serangan asam urat selama 6 bulan pertama perawatan Anda.

Minum obat ini sesuai resep dan konsultasi dokter, bahkan jika Anda merasa sehat. Jangan berhenti minum febuxostat tanpa berbicara dengan dokter Anda.

Obat asam urat ini tidak boleh diminum bersamaan dengan  6-mercaptopurine (6-MP) atau azathioprine. Penggunaan febuxostat akan menimbulkan efek samping seperti diare, tubuh merasa sakit, serta pusing.

3. Lesinurad

Lesinurad adalah obat yang membantu tubuh membuang asam urat lewat urin saat setiap kali

Obat Lesinurad bekerja mengurangi kadar asam urat dengan menghalangi produksi protein dalam ginjal. Protein dalam ginjal ini menyerap kembali asam urat dari urin untuk  kembali ke aliran darah. Mengurangi atau memblokir protein tersebut dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.

FDA, badan pengawas obat di Amerika, telah menyetujui penggunaan obat lesinurad sebanyak 200 mg sekali dalam sehari. Ini digunakan untuk mengobati hiperurisemia, yang menandakan terlalu banyak kadar asam urat di dalam darah.

4. Pegloticase

Pegloticase adalah enzim yang dapat mengolah asam urat menjadi bahan kimia tidak berbahaya. Asam urat yang sudah “jinak” kemudian akan dikeluarkan dari tubuh lewat urin. Pegloticase biasanya diberikan setelah obat asam urat lainnya yang telah diresepkan dokter tidak berhasil.

Anda tidak boleh diobati dengan pegloticase jika Anda alergi pada zat di dalamnya. Anda juga tidak akan diresepkan obat ini apabila dokter menemukan bahwa Anda mengalami defisiensi enzim glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD).

Obat asam urat ini tidak bisa didapatkan di apotik, karena hanya dokter atau suster yang akan memberikan seusai kondisi Anda. Pegloticase diberikan lewat cairan infus ke dalam vena (pembuluh darah), biasanya setiap 2 minggu sekali. Obat ini harus diberikan perlahan melalui infus dan biasanya akan habis dalam waktu 2 jam setelah dimasukkan ke dalam tubuh Anda.

Anda mungkin akan diberikan obat lain untuk membantu mencegah efek samping serius atau reaksi alergi. Dokter juga dapat merekomendasikan obat asam urat lain untuk digunakan selama 6 bulan pertama perawatan dengan pegloticase. Disarankan tetap konsisten dan patuh minum obat selama perawatan dengan dokter.

Ketika pertama kali Anda mulai menggunakan pegloticase, Anda mungkin mengalami serangan asam urat. Kondisi ini umum dan dokter Anda perlu memeriksa kondisi Anda secara berkala.

Apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, mengi, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, dan tenggorokan Anda sehabis pakai obat ini segera hubungi dokter atau rumah sakit.

5. Probenecid (Benemid)

Probenecid adalah obat asam urat yang dapat dibeli di apotik, tapi harus ditebus dengan resep dokter. Probenecid membuat ginjal membuang kelebihan asam urat dari dalam darah lewat urin. Hal ini dapat membantu mencegah kelebihan asam urat jadi mengkristal dan menumpuk di persendian, sekaligus dan membantu mencegah sendi menjadi bengkak dan nyeri.

Obat ini harus dikonsumsi dua kali sehari. Kebanyakan orang minum obat ini dengan takaran setengah tablet 250 mg (satu tablet dosisnya 500 mg) dua kali sehari selama sekitar satu minggu.

Kemudian Anda dapat minum 500 mg (satu tablet) dua kali sehari selama beberapa minggu setelahnya. Selama diresepkan obat probenecid, kadar asam urat Anda akan sering diuji di laboratorium oleh dokter. Ketika asam urat terkendali, dosis dapat diubah sesuai kondisi.

Probenecid dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Anda harus minum banyak air saat mengambil probenesid untuk membantu melancarkan pembuangan asam urat lewat urin.

Asam urat biasanya akan timbul atau kambuh setelah minum obat ini. Hal ini disebabkan karena uric acid yang menjadi kristal mulai larut dalam persendian. Dokter biasanya akan meresepkan obat pereda nyeri lainnya untuk meredakan rasa sakit selama efek obat berlangsung.

6. Colchicine

Colchicine adalah obat asam urat yang digunakan untuk mencegah serangan asam urat. Obat ini juga membantu mengurangi nyeri sendi dengan mengurangi pembentukan kristal asam urat di sendi tersebut.

Perlu diketahui bahwa Colchicine tidak menyembuhkan asam urat. Obat ini hanya membantu mencegah serangan asam urat ke depannya. Colchicine juga tidak diperuntukkan sebagai penghilang nyeri utama ketika serangan asam urat berlangsung.

Colchicine dapat digunakan dalam dua kondisi. Pertama, obat asam urat ini diminum dalam dosis kecil namun teratur dalam jangka waktu lama (berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun). Aturan minum ini digunakan untuk mencegah serangan asam urat parah atau masalah lain yang disebabkan oleh peradangan sendi.

Kedua, obat ini langsung diminum dalam dosis besar hanya dalam waktu beberapa jam saja. Tujuannya untuk segera meredakan serangan asam urat yang sedang terjadi.

Apabila Anda mengalami gejala asam urat seperti demam dan sendi bengkak yang parah, umumnya dokter menyarankan untuk meminum Colchinie sebanyak 2 kali dalam satu waktu. Sementara dosis yang diberikan untuk mencegah gejala datang lagi yaitu sebanyak satu sampai dua tablet sehari.

Obat colchicine punya efek samping yang serius. Penggunaan Colchinie dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan hati.

Apabila Anda ingin minum obat ini konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk meminimalisir risiko serta anjuran ketentuan pakai yang benar.

Hal yang harus diperhatikan saat minum obat asam urat

Obat asam urat generik atau non-generik yang bisa didapat di apotik amannya diperoleh dengan resep dokter. Minumlah obat-obatan ini tepat sesuai resep dan ikuti cara pakai yang tertera di kemasan atau dengan anjuran dokter.

Mengonsumsi obat-obatan untuk asam urat harus diikuti dengan minum banyak air, menghindari alkohol saat mengonsumsi obat, atau tidak mengonsumsi jus jeruk bali.

Minum obat asam urat juga harus dilakukan secara konsisten, terlebih untuk obat yang diresepkan dokter untuk mencegah gejalanya kambuh.

Apabila mengalami asam urat, minum obat-obatan bukanlah jalan satu-sayunya untuk mencegah serangan kambuh kembali. Perubahan gaya hidup  serta menghindari pantangan makanan atau minuman adalah hal yang dapat Anda lakukan untuk mengelola gejala atau membantu mencegah serangan asam urat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020