Sering Sakit Kepala Saat Haid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Sakit kepala saat haid atau menstruasi merupakan salah satu keluhan sering dirasakan wanita. Sebenarnya selain sakit kepala, keluhan lain yang sering dirasakan antara lain mual dan nyeri perut saat haid. Meski demikian, umumnya sakit kepala yang terjadi pun masih bisa ditangani dengan cara-cara mudah yang dapat dilakukan di rumah. Berikut penjelasan mengenai penyebab sakit kepala saat haid dan cara mengatasinya.

Penyebab sering sakit kepala saat haid

Sakit kepala pada dasarnya dapat disebabkan banyak hal. Namun, sakit kepala yang terjadi saat haid umumnya disebabkan oleh perubahan hormon saat haid pada tubuh wanita. Pasalnya, hormon memang bisa memengaruhi beberapa fungsi tubuh. 

Dua jenis perubahan hormon saat menstruasi yang paling mungkin menyebabkan sakit kepala adalah hormon estrogen dan progesteron. Hormon estrogen adalah hormon yang mengalir melalui aliran darah dan menyampaikan sinyal ke beberapa bagian tubuh. Hormon ini biasanya meningkat saat Anda haid untuk membantu pelepasan sel telur.

Sementara hormon progesteron yang meningkat dapat membantu penebalan lapisan rahim demi mempersiapkan janin sebelum proses kehamilan. Setelah ovulasi dan tidak terjadi kehamilan, maka hormon-hormon ini akan meluruh hingga mencapai titik terendah. Saat itulah Anda mungkin mengalami sakit kepala.

Dikutip dari Mayo Clinic, hormon estrogen dan juga hormon progesteron mempunyai peran kunci dalam mengatur siklus menstruasi serta kehamilan. Tidak hanya itu saja, hal ini juga berkaitan serta mempengaruhi sakit kepala yang berhubungan dengan senyawa kimiawi pada otak Anda.

Perubahan hormon ini bisa menyebabkan jenis sakit kepala yang berbeda. Misalnya, sakit kepala biasa dan migrain saat haid.

Wanita memang memiliki kecenderungan untuk mengalami migrain dibanding pria. Migrain bisa muncul saat wanita mengalami haid atau menstruasi, juga saat menopause dan hamil.

Hanya saja, sakit kepala tidak selalu muncul tepat saat Anda sedang mengalami menstruasi. Sakit kepala bisa saja muncul sebelum maupun sesudah periode haid.

Umumnya perubahan hormon pada tubuh selama haid, terdiri dari sakit kepala biasa dan sakit kepala migrain. Meski sekilas tampak mirip, namun bukan berarti keduanya tidak memiliki perbedaan. Hal yang membedakan kedua jenis sakit kepala tersebut terutama tingkat rasa sakit yang terjadi.

1. Sakit kepala saat haid

Sakit kepala biasa yang disebabkan oleh perubahan hormon saat haid biasanya masih tergolong ringan hingga sedang. Rasa sakit yang muncul biasanya memberikan sensasi seolah-olah kepala seperti dijambak hingga terasa nyut-nyutan.

Jika Anda merasakan sakit kepala ini, mungkin rasanya akan sangat mengganggu dan membuat merasa tidak nyaman. Namun, rasa sakitnya tidak terlalu berat atau mengganggu Anda saat melakukan aktivitas sehari-hari.

2. Migrain saat haid

Ketika sedang haid, maka Anda lebih berpotensi mengalami migrain dibading sakit kepala biasa. Bahkan, jika terbiasa mengalami serangan migrain, Anda akan rentan terhadap migrain saat haid.

Sakit kepala migrain biasanya terbagi dua, migrain dengan aura atau tanpa aura. Tetapi, migrain yang terjadi saat haid biasanya migrain tanpa aura.

Migrain yang terjadi saat menstruasi biasanya menimbulkan rasa berdenyut-denyut yang terasa amat sakit. Rasa sakit ini bisa saja dimulai dari salah satu sisi kepala Anda dan berpindah ke sisi lainnya.

Tidak hanya itu saja, penyebab sakit kepala saat haid ini juga bisa membuat Anda kesulitan membuka mata, berpikir. Tidak jarang migrain saat haid mengganggu wanita untuk  melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Gejala sakit kepala saat haid

Untuk mengenali jenis sakit kepala yang Anda alami saat menstruasi, Anda mungkin harus mengenali gejala-gejala yang mungkin timbul. Dari gejala ini, Anda akan lebih mudah menentukan jenis sakit kepala serta cara mengatasinya.

Gejala sakit kepala yang mungkin muncul akibat perubahan hormon termasuk:

Namun, tidak hanya sakit kepala, gejala di atas juga bisa muncul saat Anda mengalami migrain. Sementara, gejala lain yang mungkin muncul akibat migrain adalah:

  • mual
  • muntah
  • lebih sensitif terhadap suara
  • lebih sensitif terhadap cahaya yang terlalu terang

Bagaimana mengatasi sakit kepala saat haid?

Sakit kepala yang disebabkan oleh perubahan hormon biasanya memang sulit untuk dihindari. Namun, Anda masih bisa mencoba mengatasinya dengan beberapa cara. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Menggunakan obat pereda nyeri

Sakit kepala saat menstruasi dapat diobati dengan mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri. Beberapa jenis obat yang bisa Anda gunakan termasuk ibuprofen, naproxen, dan aspirin.

Obat-obatan pereda nyeri ini biasanya bekerja dengan cara menghentikan produksi hormon prostaglandin di dalam tubuh. Hormon inilah yang menjadi penyebab Anda merasakan sakit di dalam tubuh, termasuk di kepala. 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan acetaminophen, yaitu obat analgesik yang bekerja di dalam tubuh dengan cara berinteraksi dengan hormon prostaglandin. Interaksi yang terjadi membantu mengubah respons tubuh Anda menerima rasa sakit.

Namun, sebaiknya Anda selalu berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat-obatan. Pasalnya, tidak semua wanita memiliki kondisi yang sama persis. Dengan begitu, dokter bisa membantu mempertimbangkan risiko dan manfaat penggunaan obat untuk Anda.

2. Mengonsumsi obat resep dari dokter

Untuk mengatasi sakit kepala migrain, Anda juga bisa menggunakan obat-obatan triptan, salah satunya sumatriptan. Obat ini biasanya akan diresepkan oleh dokter untuk mengatasi sakit kepala migrain yang sudah cukup parah dan tidak bisa ditangani dengan obat-obatan bebas.

Obat ini bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di kepala yang melebar akibat migrain. Lalu, obat ini juga akan menghalangi sinyal rasa sakit menuju otak, sehingga sakit kepala migrain akan mereda. Namun perlu diingat bahwa Anda hanya boleh menggunakan obat ini jika diresepkan oleh dokter.

3. Melakukan perawatan di rumah

Sementara itu, ada juga perawatan di rumah untuk mengatasi sakit kepala saat haid yang sederhana. Sebagian cara-cara ini bisa Anda lakukan secara mandiri,  seperti:

  • Letakkan sekantong es batu yang dibungkus handuk di bagian kepala Anda yang terasa sakit.
  • Berlatih relaksasi untuk menurunkan stres.
  • Terapi akupunktur yang dapat membantu membuat Anda rileks dan meredakan sakit kepala.
  • Buat catatan pribadi mengenai sakit kepala. Catat kapan saja sakit kepala saat haid mulai terasa untuk membantu dokter untuk menemukan pola dan penanganan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 22, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 18, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca