Sering Sakit Kepala Saat Haid? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Saat wanita sedang menstruasi atau haid, berbagai keluhan sering dirasakan oleh tubuh. Misalnya, mual, nyeri perut, sampai sakit kepala atau migrain. Kondisi ini sebenarnya wajar, dan gejalanya masih bisa ditangani dengan cara-cara mudah. Tapi, apa penyebab sering sakit kepala saat haid?

Penyebab sering sakit kepala saat haid

Wanita memang memiliki kecenderungan untuk mengalami migrain dibanding pria. Pasalnya, migrain bisa muncul saat wanita mengalami menopause, hamil, hingga saat sedang haid atau menstruasi.

Sakit kepala pada dasarnya dapat disebabkan banyak hal. Namun, sakit kepala saat menstruasi umumnya disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh wanita. Pasalnya, hormon memang bisa memengaruhi beberapa fungsi tubuh. 

Hormon yang berubah saat menstruasi hingga berujung sakit kepala adalah hormon estrogen dan progesteron. Hormon estrogen adalah hormon yang mengalir melalui aliran darah dan menyampaikan sinyal ke beberapa bagian tubuh. Hormon ini biasanya meningkat saat Anda haid untuk membantu pelepasan sel telur.

Sementara hormon progesteron yang meningkat dapat membantu penebalan lapisan rahmi demi mempersiapkannya sebelum proses kehamilan. Setelah ovulasi, hormon-hormon ini akan menurun hingga mencapai titik terendah. Saat itulah Anda mungkin mengalami sakit kepala saat haid.

Perubahan hormon ini bisa menyebabkan jenis sakit kepala yang berbeda. Misalnya, sakit kepala tegang dan juga migrain. Sakit kepala saat haid tidak selalu muncul tepat saat sedang menstruasi. Sakit kepala bisa saja muncul sebelum maupun sesudah periode haid.

Sakit kepala saat haid

Sakit kepala biasa dan sakit kepala migrain memang sama-sama dapat disebabkan oleh hormon yang terus berubah-ubah saat haid. Namun, bukan berarti keduanya tidak memiliki perbedaan. Pasalnya, keduanya berbeda dalam tingkat rasa sakitnya.

Sakit kepala biasa yang disebabkan oleh perubahan hormon saat haid biasanya masih tergolong ringan hingga sedang. Rasa sakit yang muncul biasanya memberikan sensasi seolah kepala seperti dijambak hingga terasa nyut-nyutan.

Jika Anda merasakan sakit kepala ini, mungkin rasanya akan sangat mengganggu dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Namun, rasa sakitnya tidak sampai membuat Anda tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Migrain saat haid

Sementara itu, jika Anda sedang haid, Anda lebih berpotensi mengalami migrain dibading sakit kepala biasa. Bahkan, jika Anda terbiasa mengalami serangan migrain, Anda akan rentan terhadap migrain saat haid.

Sakit kepala migrain biasanya terbagi dua, migrain dengan aura atau tanpa aura. Tetapi, migrain yang terjadi saat haid biasanya migrain tanpa aura.

Migrain yang terjadi saat menstruasi biasanya menimbulkan rasa berdenyut-denyut yang terasa amat sakit. Rasa sakit ini bisa saja dimulai dari salah satu sisi kepala Anda dan berpindah ke sisi lainnya. Migrain ini bisa menyebabkan Anda kesulitan membuka mata, berpikir, hingga melakukan aktivitas seperti biasa.

Gejala sakit kepala saat haid

Untuk mengenali jenis sakit kepala yang Anda alami saat menstruasi, Anda mungkin harus mengenali gejala-gejala yang mungkin timbul. Dari gejala ini, Anda akan lebih mudah menentukan jenis sakit kepala serta cara mengatasinya.

Gejala sakit kepala yang mungkin muncul akibat perubahan hormon termasuk:

  • lelah yang amat sangat
  • rasa sakit di persendian dan otot terasa nyeri
  • sembelit atau diare
  • perubahan suasana hati
  • mudah lapar

Namun, tidak hanya sakit kepala, gejala di atas juga bisa muncul saat Anda mengalami migrain. Sementara, gejala lain yang mungkin muncul akibat migrain adalah:

  • mual
  • muntah
  • lebih sensitif terhadap suara
  • lebih sensitif terhadap cahaya yang terlalu terang

Bagaimana mengatasi sakit kepala saat menstruasi?

Sakit kepala yang disebabkan oleh perubahan hormon biasanya tidak dapat dihindari. Namun, Anda masih bisa mengatasinya dengan beberapa cara. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit kepala saat haid.

Menggunakan obat-obatan bebas

Sakit kepala saat menstruasi dapat diobati dengan mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri. Obat yang bisa Anda gunakan termasuk ibuprofen, naproxen, dan aspirin. Obat-obatan pereda nyeri ini biasanya bekerja dengan cara menghentikan produksi hormon prostaglandin di dalam tubuh. Hormon inilah yang menjadi penyebab Anda merasakan sakit di dalam tubuh, termasuk di kepala. 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan acetaminophen, yaitu obat analgesik yang bekerja di dalam tubuh dengan cara berinteraksi dengan hormon prostaglandin. Interaksi yang terjadi membantu mengubah cara tubuh Anda menerima rasa sakit.

Namun, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan obat-obatan. Pasalnya, tidak semua wanita memiliki kondisi yang sama persis. Dengan begitu, dokter bisa membantu mempertimbangkan risiko dan manfaat penggunaan obat untuk Anda.

Menggunakan obat-obatan resep dari dokter

Untuk mengatasi sakit kepala migrain saat haid, Anda juga bisa menggunakan obat-obatan triptan, salah satunya sumatriptan. Obat ini biasanya akan diresepkan oleh dokter untuk mengatasi sakit kepala migrain yang sudah cukup parah dan tidak bisa ditangani dengan obat-obatan bebas.

Obat ini bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di kepala yang melebar akibat migrain. Obat ini akan menghalangi sinyal rasa sakit menuju otak, sehingga sakit kepala migrain akan mereda. Namun perlu diingat bahwa Anda hanya boleh menggunakan obat ini jika diresepkan oleh dokter.

Cara perawatan rumah untuk mengatasi sakit kepala saat haid

Sementara itu, ada juga cara lain  yang bisa digunakan untuk mengatasi sakit kepala saat haid. Cara-cara ini termasuk perawatan rumah yang bisa Anda lakukan secara mandiri,  termasuk:

  • Letakkan sekantong es batu yang dibungkus handuk di bagian kepala Anda yang terasa sakit.
  • Berlatih relaksasi untuk menurunkan stres.
  • Terapi akupuntur. Terapi ini juga dapat membantu membuat Anda rileks dan meredakan sakit kepala.
  • Buat catatan pribadi mengenai sakit kepala. Catat kapan saja sakit kepala saat haid mulai terasa. Ini dapat membantu dokter untuk menemukan pola dan penanganan.

Baca Juga:

Sumber