Tips Perawatan Kulit untuk Penderita Kanker Payudara yang Menjalani Perawatan Radiasi

Oleh

Berikut adalah hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat kulit tidak terlalu sensitif selama terapi radiasi dan mengembalikan ke kondisi normal setelah perawatan radiasi selesai.

Hindari iritasi sebelum dan sesudah perawatan sehari-hari dengan cara:

  • Gunakan pakaian yang longgar, katun lebih baik
  • Mandi dengan air hangat, bukan air panas
  • Hindari pancuran air langsung ke payudara
  • Hindari sabun yang keras yang menggunakan pewangi; gunakan sabun berpelembap namun bebas pewangi

Untuk mencegah kemerahan dan iritasi, hindari kontak dengan kulit. Hal ini sering terjadi saat:

  • Lengan menekan ketiak dan bagian luar payudara
  • Pada lipatan payudara bagian bawah, di mana payudara sedikit turun dan mengenai dinding perut bagian atas
  • Pada belahan di mana dada menekan satu sama lain

Untuk menghindarinya:

  • Jauhkan lengan dari tubuh sebisa mungkin
  • Gunakan bra yang kuat tanpa kawat untuk menjaga payudara agar terpisah dan terangkat
  • Jika Anda memiliki payudara yang besar, saat tidak menggunakan bra, gunakan lap halus atau flanel atau katun halus di bawah payudara
  • Taburi area payudara dan lipatan tubuh dengan tepung maizena untuk menyerap kelembapan, mengurangi gesekan dan menjaga bau tetap segar. Anda dapat menggunakan bedak bayi dari tepung jagung (jangan gunakan talc) atau tepung kanji di dapur. Pakaikan dengan kuas makeup atau kaus kaki berbahan nilon atau kaus kaki tebal dan ikat ujungnya. Tepuk secara pelan pada kulit. Jika dokter merekomendasikan penggunaan krim atau salep, pakai dahulu, baru kemudian aplikasikan tepung jagung pada area.
  • Dengan atau tanpa radiasi, infeksi jamur sering terjadi pada lipatan kulit di bawah payudara, terutama saat cuaca hangat pada wanita berpayudara besar. Tanda-tanda dari infeksi jamur adalah kemerahan, gatal dan bagian berwarna putih pada kulit. Jika Anda memiliki infeksi jamur, sembuhkan terlebih dahulu sebelum radiasi dimulai. Krim anti jamur (obat athlete’s foot) biasanya bekerja dengan baik.

Berikut ini cara merawat iritasi selama dan setelah radiasi:

  • Pada awal pengobatan, sebelum Anda memiliki efek samping, lembapkan kulit setelah pengobatan Anda setiap hari dengan salep. Anda juga dapat mengoleskannya pada malam hari, gunakan kaus lama agar salep tidak mengenai tempat tidur.
  • Untuk kemerahan ringan, gatal dan perih, pakaikan aloe vera atau krim  hydrocortisone 1% (tersedia pada apotek). Oleskan krim dengan tipis pada area 3 kali sehari.
  • Jika area menjadi merah, gatal, nyeri dan perih, krim dosis rendah tidak lagi efektif meringankan gejala Anda. Mintalah dokter krim steroid yang lebih kuat tersedia dengan resep, seperti krim hydrocortisone 2.5% dan bethamethasone.
  • Beberapa orang merasa lega dengan menganginkan area dengan pengering rambut yang diatur menjadi “cool” (tanpa panas)
  • Jangan gunakan bra jika terdapat area yang lecet
  • Jika kulit Anda menjadi kering dan mengelupas selama perawatan, lembapkan secara rutin dan bersihkan kulit dengan lembut
  • Jika muncul blister alias lepuhan yang menggelembung dan berisi cairan pada kulit, diamkan saja. Gelembung menjaga area tetap bersih saat kulit yang baru bertumbuh. Jika blister pecah, area yang terekspos dapat terasa sakit. Jaga area agar selalu kering dan bersihkan dengan air hangat saja. Keringkan area dan pakaikan NON-ADHERENT dressing, seperti Xeroform atau “second skin” dressing. Untuk meredakan rasa tidak nyaman, gunakan penghilang rasa sakit yang dijual bebas atau mintalah resep pada dokter.

Bagaimana dengan paparan matahari saat terapi radiasi?

  • Selama terapi radiasi, hindari area yang bersangkutan dari matahari
  • Saat berenang, gunakan pakaian renang dengan garis leher yang tinggi
  • Gunakan penutup saat Anda tidak di air
  • Gunakan kaus berbahan katun yang longgar untuk menutupi area dan membiarkannya bernapas
  • Hindari klorin. Klorin sangat mengeringkan dan dapat membuat reaksi kulit memburuk.
  • Jika Anda berenang di kolam renang, oleskan petroleum jelly pada area untuk menghindari air yang berklorin terhadap kulit.
  • Setelah terapi radiasi selesai dilakukan, area yang telah terekspos radiasi dapat menjadi lebih sensitif terhadap matahari dibanding sebelumnya. Anda dapat keluar, namun lindungi kulit Anda.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih pada area yang bersangkutan (tabir surya yang kuat baik untuk setiap bagian tubuh)
  • Gunakan tabir surya 30 menit sebelum Anda terpapar sinar matahari
  • Pakai ulang tabir surya setiap beberapa jam dan setelah Anda keluar dari air

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca