Tekanan darah tinggi alias hipertensi dapat diturunkan dalam keluarga. Jadi jika Anda memiliki orangtua atau kerabat dekat yang memiliki kondisi ini, Anda mungkin berisiko tinggi terkena hipertensi juga. Meski Anda berisiko tinggi terkena tekanan darah tinggi karena keturunan, bukan berarti Anda tak bisa menghindari penyakit ini. Lantas, bagaimana caranya? Ketahui tipsnya di bawah ini.

Kunci mengontrol darah tinggi karena keturunan

Berikut ini beberapa kunci utama untuk mengontrol darah tinggi karena keturunan.

1. Olahraga

agar anak suka olahraga

Mager, alias malas gerak adalah faktor pemicu risiko utama tekanan darah tinggi. Olahraga secara rutin telah terbukti mampu mengurangi risiko hipertensi dan membantu mengontrol tekanan darah pada orang yang sudah memilikinya. Namun, apakah ini juga berlaku untuk tekanan darah tinggi karena keturunan?

Menurut penelitian, hal ini juga berlaku. Dalam sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Hypertension, para peneliti melihat efek olahraga pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi karena keturunan. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa orang-orang dengan darah tinggi turunan yang berolahraga secara teratur memiliki risiko hingga 34 persen lebih rendah terserang hipertensi dibandingkan orang yang jarang berolahraga.

Oleh karena itu, melakukan olahraga intensitas ringan hingga sedang selama 30 menit atau lebih setiap hari benar-benar dapat membantu menjaga tekanan darah Anda, bahkan jika gen Anda rentan terhadap kondisi hipertensi.

2. Pola makan sehat

resep makan malam

Pola makan sehat bermanfaat baik untuk pencegahan serta pengobatan hipertensi. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa diet tinggi serat, rendah garam, gula, dan lemak dapat memengaruhi tingkat tekanan darah.

Tak hanya itu, pola makan sehat juga membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Pasalnya kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor risiko utama untuk hipertensi yang sangat penting.

Mulai sekarang perbanyaklah mengonsumsi makanan segar, bukan makanan dalam bentuk kemasan. Makanan kemasan sangat tinggi garam dan gula. Bahkan, label makanan yang diklaim “sehat” belum tentu benar-benar sehat. Bila perlu, Anda juga bisa melakukan program diet. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk membantu Anda merencanakan diet yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Check-up secara rutin

dokter kandungan yang bagus

Berbagai cara yang sudah disbeutkan di atas memang dapat membantu mengurangi risiko Anda mewarisi tekanan darah tinggi. Namun, hal-hal tersebut bukanlah jaminan Anda terbebas dari penyakit ini. Oleh karena itu, Anda tetap perlu melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) secara rutin. Jika Anda sudah memiliki prahipertensi atau hipertensi, pemantauan kesehatan Anda bahkan lebih penting.

Selain memantau tekanan darah, Anda juga perlu menjaga kesehatan jantung. Hal ini karena hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung. Awasi faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan risiko penyakit jantung seperti kolesterol tinggi, diabetes, resistensi insulin, atau sindrom metabolik.

4. Langkah lainnya

asuransi kesehatan

Hal-hal lain yang dapat membantu dalam mencegah atau mengontrol tekanan darah tinggi karena keturunan adalah:

Secara umum, penting untuk dipahami bahwa tekanan darah tinggi dapat dikendalikan jika Anda sudah mengalaminya, dan jika belum, penyakit ini juga masih dapat dicegah. Kunci untuk melakukan keduanya adalah mengelola dan mengendalikan faktor risiko lain yang dapat memicu berbagai masalah tekanan darah.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca