5 Gejala Neuropati yang Sering Diabaikan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tak sedikit orang yang sadar saat sistem sarafnya terganggu. Gejala yang muncul terkadang hanya dipandang sebelah mata sebagai efek kelelahan atau bukanlah suatu hal yang berbahaya. Misalnya saja tanda seperti kesemutan ataupun berkeringat.

Mungkin Anda sering mengalami gejala semacam ini. Padahal ini bisa menjadi tanda neuropati atau gangguan sistem saraf. Nah, ketahuilah beberapa gejala neuropati di bawah ini yang kerap diabaikan.

Gejala neuropati yang sering diabaikan

gejala neuropati

Neuropati merupakan disfungsi atau gangguan sistem saraf, sehingga menyebabkan sensasi kesemutan, mati rasa, hingga lemah pada area terkait. Kerusakan saraf ini memiliki beragam gejala, tergantung dari lokasi dan sistem saraf yang terpengaruh.

Kerusakan bisa terjadi di saraf otak dan tulang belakang. Keduanya merupakan sistem saraf pusat. Namun, kerusakan dapat memengaruhi saraf tepi (neuropati perifer) yang terletak pada seluruh tubuh, di luar dari jaringan otak, dan tulang belakang.

Sistem saraf tepi ini merupakan jalur yang terhubung ke sistem saraf pusat untuk menghantarkan informasi. Ketika neuropati terjadi, sel-sel saraf mengalami kerusakan. Sehingga terjadi gangguan komunikasi antara saraf dan sistem saraf pusat.

Umumnya, terdapat tanda yang timbul ketika seseorang mengalami neuropati. Gejala yang muncul mungkin sering dianggap bukan masalah yang serius. Yuk, coba perhatikan apakah Anda memiliki gejala-gejala yang terkait neuropati.

1. Mati rasa

Mati rasa, hilangnya sensasi pada area tubuh tentu. Ini salah satu gejala neuropati yang tidak boleh diabaikan. Terkadang orang tak menyadari bahwa bagian tubuh yang mati rasa mengalami luka. Karena mereka tidak merasakan sakit pada bagian tersebut.

Meskipun mati rasa tergolong bukan masalah yang serius, tetapi Anda patut memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi tubuh. Apakah mengalami neuropati atau gejala dari kondisi medis tertentu.

2. Kesemutan

Seberapa sering Anda kesemutan dan mengabaikan hal ini? Mungkin kesemutan biasa terjadi ketika Anda terlalu lama menekan kaki pada posisi duduk tertentu, sehingga menghambat aliran darah. Untuk gejala neuropati, kesemutan terjadi pada tangan dan kaki.

Sensasi kesemutan ini seperti ditusuk-tusuk jarum di area kaki. Sensasinya menyebar dari tangan ke lengan dan dari telapak kaki hingga keseluruhan kaki. Kadang sensasi yang timbul seperti tersetrum bahkan seperti sensasi terbakar.

3. Otot lemah

Gejala neuropati yang sering diabaikan adalah lemahnya otot. Lemah otot ini dirasakan ketika Anda berusaha mengangkat atau memindahkan benda dengan tangan, tetapi malah jatuh dari tangan.

Selain itu, otot terasa lemah dalam menggerakkan kaki atau tangan. Sensasi ini lebih terasa ketika Anda sedang berjalan kaki. Pada beberapa orang yang kehilangan koordinasi, bisa saja jatuh saat ia berjalan. Gejala kelemahan otot ini tidak bisa dianggap remeh. 

4. Tekanan darah rendah

Gejala awal neuropati yang lain adalah tekanan darah rendah diikuti dengan detak jantung yang abnormal. Misalnya, pusing atau kliyengan saat beridiri, pingsan, hingga kepala terasa mengawang.

5. Gangguan sistem pencernaan dan kandung kemih

Tanda terjadinya kerusakan sistem saraf juga berpengaruh pada organ-organ lainnya. Mungkin saja orang dengan risiko neuropati mengalami gangguan pada saluran kemih dan sistem pencernaannya.

Ada beberapa gangguan lain yang dialami sebagai gejala neuropati, antara lain diare, sembelit, kembung, mual dan muntah. Bahkan pada beberapa kasus bisa menyebabkan penurunan berat badan tanpa ia sadari.

Kurangi gejala neuropati dengan konsumsi vitamin B

mencegah infeksi virus

Gangguan sistem saraf atau neuropati bisa dialami oleh siapa saja. Tak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami gejala-gejala di atas.

Gejala yang terkait bisa saja menghambat pekerjaan atau kegiatan. Anda bisa merawat kesehatan sistem saraf melalui suplemen vitamin B1, B6, dan B12. Ketiganya mampu melindungi sistem saraf dari kerusakan dan mengurangi gejala neuropati.

Sebuah studi dalam jurnal Vitamins & Minerals juga menunjukkan suplementasi vitamin B dapat mendukung perbaikan sistem saraf yang rusak, serta mempercepat regenerasi jaringan. Vitamin B juga berguna untuk meringankan rasa sakit dan perdangan.

Nah, agar kegiatan tak terganggu karena gejala kerusakan sistem saraf, selalu konsumsi suplemen vitamin B dan jangan lupa baca aturan pakainya ya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Caviplex

Caviplex adalah multivitamin. Cari tahu informasi tentang fungsi, dosis, efek samping, interaksi, dan keamanan suplemen ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 15/03/2019 . Waktu baca 8 menit

Tak Mesti Dengan Obat, 6 Vitamin Ini Juga Bisa Mengatasi Radang

Ada beberapa jenis vitamin yang bisa membantu mengatasi radang. Apa saja jenisnya dan dari mana saja sumber makanannya? Cek di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/12/2018 . Waktu baca 4 menit

5 Masalah Kesehatan Penyebab Tulang Kering Anda Mati Rasa

Tulang kering bukan termasuk bagian tubuh yang umum mengalami mati rasa. Namun, adanya kerusakan saraf di kaki bisa menyebabkan tulang kering mati rasa.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Fungsi Vitamin B17, dari Bantu Melawan Kanker Hingga Menurunkan Tensi

Pernah dengar vitamin B17? Mungkin Asing di telinga, tapi salah satu jenis vitamin B ini baik untuk tubuh. Lantas, apa saja fungsi vitamin B17 bagi tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Nutrisi, Hidup Sehat 04/10/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
penyebab neuropati

5 Penyebab Gangguan Saraf Tepi yang Mungkin Tak Anda Duga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
neuropati diabetik

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit
makanan yang mengandung vitamin B15

3 Makanan Mengandung Amygdalin alias Vitamin B17

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2019 . Waktu baca 4 menit
gejala gangguan tiroid

4 Gejala Awal Penyakit Tiroid yang Kerap Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16/04/2019 . Waktu baca 5 menit