Makan Makanan Berserat Bikin Bayi Sembelit, Mitos Atau Fakta?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/04/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Kita selama ini tahu bahwa makanan berserat baik untuk melancarkan BAB. Namun, ada mitos di masyarakat yang mengatakan bahwa bayi justru tidak boleh makan makanan berserat dulu karena justru bikin bayi sembelit.

Makanan berserat bikin bayi sembelit, apa benar?

Tidak. Sama seperti anak kecil dan orang dewasa, bayi juga butuh asupan makanan berserat untuk melancarkan pencernaannya. Namun tentunya jumlah kebutuhan serat bayi akan berbeda jauh dengan orang dewasa.

Menurut pedoman Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan, kebutuhan serat bayi usia 7-11 bulan adalah 10 gram per hari. Meski begitu, kebutuhan setiap bayi mungkin dibedakan lagi sesuai tingkat aktivitas fisiknya, pola makan sehari-hari, juga kebiasaan BAB-nya selama ini. Ada bayi yang mungkin butuh lebih banyak serat, dan ada juga yang perlu sedikit dikurangi.

Orangtua dapat memperkirakan apakah asupan serat anak sudah cukup atau belum dengan melihat kondisi fesesnya. Warna normal feses bayi yang sudah MPASI umumnya kecokelatan, mungkin sedikit kehijauan, dan tidak bertekstur keras. Ini tandanya kebutuhan serat bayi sudah pas tercukupi.

Apabila feses bayi keras, jarang BAB dan sulit dikeluarkan (anak mengerang kesakitan saat BAB), artinya ia mengalami sembelit dan kurang makan serat.

Kebanyakan makan serat bisa bikin bayi sembelit

Meski serat bermanfaat untuk pencernaan bayi, Anda juga harus tetap memerhatikan porsinya. Kebanyakan makan makanan berserat tanpa didampingi dengan asupan air putih yang cukup dapat menyebabkan pencernaan bayi malah terganggu. Sebab, sistem pencernaan bayi belum sepenuhnya berfungsi normal untuk bisa mengolah serat dalam jumlah banyak.

Sama dengan kekurangan, kebanyakan makan serat tanpa air putih yang cukup juga bisa bikin bayi sembelit. Jika perut bayi kembung dan sulit BAB, bisa jadi tandanya ia sudah kebanyakan makan serat.

Makanan berserat apa saja yang baik dikonsumsi bayi?

1. Buah-buahan

Makanan berserat pertama yang bisa diberikan pada bayi adalah buah-buahan. Pertama-tama coba dulu berikan bayi Anda buah apel atau pisanh yang dihaluskan sekitar 3-4 hari. 

Ini bertujuan untuk melihat apakah pencernaan bayi bisa mencerna serat dari buah.Jika ada tanda-tanda bayi sakit perut, kembung, atau bahkan alergi, segera hentikan.

2. Sayuran

Sayuran seperti bayam, brokoli, kacang polong dan kacang-kacangan, sangat kaya akan serat. Namun, beberapa dari sayuran ini dapat menyebabkan perut kembung dan tidak nyaman bagi bayi.

Untuk menyiasatinya, coba campuekan beberapa jenis sayur dan haluskan bersamaan dengan buah seperti apel atau pir untuk menambah rasa pada makanan bayi.

3. Bubur gandum (oatmeal)

Bubur gandum juga tinggi kandungan serat yang baik buat pencernaan bayi. Anda bisa mengakali rasa tawarnya dengan menambahkan puree buah manis sebagai topping campurannya. Bila si kecil sudah mulai tumbuh gigi, coba berikan biskuit gandum yang lunak dan mudah hancur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Orangtua bisa mendorong kemampuan berbicara anak yang gagap lewat aktivitas menyenangkan. Apa saja aktivitas yang cocok untuk anak gagap? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/06/2020 . 4 menit baca

Cara Protein Whey Membantu Tubuh Anak Tetap Fit saat Puasa

Protein penting untuk dikonsumsi anak, karena mampu meningkatkan kesehatan saat puasa. SImak jenis protein yang efektif memberi manfaat untuk si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Parenting, Nutrisi Anak 05/06/2020 . 5 menit baca

Ibu Harus Paham, Ini Penyebab Bayi 6 Bulan Susah BAB

Ada beberapa hal yang perlu dipahami soal penyebab bayi 6 bulan susah BAB. Salah satunya karena peralihan ke MPASI. Tak perlu cemas, ini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 02/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

nutrisi untuk anak aktif

Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 6 menit baca
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 menit baca