7 Pantangan Penderita Hepatitis yang Penting Dihindari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penderita penyakit hepatitis harus melakukan pengobatan secara rutin agar dapat mempertahankan kondisi kesehatan. Selain pengobatan, ada pula beberapa berbagai pantangan yang harus diperhatikan agar kondisi penderita hepatitis tidak semakin parah. Berikut pantangan bagi penderita hepatitis yang harus dijauhi dan dihindari.

Berbagai pantangan untuk penderita hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit peradangan pada hati. Kondisi ini bisa terjadi karena konsumsi alkohol, narkoba, atau kondisi medis tertentu. Namun, sebagian besar hepatitis terjadi karena virus, yang disebabkan oleh 3 virus berbeda, yaitu hepatitis A, B, dan C.

Bila tidak ditangani dengan tepat, hepatitis bisa berujung pada komplikasi. Adapun komplikasi pada hepatitis dapat berakibat pada penyakit hati kronis, gagal hati atau kanker hati.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, penderita hepatitis perlu menerapkan pola hidup yang sehat sesuai dengan kondisinya. Selain berbagai pantangan makanan bagi penderita hepatitis, berikut ini beberapa pantangan yang tidak kalah penting untuk penderita hepatitis.

1. Alkohol

Alkohol diproses melalui hati sebagai racun. Bahkan, alkohol pun dapat menjadi penyebab timbulnya hepatitis pada seseorang. Oleh karena itu, penting untuk menjadikan alkohol sebagai pantangan untuk penderita hepatitis, sebab konsumsi alkohol akan memperparah kerusakan hati.

2. Rokok

Sama halnya dengan alkohol, kandungan dalam rokok merupakan racun bagi tubuh, termasuk hati. Penting bagi penderita hepatitis harus menghindari rokok, agar kerusakan hatinya tidak semakin parah. Adapun bagi penderita hepatitis yang sudah merokok, harus segera berhenti dari kebiasaan buruknya itu.

3. Obat-obatan ilegal

Obat-obatan ilegal atau narkoba berdampak buruk pada hati seseorang. Salah satu contohnya, yaitu ganja yang dapat mempercepat jaringan parut pada hati. Adapun jaringan parut merupakan akar dari penyakit sirosis yang merusak organ hati.

4. Obat yang memperparah hepatitis

Penderita hepatitis, terutama hepatitis C, harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan. Obat-obatan yang menjadi pantangan bagi penderita hepatitis, seperti obat yang digunakan untuk refluks asam, pembesaran prostat, kontrol kelahiran, kolesterol tinggi, dan kejang. Selain itu, obat-obatan lain yang perlu dihindari diantaranya, parasetamol, NSAID, dan obat tidur atau obat penenang.

Tanyakan pada dokter bila ada kondisi medis lain yang perlu perawatan obat. Dokter akan memberikan perawatan yang tepat atas kondisi tersebut.

5. Vitamin atau suplemen yang memperburuk hepatitis

Jika pada orang dalam kondisi sehat vitamin atau suplemen dapat membantu, justru dapat menjadi pantangan untuk penderita hepatitis. Beberapa jenis vitamin dan suplemen pun harus dihindari oleh penderita hepatitis, terutama hepatitis C.

Salah satunya adalah suplemen untuk diet atau untuk menurunkan berat badan. Suplemen ini diklaim bisa merusak hati sehingga penderita hepatitis tentu akan semakin parah bila mengonsumsi suplemen tersebut. Selain itu, beberapa vitamin dan mineral dalam dosis tinggi pun dapat membahayakan hati, seperti zat besi, vitamin A, D, E, dan K.

Diskusikan dengan dokter bila penderita hepatitis membutuhkan suplemen atau vitamin tertentu untuk pertimbangan kesehatan lain. Dokter akan merekomendasikan merek tertentu atau cara lain untuk mengatasinya.

6. Stres berlebihan

Dampak stres dapat menyebabkan hepatitis semakin parah. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghindari stres, yaitu berbicara dengan sesama penderita hepatitis. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti grup yang terdiri dari para penderita hepatitis agar bisa saling memberikan dukungan.

7. Zat beracun dari cat, pembersih, atau bahan kimia lain

Penderita hepatitis C yang sedang dalam pengobatan harus menghindari racun yang dapat membahayakan hati.  James J. Lee, seorang gastroenterologis dari St. Joseph Hospital di California, US, mengatakan paparan zat beracun dapat merusak sel-sel hati, yang mengarah pada akumulasi lemak (steatosis), kematian sel hati, sirosis, dan kanker hati.

Tak hanya patuhi pantangan, hal ini juga harus dilakukan penderita hepatitis

Selain menghindari beragam pantangan, penderita hepatitis pun perlu menerapkan pola hidup sehat agar kondisi medisnya tidak semakin buruk. Berikut ini beberapa saran yang bisa dilakukan penderita hepatitis dalam menjalankan pola hidup sehatnya.

  • Berolahraga sesuai anjuran dokter, seperti berjalan, berenang, atau yoga.
  • Berpikiran positif dan optimis.
  • Berkomunikasi dan berkonsultasi dengan dokter secara teratur mengenai kondisi kesehatan yang dialami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Kiat Menjaga Hati Tetap Sehat Bagi Pengidap Hepatitis C

Bagi pengidap hepatitis C, kesehatan hati adalah kunci untuk hidup sehat. Namun, bagaimana cara menjaga kesehatan hati? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 05/05/2019 . Waktu baca 5 menit

Pernah Mengidap Hepatitis Sebelumnya, Bolehkah Saya Ikut Donor Darah?

Pendonor darah harus selalu dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Lantas, jika pernah mengalami hepatitis boleh donor darah atau tidak, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gangguan Pencernaan, Health Centers 09/02/2019 . Waktu baca 4 menit

Apakah Penyakit Hepatitis B Bisa Sembuh Total?

Hepatitis B adalah salah satu penyakit hati yang umumnya berkembang lambat dalam waktu lama. Apakah penyakit hepatitis B bisa sembuh total?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gangguan Pencernaan, Health Centers 28/12/2018 . Waktu baca 3 menit

Memahami Bagaimana Hepatitis C Bisa Jadi Penyebab Sirosis Hati

Hepatitis C dan sirosis sama-sama termasuk penyakit hati. Tak hanya sampai situ, faktanya hepatitis C menjadi salah satu penyebab sirosis hati

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Gangguan Pencernaan, Health Centers 16/12/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin hepatitis A

Vaksin Hepatitis A pada Anak, Ini Manfaat dan Jadwalnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/07/2020 . Waktu baca 7 menit
temulawak obat hepatitis

Benarkah Temulawak Bisa Dijadikan Obat Hepatitis?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . Waktu baca 3 menit
makanan untuk pasien hepatitis

Makanan Sehat yang Dianjurkan untuk Pasien Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020 . Waktu baca 5 menit
hbcag adalah

Kenali HBcAg, Tes untuk Mendiagnosis Penyakit Hepatitis B

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2019 . Waktu baca 4 menit