Makan Kebanyakan Bisa Jadi Penyebab Maag Anda Kambuh, Lho!

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/04/2020
Bagikan sekarang

Anda mungkin menganggap jarang makan atau telat makanlah yang biasa jadi penyebab maag. Ini ada sedikit benarnya. Lambung yang dibiarkan kosong dalam waktu lama akan terisi penuh oleh cairan asam lambung yang dapat memicu gejala maag. Namun, ini bukan jadi alasan buat Anda sekalian saja langsung makan banyak dengan harapan mencegah maag kambuh. Nyatanya, kebanyakan makan juga dapat menyebabkan maag kambuh.

Makan terlalu banyak bisa jadi penyebab maag kambuh

makan lebih banyak

Makan kebanyakan tidak cuma bikin ngantuk dan perut begah, tapi juga bikin maag gampang kambuh. Hal ini tidak lain disebabkan oleh perut yang membuncit karena lambung Anda terisi penuh oleh makanan. Apa hubungannya perut buncit dengan maag?

Begini, saluran kerongkongan dan lambung Anda digerbangi oleh sebuah otot berbentuk cincin yang dinamakan otot sfingter esofagus bagian bawah (lower esophageal sphincter) atau LES. Nah, semakin buncit perut Anda karena kebanyakan makan, artinya lambung juga semakin mengembang hingga batas toleransinya. Akibatnya otot sfingter juga akan ikut meregang sehingga katupnya tidak bisa menutup rapat.

Kondisi otot sfingter yang melonggar akan memungkinkan makanan yang sudah tercerna dan menumpuk dalam lambung naik kembali ke atas kerongkongan. Refluks asam lambung inilah yang menjadi penyebab maag kambuh setelah kebanyakan makan.

Selain karena menyengajakan menambah porsi makan, beberapa orang juga bisa tanpa sadar makan kebanyakan karena mengunyah makanan dengan tempo cepat. Kebiasaan makan cepat juga bisa menyebabkan perut membuncit setelah makan sehingga memicu gejala maag.

Kebiasaan lainnya yang dapat menjadi penyebab maag

Jika Anda punya maag, sebaiknya jangan membiasakan makan sambil tiduran atau makan malam terlalu mepet waktu tidur. Kedua kebiasaan ini sama-sama bisa menyebabkan cairan asam lambung mudah mengalir balik ke atas kerongkongan karena kondisi otot sfingter yang melemas selama waktu tersebut.

Kebiasaan penyebab maag lainnya adalah:

Minum alkohol

Kandungan alkohol dalam bir atau minuman keras lainnya bisa mengiritasi dan mengikis lapisan lambung Anda jika dikonsumsi berlebihan. Akibatnya, perut menjadi lebih rentan terhadap efek asam lambung. Kondisi ini juga bisa menyebabkan gastritis akut yang sangat menyakitkan.

Merokok

Tak jarang, orang yang merokok bisa terkena maag setelah makan. Ini karena racun rokok lambat laun melemahkan katup otot LES yang bisa membuat asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain dari kebiasaan sehari-hari, maag juga bisa disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Infeksi H. pylori biasanya ditularkan dari satu orang ke yang lainnya, tapi bisa juga ditularkan dari makanan dan minuman yang tidak steril.

Cegah maag dengan tips berikut ini

Penyebab maag kambuh umumnya bisa dicegah sesederhana mengubah pola makan harian jadi lebih teratur. Atur pula frekuensi dan porsi makannya agar tidak terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Selain, itu, ada beberapa hal lagi yang bisa Anda lakukan untuk cegah maag kambuh.

  • Biasakan makan lebih sering dengan porsi yang lebih sedikit. Jika Anda biasa makan 3 kali sehari, coba ubah menjadi makan 5-6 kali sehari dengan porsi yang lebih sedikit.
  • Kurangi konsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam seperti makanan pedas, jeruk, dan kopi. Makanan atau minuman bersifat asam memicu rasa nyeri pada ulu hati.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020