Merasa Bahagia Melalui Hormon Ternyata Bisa Mencegah Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tak hanya memperbaiki suasana hati dan baik untuk kesehatan mental Anda, bahagia juga memengaruhi kesehatan fisik. Baru-baru ini, sebuah penelitian membuktikan bahwa hormon yang dikeluarkan saat seseorang merasa bahagia dapat mencegah Anda dari masalah pencernaan.

Penjelasan hormon bahagia yang terbentuk di saluran pencernaan

hormon adalah

Saat bahagia, tubuh Anda memproduksi beberapa hormon yang dapat membuat sel-sel di dalamnya bekerja dengan lebih baik. Salah satu di antaranya adalah hormon serotonin.

Serotonin merupakan hormon yang berperan dalam menstabilkan suasana hati, perasaan senang, dan kebahagiaan. Hromon ini dapat meningkatkan kemampuan otak dalam menyimpan memori serta membantu pengaturan waktu tidur dan nafsu makan.

Baru-baru ini, sebuah penelitian kembali membuktikan kemampuan serotonin dalam menjaga kesehatan pencernaan. Ditunjukkan bahwa serotonin dapat mengurangi kemampuan berbagai bakteri dalam usus untuk menyebabkan infeksi penyakit.

Penemuan ini dilakukan oleh sekelompok ilmuwan dari UT Southwestern Medical Center. Tentunya ini menjadi kabar baik untuk menemukan metode baru yang efektif dalam memerangi infeksi penyakit.

Serotonin lebih dikenal sebagai neurotransmitter–bahan kimia yang digunakan saraf untuk berkomunikasi satu sama lain–pada otak. Namun, sekitar 90% dari kadar serotonin tubuh ternyata dibentuk di saluran pencernaan.

Pada saluran pencernaan, triliunan bakteri hidup juga di dalamnya. Banyak bakteri baik dalam usus yang membantu proses kerja saat mencerna makanan. Namun, ada juga bakteri yang menyebabkan infeksi serius dan bila tidak ditangani bisa berakibat fatal.

Karena lingkungan di sekitar saluran pencernaan sangat berpengaruh pada keadaan bakteri, para ilmuwan pun kemudian meneliti apakah keberadaan serotonin dapat memengaruhi bakteri yang ada di sana.

Hormon bahagia mencegah masalah pencernaan

memelihara ikan

Penelitian dilakukan menggunakan sampel bakteri E.Coli O157, yakni spesies bakteri yang banyak dikenal sebagai penyebab beberapa penyakit seperti diare dan kram perut.

Dari tes uji coba gen, terlihat bahwa serotonin berhasil menurunkan ekspresi (proses reaksi) sekelompok gen yang digunakan bakteri untuk menyebabkan penyakit.

Tak hanya itu, serotonin juga mengurangi ekspresi gen bakteri C. rodentium yang merupakan bakteri yang terdapat dalam selaput lendir tikus. Bakteri ini memiliki cara kerja yang mirip dengan E.coli.

Eksperimen tambahan pun dilakukan untuk menguji efeknya pada manusia. Setelah menggunakan sel manusia, hasilnya juga menunjukkan bakteri yang telah terpapar oleh serotonin tidak lagi bisa menghasilkan lesi penyebab infeksi.

Tips meningkatkan hormon serotonin dalam tubuh

meningkatkan serotonin makanan yang mengandung serotonin

Bila ingin merasakan manfaat hormon bahagia yang dapat mencegah masalah pada pencernaan, Anda tentu harus merasa bahagia terlebih dahulu untuk mendorong produksi si hormon.

Namun, mencapai kebahagiaan bukanlah hal yang mudah. Suasana hati Anda tentu tak selalu dalam keadaan baik, kejadian yang menyenangkan juga tidak datang setiap hari.

Meski demikian, tak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba langkah-langkah yang dapat meningkatkan hormon serotonin. Bonusnya, Anda juga bisa merasakan kepuasan setelahnya yang masih berkaitan dengan rasa bahagia. Hal-hal tersebut meliputi:

  • Olahraga. Berolahraga selama sedikitnya 30 menit per hari bisa membantu meningkatkan suasana hati. Nantinya, hal ini akan mendorong peningkatan hormon serotonin dalam tubuh.
  • Makan makanan yang mengandung serotonin. Salah satunya adalah yang mengandung tryptophan seperti roti gandum dan kentang serta lemak omega 3 seperti ikan salmon. Bahkan, beberapa studi juga menunjukkan makanan omega 3 bisa bantu mengurangi gejala depresi.
  • Habiskan waktu di bawah sinar matahari. Menurut penelitian, melakukannya selama lima menit bisa membantu memperbaiki mood yang nantinya juga akan berujung pada produksi serotonin. Anda bisa mencoba dengan berjalan-jalan di sekitar taman yang asri untuk mendapatkan manfaatnya.
  • Bersyukur. Mensyukuri hal-hal baik yang terjadi pada Anda dapat membuat Anda merasa lebih puas dan bahagia dengan kehidupan.
  • Mengingat kenangan yang menyenangkan. Sebuah bagian pada otak yang bernama anterior cingulate cortex akan menghasilkan lebih banyak hormon serotonin saat Anda menigngat memori yang indah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mirip Maag, Kenali Gejala Infeksi Lambung yang Diidap Mendiang Torro Margens

Aktor dan sutradara senior Torro Margens tutup usia karena penyakit infeksi lambung. Sering dikira maag, apa saja gejala infeksi lambung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Berita Dalam Negeri, Berita 7 Januari 2019 . Waktu baca 6 menit

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Bayi memiliki sistem pencernaan yang belum sempurna sehingga rentan mengalami gangguan. Apa saja gangguan pencernaan pada bayi yang sering terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 14 September 2018 . Waktu baca 10 menit

Hati-hati, Gerakan Peristaltik Bermasalah Sebabkan Sindrom Usus Malas

Masalah gerak peristaltik pada usus bisa menyebabkan sindrom usus malas. Yuk, ketahui lebih jelas mengenai hal ini pada ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Sembelit (Konstipasi), Health Centers 5 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit

Berkenalan Dengan Serotonin, Zat Kimia Alami yang Bisa Mengatur Emosi

Serotonin adalah zat kimia alami yang ditemukan di otak, trombosit, dan juga usus manusia. Lantas, apa sebenarnya fungsi serotonin di dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 28 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengusir perut kembung

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
cara meningkatkan hormon serotonin

5 Cara Alami Tingkatkan Hormon Serotonin dalam Tubuh Agar Lebih Bahagia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11 Desember 2019 . Waktu baca 6 menit
gejala diare

7 Gejala Diare yang Paling Umum, Selain Bikin Bolak-balik Buang Air Besar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 9 Juli 2019 . Waktu baca 8 menit
perut mulas saat dingin

Apakah Cuaca Dingin Bisa Menyebabkan Perut Mulas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 1 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit