Nyeri Pada Otot Paha? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Otot yang ada di bagian tubuh seperti kaki berfungsi untuk memperkuat tubuh bagian bawah sekaligus untuk menopang tubuh. Begitu juga dengan otot paha Anda yang fungsinya menjadi penopang saat berjalan atau berlari. Maka dari itu, paha juga mempunyai kesempatan untuk mengalami nyeri otot. Ketahui penyebab nyeri otot paha serta cara mengatasinya yang perlu Anda ketahui.

Apa itu nyeri otot paha?

Otot tubuh seperti paha bisa terasa sakit. Namun, nyeri otot ini pun tergolong sulit untuk didiagnosis karena terdapat banyak jaringan seperti otot, tendon, dan juga ligamen.

Dikutip dari Medical News Today, sakitnya pun seringkali disebabkan oleh cedera otot ringan yang dapat diatasi dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus, nyeri otot paha bisa juga menjadi gejala dari penyakit lain yang lebih serius.

Gejala-gejala nyeri pada otot paha

Sakit atau nyeri pada otot paha dapat terjadi pada kondisi yang ringan sampai rasa sakit yang tergolong tajam. Tidak sampai disitu, rasa nyeri pun juga bisa dibarengi dengan gejala-gejala lainnya seperti:

  • Rasa kaku dan bagian paha juga terasa melemah.
  • Jadi lebih sulit berjalan serta menjadi mati rasa.
  • Adanya tanda-tanda infeksi seperti kemerahan juga ada pembengkakan.
  • Rasa gatal dan ada sensasi terbakar.

Berbagai penyebab terjadinya otot paha nyeri

Apabila dilihat secara anatomi, paha adalah area kaki bagian atas yang di antaranya terdapat sendi pinggul juga lutut. Otot paha berada di bagian depan dan berfungsi untuk menekuk pinggul juga membuat lutut jadi lebih mudah diluruskan.

Tergantung dari apa penyebab nyeri otot paha, kondisi ini bisa terjadi pada satu atau kedua paha. Biasanya, sakit pun terjadi akibat peradangan jaringan karena adanya cedera sampai penyakit kronis.

1. Otot yang tegang dan tertarik

Keseleo dan terkilir adalah penyebab nyeri otot paha yang seringnya dipicu oleh cedera. Saat salah satu otot paha tertarik karena terkilir, kondisi ini dapat memelintir seluruh ligamen dan juga tendon di paha Anda sehingga akhirnya menegang.

Sementara jika Anda keseleo, ligamen yang menghubungkan tulang tertarik kencang hingga kemudian robek. Saat otot paha meregang, tendon (urat) yang menghubungkan otot pada tulang pun juga sobek.

Gejala-gejala dari nyeri otot paha akibat keseleo atau terkilir adalah:

  • Rasa sakit yang tiba-tiba setelah jatuh, olahraga yang cukup intens, atau sendi yana terlalu kaku.
  • Rasa nyeri atau sakit yang menyebar.
  • Sulit untuk melakukan pergerakan atau ingin melakukan peregangan tubuh
  • Ada pembengkakan di sekitar paha.

2. Kelelahan karena terlalu sering digunakan

Apa yang terjadi ketika otot di area paha Anda lebih sering digunakan? Hal ini ternyata pun bisa menjadi penyebab nyeri pada otot paha. Pasalnya, otot dipaksa untuk bekerja terlalu keras juga dengan waktu yang cukup lama sehingga cedera.

Hal ini juga bisa terjadi ketika Anda tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga. Rasa sakit yang ringan bisa memburuk seiring waktu. Tanda yang harus Anda perhatikan adalah ketika nyeri selalu datang setelah Anda melakukan aktivitas fisik tertentu.

3. Otot pinggul (fleksor) menegang

Area pinggul Anda mempunyai otot fleksor yang juga dapat mempengaruhi otot bagian paha. Apabila terlalu sering digunakan, penyebab otot paha menjadi nyeri ini pun juga dapat menyebabkan kejang otot. Gejala yang bisa dirasakan, di antaranya adalah:

  • Rasa sakit yang datang tiba-tiba namun meningkat ketika mengangkat paha ke arah dada
  • Saat ingin melakukan peregangan, rasa sakit pun kembali muncul.
  • Otot terasa kejang dan terasa lebih sensitif di depan pinggul. Termasuk adanya bengkak juga memar.

4. Kurang berolahraga

Walaupun otot yang terlalu sering digunakan bisa menjadi penyebab nyeri otot paha, kurang berolahraga atau terlalu banyak duduk juga dapat merusak otot Anda. Hal ini juga yang menyebabkan rasa sakit yang kronis.

Duduk dalam waktu yang lama dapat memberi tekanan pada persendian dan juga otot terutama bagian pinggul, kaki, dan paha sehingga otot jadi melemah.

5. Hamstring tendonitis

Biasa juga disebut sebagai quadriceps, kondisi ini merupakan stres pada bagian kaki termasuk otot paha. Tidak hanya menyebabkan otot paha terasa nyeri, namun juga terjadinya peradangan di area tendon. Beberapa gejala yang bisa muncul:

  • Rasa sakit di bagian depan atau belakang paha Anda. Biasanya di dekat lutut atau pun pinggul.
  • Anda jadi lebih sulit berjalan juga menaiki tangga karena rasa nyeri.
  • Paha di bagian depan maupun belakang jadi lebih sensitif dan terasa lemah.

Bagaimana cara mengatasi nyeri otot paha?

Apabila dilihat kembali, sebagian besar masalah nyeri pada otot paha Anda adalah cedera ringan, terlalu banyak berolahraga, serta stres. Penyebab di atas masih bisa Anda atasi dengan menggunakan cara rumahan. Namun, apabila sudah masuk ke dalam tahapan kronis maka Anda pun perlu perawatan lebih lanjut dari dokter.

1. Beristirahat agar otot rileks

Coba untuk menghindari terlebih dahulu aktivitas apapun yang membuat paha Anda bekerja lebih banyak. Beristirahat adalah merupakan tahap awal apabila terjadi cedera otot. Apabila Anda juga mempunyai kondisi tertentu seperti cedera tulang, maka segeralah beristirahat.

2. Mengompres area paha

Selain itu, Anda juga bisa melakukan pengompresan pada bagian otot paha yang sakit. Mengaplikasikan kompres panas dapat membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, serta membaw nutrisi untuk membantu penyembuhan.

Selain kompres panas, Anda juga bisa menggunakan kompres dingin untuk mengurangi terjadinya peradangan yang menyakitkan pada otot juga tendon area paha. Kedua kompres ini sebaiknya diaplikasikan selama 10 sampai 20 menit.

3. Berolahraga secara rutin

Olahraga diklaim telah terbukti untuk membantu masalah nyeri otot paha akibat muskuloskeletal. Apabila rasa sakit berasa dari area punggung, Anda bisa melakukan latihan peregangan dari bagian pinggang.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan dari saraf tulang belakang. Namun, jika sakit tergolong kronis Anda pun membutuhkan bantuan ahli terapi fisik.

4. Konsumsi obat pereda nyeri

Dokter Anda ada kemungkinan memberikan obat untuk meredakan rasa nyeri di bagian paha. Apabila penyebabnya adalah peradangan, maka obat yang dikonsumsi adalah obat anti-inflamasi non steroid. Selain itu, ada kemungkinan juga Anda akan diberikan obat analgesik pada kondisi yang cukup parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Peregangan Sederhana Agar Tetap Bugar Saat Berkendara Jauh

Duduk diam selama berkendara untuk perjalanan jauh bisa bikin pegal linu. Coba berbagai peregangan sederhana ini agar tetap bugar sesampainya di tujuan!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebugaran, Hidup Sehat 16/09/2019 . Waktu baca 4 menit

6 Penyebab Badan Mudah Pegal dan Nyeri Beserta Cara Mengatasinya

Mungkin badan Anda mudah pegal dan terasa nyeri, tapi tahukah Anda apa saja hal yang bisa menjadi penyebab, dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Konten Bersponsor
badan mudah pegal
Hidup Sehat, Fakta Unik 02/09/2019 . Waktu baca 5 menit

6 Cara Mengatasi Nyeri Otot dan Sendi Bagi yang Sering Naik Transportasi Umum

Berdesakan naik angkutan umum memang bikin pegal. Supaya Anda tak mengalaminya terus, simak cara mengatasi nyeri otot dan sendi akibat naik angkutan umum.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Konten Bersponsor
mengatasi nyeri sendi naik angkutan umum
Nyeri Kronis, Health Centers 05/07/2019 . Waktu baca 5 menit

Infografik: Gangguan Kesehatan yang Sering Menyerang Pejuang KRL

Anda sering naik KRL untuk pergi ke kantor, kampus, atau sekolah? Waspadai berbagai gangguan kesehatan berikut dan cari tahu solusinya di sini!

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Konten Bersponsor
Infografik 03/05/2019 . Waktu baca 1 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nyeri otot dada

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit
nyeri otot punggung

Beragam Penyebab Nyeri Otot Punggung dan Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
gejala nyeri sendi

5 Kiat Atasi Nyeri Otot dan Sendi Akibat Sering Bawa Mobil Atau Motor

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 07/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
menghilangkan pegal setelah bekerja

3 Kunci Atasi Pegal dan Nyeri Otot bagi Orang Kantoran yang Super Sibuk

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 06/11/2019 . Waktu baca 4 menit