Apakah Anda Berisiko Kena Diabetes Labil? Coba Cek di Sini!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Salah satu jenis diabetes yang langka dan berbahaya adalah diabetes labil alias diabetes brittle. Diabetes jenis ini ditandai dengan naik turunnya gula darah secara drastis dan cepat, seakan sedang naik roller coaster. Ada banyak hal yang tanpa disadari bisa memicu terjadinya diabetes brittle. Mengetahui berbagai faktor pemicu diabetes labil dapat membantu Anda terhindar atau mengendalikan perkembangan penyakit ini.

Berbagai faktor risiko diabetes labil

Dalam banyak kasus, diabetes labil atau biasa juga disebut dengan diabetes rapuh lebih rentan dialami oleh orang dengan diabetes tipe 1. Beberapa dokter mengklasifikasikan diabetes labil sebagai salah satu komplikasi diabetes, namun dokter-dokter lainnya menganggap ini adalah turunan dari diabetes tipe 1. Meski begitu, bukan berarti semua diabetesi tipe 1 pasti akan mengalami kondisi ini.

Selain memiliki riwayat diabetes tipe 1, beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes labil adalah:

  • Wanita berusia 20-an atau 30-an yang punya diabetes/berisiko diabetes
  • Mengalami gangguan hormon
  • Mengalami gangguan makan
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Sering mengalami stres atau bahkan depresi
  • Memiliki riwayat gangguan pencernaan, termasuk gastoparesis atau penyakit Celiac
  • Memiliki riwayat penyakit hipotiroidisme, alias hormon tiroid terlalu rendah

Diabetes rapuh bisa meningkatkan risiko Anda diopname karena ada kemungkinan koma diabetik.

Cara mencegah diabetes labil

Meski kondisi ini tidak terlalu umum, Anda tetap harus melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin. Apalagi jika Anda memiliki faktor-faktor pemicu seperti yang sudah disebutkan di atas. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah diabetes labil adalah:

1. Jaga berat badan tetap sehat

Setiap orang yang punya diabetes dan yang berisiko tinggi kena diabetes labil wajib menjaga berat badannya tetap sehat. Cara yang paling jitu adalah menjaga pola makan teratur dengan menu makan yang terjamin sehat serta rajin olahraga setiap hari.

Tak perlu olahraga berat dengan intensitas tinggi. Anda cukup melakukan olahraga ringan dengan intesitas sedang setidaknya 30 menit setiap hari. Kuncinya, buatlah diri Anda aktif bergerak setiap hari.

Jangan lupa perhatikan asupan nutrisi yang tepat. Pastikan jika makanan yang Anda konsusmi mengandung gizi seimbang yang meliputi karbohidrat, protein, serat, dan lemak baik. Perbanyaklah makan sayuran dan buah-buahan. Hindari makanan tidak sehat, seperti makanan tinggi gula, berlemak, dan terlalu asin.

2. Hindari stres

Stres merupakan salah satu penyebab gula darah Anda tidak terkontrol dengan baik. Sayangnya, kondisi ini jarang disadari para diabetesi. Jadi, jika Anda memiliki riwayat diabetes, usahakan untuk menghindari segala sesuatu yang dapat menyebabkan stres.

Sebagai gantinya, lakukan berbagai hal yang bisa membuat Anda merasa senang dan bahagia. Contohnya, menulis, membaca buku, nonton film, olahraga, mendengarkan musik, dan lain sebagainya. Anda juga bisa menghindari stres dengan cara melakukan meditasi. Jangan ragu untuk bertemu dengan psikolog jika Anda merasa tidak bisa mengelola stres seorang diri.

3. Cek gula darah setiap hari

Jika Anda sudah dinyatakan memiliki penyakit diabetes 1, pastikan Anda selalu tepat waktu mendapatkan suntikan insulin tambahan. Selain itu, pastikan juga Anda rutin cek gula darah setiap hari.

Kedua hal tersebut harus dilakukan secara konsisten agar kadar gula darah tetap terjaga stabil dalam batas yang normal.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 3, 2019 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca