Antara Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2, Lebih Parah yang Mana?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada beberapa jenis diabetes, di antaranya yaitu tipe 1 dan tipe 2. Ada juga jenis diabetes saat kehamilan, dikenal dengan istilah diabetes gestasional. Nah, Anda mungkin sering dengar kalau diabetes 1 disebabkan oleh faktor keturunan sementara diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. 

Biasanya kadar glukosa (gula) dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi pankreas. Nah, diabetes sendiri terjadi akibat gangguan hormon insulin dalam tubuh. Gangguan hormon insulin menyebabkan gula tidak bisa diubah menjadi sumber energi yang diperlukan tubuh, melainkan hanya menumpuk dalam darah. Inilah yang dimaksud gula darah tinggi. 

Membedakan diabetes tipe 1 dan 2

Sebenarnya, perbedaan utama kedua jenis diabetes ini terletak pada kondisi insulin dalam tubuh. Orang dengan diabetes tipe 1 mungkin tidak memiliki insulin sama sekali. Ini karena sistem kekebalan tubuh malah keliru menyerang sel-sel sehat yang bertugas untuk menghasilkan insulin.

Pada diabetes tipe 2, Anda tetap memproduksi hormon insulin (tapi mungkin jumlahnya sedikit). Sayangnya, tubuh Anda tidak bisa menggunakan insulin untuk mengolah gula secara efektif. Kondisi ini disebut sebagai resistensi insulin. Diabetes jenis ini lebih banyak menyerang masyarakat.

Selain perbedaan utama tersebut, ada beberapa hal yang menandakan perbedaan kedua jenis diabetes ini.

1. Berat badan pasien pada umumnya

Pada diabetes tipe 1, indeks massa tubuh atau body mass index (standar yang digunakan untuk mengukur apakah berat dan tinggi badan Anda cukup proporsional) biasanya tergolong ideal. Sedangkan pada awal kasus diabetes tipe 2, biasanya pasien tergolong kelebihan berat badan atau bahkan obesitas. 

Ingin tahu apakah tubuh Anda termasuk proporsional dan ideal? Hitung dengan kalkulator indeks massa tubuh dalam tautan ini atau di bit.ly/indeksmassatubuh.

2. Gejala dan tanda

Ada beberapa gejala yang sama maupun berbeda pada kedua jenis diabetes ini. Gejala yang sama yakni haus terus, sering buang air kecil, dan mudah lelah.

Sedangkan ada beberapa gejala lain yang tidak ditunjukkan oleh diabetes tipe 1 yaitu penglihatan kabur, infeksi pada kulit, kulit kering dan gatal, luka yang sembuhnya lama, bagian tubuh seperti kaki mati rasa.

3. Perkembangan penyakitnya

Diabetes jenis kedua terjadinya secara perlahan-lahan dan bertahap. Karena itu, biasanya tidak ada gejala yang terasa pada awal masa diabetes tipe 2.

Sedangkan pada jenis diabetes pertama, terjadinya cepat dan gejalanya bisa langsung parah (akut), misalnya ketoasidosis. Meskipun ketoasidosis bisa juga terjadi pada diabetes tipe 2.

gula darah normal

Lalu, jenis diabetes mana yang lebih membahayakan?

Pertanyaan ini sebenarnya sulit dicari jawabannya karena memang tidak bisa dibandingkan, keduanya memiliki karakteristik masing-masing. Selain itu, tubuh setiap orang berbeda-beda sehingga respon terhadap pengobatan diabetes pun berbeda juga pada para pasien. 

Belum lagi gaya hidup pasien sangat menentukan tingkat keberhasilan pengobatan diabetes. Bila setelah terdiagnosis pasien tidak menjaga pola makannya, jarang berolahraga, kurang tidur, merokok, dan tidak rutin cek gula darah, diabetes yang tadinya belum terlalu parah bisa jadi semakin serius.

Tipe 1 memang mebutuhkan insulin untuk seumur hidup dibandingkan tipe 2. Namun, tipe 2 juga dapat memerlukan insulin (meskipun tidak semua orang) dalam jumlah yang besar karena resistensi insulin.

Tipe 2 bisa dialami selama bertahun-tahun tanpa terdiagnosis sejak awal hingga akhirnya ditemukan diabetes sudah bersama penyakit komplikasinya. Nah, yang bisa membuat diabetes jenis ini begitu membahayakan yaitu komplikasinya. Diabetes bisa mengarah pada penyakit berbahaya lainnya seperti stroke, hipertensi, hingga gagal ginjal. 

Sedangkan orang dengan diabetes tipe 1 bisa terdiagnosis cepat, bahkan sejak masih kecil. Namun, ini karena biasanya gejala yang muncul bisa langsung parah. Bahkan, menurut laporan dalam Diabetes in the UK 2010: Key Statistics on Diabetes di Inggris, angka harapan hidup pasien dengan diabetes tipe 1 bisa berkurang hingga 20 tahun. Sementara angka harapan hidup pasien diabetes tipe 2 mungkin berkurang hingga 10 tahun.

Namun, sekali lagi angka ini tidak pasti. Bukan berarti orang yang terdiagnosis diabetes tipe 1 akan lebih cepat menemui ajal daripada mereka yang punya diabetes tipe 2. Dengan menjalani pola hidup sehat dan mengikuti saran dokter, Anda masih bisa mengendalikan diabetes Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

    Banyak yang belum menyadari kalau teh yang biasa Anda minum mengandung kafein. Tapi tenang, ternyata ada banyak teh tanpa kafein yang bisa Anda konsumsi.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

    Anda penggemar kopi? Kapan Anda biasanya minum kopi? Jika jawabannya pagi hari, Anda salah waktu. Cari tahu waktu efektif minum kopi di artikel ini.

    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

    Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

    Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

    Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

    Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    gangguan pencernaan anak

    Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    Seks dengan Lampu Menyala

    6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit