Apakah Diabetes Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/12/2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Dengan begitu banyaknya penelitian seputar diabetes dan kecanggihan pengobatan diabetes di zaman sekarang ini, rasanya wajar untuk bertanya-tanya apakah sudah ada obat mujarab yang membuat diabetes bisa sembuh untuk selamanya. Apakah diabetes bisa sembuh?

Kadar gula darah mungkin bisa turun hingga ke taraf normal

Diabetes adalah kondisi medis di mana ada jumlah glukosa dalam darah yang berlebihan akibat ketidakmampuan tubuh untuk mengolah glukosa dengan benar. Glukosa adalah salah satu nutrisi yang didapat dari konsumsi karbohidrat.

Terdapat 2 jenis diabetes, yaitu: diabetes tipe 1, di mana tidak ada produksi insulin oleh tubuh, dan diabetes tipe 2, bentuk umum dari diabetes di mana tubuh gagal untuk menggunakan atau membuat insulin secara efektif.

Insulin adalah hormon penting yang membantu dalam mengantarkan glukosa ke dalam sel tubuh, sehingga memberikan kita energi setiap hari. Ketika tidak ada atau tidak cukup produksi insulin, glukosa akan menumpuk terlalu banyak dalam darah. Penumpukan glukosa berlebih dalam darah adalah penyebab utama diabetes.

Pada diabetes tipe 1, diabetesi (sebutan untuk orang dengan diabetes) kadang mengalami apa yang disebut dengan “masa bulan madu” tak lama setelah menjalani diagnosis diabetes. Selama masa bulan madu, tanda dan gejala diabetes bisa sembuh dan mereda hanya untuk sementara, seperti beberapa bulan pertama hingga setahun.

Beberapa orang mungkin menunjukkan kadar gula darah pada tingkat normal pada hasil tesnya sehingga hanya menggunakan dosis kecil dalam terapi insulin atau justru tidak sama sekali. Penurunan kadar gula darah juga mungkin tampak pada diabetes tipe 2.

Misalnya, ketika diabetesi tipe 2 mulai terlibat dalam aktivitas fisik dan diet sehat, mereka akan mengalami penurunan berat badan drastis dan mencapai tingkat glukosa darah yang stabil.

Apakah kadar gula darah yang stabil berarti saya sembuh dari diabetes?

Tingkat gula darah yang stabil ini kemudian membuat mereka berpikir bahwa diabetes mereka telah sembuh. Namun, jangan terkecoh oleh “tipuan” ini. Kenyataannya, diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi secara bertahap.

Jika diabetesi kembali mendapatkan berat badan berlebih atau mengalami kemunduran dalam aktivitas fisiknya, kadar gula darah tinggi akan kembali menghampiri. Jika mereka meninggalkan pola makan sehat dan kembali mengonsumsi makanan junk food berlebih, kadar gula darah mereka mungkin akan terus melonjak melebihi orang-orang tanpa diabetes.

Selain itu, penurunan produksi insulin dan/atau penurunan kepekaan insulin yang menyebabkan diagnosis diabetes awal dapat memburuk selama bertahun-tahun kemudian dan selama berada dalam pengaruh stres. Diabetes adalah kondisi seumur hidup. Dan sampai saat ini tidak ada kemungkinan diabetes bisa sembuh total — maupun itu diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2.

Diabetes tidak bisa sembuh, tapi bisa Anda kelola

Kabar baiknya, diabetes bisa Anda kelola dengan baik untuk meningkatkan kualitas hidup Anda. Ada sejumlah perawatan, termasuk hal-hal sederhana yang dapat Anda lakukan setiap hari, yang bisa membuat perbedaan besar.

Hingga saat ini, belum ada obat mujarab yang menyebabkan diabetes bisa sembuh total. Tapi, Anda dapat menurunkan kadar gula darah berlebih dengan suntikan insulin dan minum obat, walau manajemen diabetes biasanya berjalan seumur hidup.

Ini artinya, Anda tidak hanya mendapatkan resep dosis tunggal untuk mengatasi hal itu. Namun, pemberian obat dilakukan dengan sistem resep bergulir, di mana pengaturan pemberian dan jumlah dosis insulin dan obat akan disesuaikan dengan perkembangan/kebutuhan Anda seiring waktu.

Di sisi lain, gejala diabetes tak melulu harus ditangani dengan obat-obatan medis. Di samping konsumsi obat-obatan, perubahan gaya hidup positif, seperti diet seimbang, olahraga, tidak merokok dan tidak minum alkohol, serta manajemen berat badan dapat banyak membantu menurunkan kadar gula darah — juga menekan risiko Anda terhadap komplikasi risiko penyakit lain akibat diabetes, seperti penyakit jantung dan gagal ginjal.

Dilansir dari WebMD, menurunkan 5-10% dari berat badan Anda saat ini dan rutin berolahraga hingga 150 menit dalam seminggu dapat membantu Anda untuk memperlambat atau menghentikan kemajuan diabetes tipe 2. Perubahan gaya hidup sehat juga dapat membantu Anda mencegah mengalami peningkatan kadar gula darah.

Apakah ada pengobatan alami yang membuat diabetes bisa sembuh?

Tidak. Mengelola diabetes adalah komitmen seumur hidup. Dan bilapun gula darah sudah turun, tak berarti Anda terbebas dari diabetes beserta kemungkinan komplikasinya.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Dengan mengetahui bagaimana cara hidup dengan penyakit diabetes, Anda dapat terhindar dari efek samping serta komplikasi diabetes.

Hidup dengan diabetes

Diabetes memang tidak bisa sembuh total, namun Anda dapat melakukan tips-tips berikut agar Anda dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal:

1. Relaksasi dan mengelola stres dengan baik

Pengobatan alami seperti bernapas dalam perut, relaksasi otot, dan lain-lain dapat membantu menghilangkan stres yang mungkin muncul sebagai efek samping dari diabetes. Dan stres emosional memengaruhi gula darah Anda. Jadi belajar untuk bersantai penting dalam mengelola diabetes Anda.

2. Konsumsi suplemen makanan atau herbal

Suplemen makanan atau herbal juga tidak bisa menyembuhkan diabetes. Beberapa suplemen alami dapat memicu interaksi berbahaya dengan obat diabetes.

Lainnya telah terbukti membantu meningkatkan gula darah Anda. Jadi, selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen apapun. Jangan gampang percaya dengan iklan obat penyembuh diabetes yang banyak beredar di pasaran.

Obat asli yang benar-benar membuat diabetes bisa sembuh tentu telah sukses diuji berulang kali dalam uji klinis yang jelas.

3. Rutin memeriksakan kondisi Anda

Cara terbaik untuk mengetahui kesehatan kadar gula darah Anda adalah dengan rutin menjalani uji diabetes rutin.

Jika gula darah tinggi didiagnosis, pemantauan rutin dapat membantu memastikan apakah Anda benar memiliki diabetes. Pemantauan dilakukan dengan mendeteksi polanya, sekaligus memperingatkan Anda untuk setiap perubahan yang mungkin muncul.

Hal ini juga akan menunjukkan jika perubahan yang telah Anda lakukan bekerja efektif, meskipun diabetes yang Anda derita tidak bisa sembuh total.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020 . Waktu baca 3 menit

Kopi Filter Berpotensi Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Jenis kopi apa yang Anda suka? Jenis kopi filter bisa mengurangi risiko terhadap diabetes. Simak penjelasan ilmiahnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 29/04/2020 . Waktu baca 4 menit

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Baik laki-laki remaja maupun pria dewasa sama-sama bisa mengalami mimpi basah. Lantas, adakah cara untuk mencegah mimpi basah saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Sponsored
makanan untuk mencegah diabetes
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
perbedaan stres dan depresi, gangguan kecemasan

Cara Membedakan Stres, Depresi, dan Gangguan Kecemasan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 09/06/2020 . Waktu baca 6 menit
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 3 menit
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . Waktu baca 5 menit