backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

Gula Darah Saat Bangun Tidur Tiba-Tiba Melonjak? Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 10/08/2023

    Gula Darah Saat Bangun Tidur Tiba-Tiba Melonjak? Ini Cara Mengatasinya

    Terjadinya kenaikan kadar gula darah saat bangun tidur seringkali disebut dengan istilah fenomena fajar. Kondisi ini dapat dialami oleh sebagian orang terutama diabetesi. Lantas, bagaimana hal ini bisa terjadi dan adakah cara mengatasinya? Ini penjelasannya.

    Bagaimana bisa gula darah naik saat bangun tidur?

    Naiknya gula darah setelah bangun tidur di pagi hari terbilang sebagai kondisi yang alami dan dapat terjadi bagi sebagian besar orang.

    Mengutip American Diabetes Association, kondisi ini terjadi sebagai reaksi tubuh untuk memastikan bahwa Anda memiliki cukup energi untuk bangun dan memulai aktivitas selama seharian.

    Pada seseorang yang tidak memiliki penyakit diabetes, kondisi ini akan kembali normal berkat adanya peran insulin yang berfungsi untuk mengontrol gula darah. Sayangnya, hal tersebut tidak berlaku sama pada diabetesi.

    Tubuh diabetesi tidak memiliki cukup insulin untuk bereaksi dengan baik terhadap naiknya gula darah di pagi hari.

    Akibatnya, kadar gula darah yang terlalu tinggi ini memicu diabetesi mengalami gejala seperti mual, penglihatan kabur, atau haus yang ekstrem saat bangun tidur.

    Oleh karena itu, penting bagi diabetesi untuk waspada dan memperhatikan sejumlah hal dalam mengatasi gula darah naik saat bangun tidur di pagi hari.

    Cara mengatasi gula darah naik saat bangun tidur

    Tak perlu khawatir, berikut ini terdapat beberapa kebiasaan sehat yang bisa membantu Anda menurunkan kadar gula darah yang melonjak di pagi hari.

    1. Membiasakan sarapan tinggi nutrisi

    Mengonsumsi nutrisi khusus diabetes yang dapat membantu mengontrol gula darah. 

    Sayangnya, sebagian orang masih melewatkan sarapan karena belum terbiasa dan merasa tidak lapar setelah bangun tidur.

    Padahal, sarapan yang seimbang dapat membantu menstabilkan dan menurunkan kadar gula darah yang meningkat setelah bangun tidur.

    Selain itu, jika tubuh tidak diberi asupan dalam jangka waktu lama sejak bangun tidur, hal ini akan memicu produksi hormon stres yang erat kaitannya dengan kenaikan gula darah.

    Oleh sebab itu, pemenuhan asupan sarapan yang tinggi nutrisi sangatlah penting bagi diabetesi agar gula darah tetap terkontrol terutama saat pagi hari.

    2. Mencukupi kebutuhan cairan

    Pemenuhan kebutuhan cairan juga menjadi salah satu kebiasaan pagi hari yang bisa mengatasi gula darah melonjak di pagi hari.

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kurangnya asupan cairan di dalam tubuh dapat meningkatkan konsentrasi gula darah Anda.

    Oleh karena itu, mengonsumsi air putih yang cukup setelah bangun tidur di pagi hari dapat membantu mengencerkan jumlah gula dalam aliran darah.

    3. Mengonsumsi asupan tinggi protein dan serat

    Kandungan protein dan serat termasuk dalam golongan nutrisi yang membutuhkan waktu lama untuk dicerna, sehingga gula darah relatif tidak cepat naik.

    Mengonsumsi asupan makanan yang tinggi protein dan serat juga dapat menciptakan rasa kenyang yang lebih lama.

    Alhasil, Anda bisa lebih terbantu untuk mengontrol diri dari kebiasaan pola makan tidak sehat yang dapat memicu kenaikan gula darah.

    4. Menyempatkan aktivitas fisik

    Olahraga sangatlah penting bagi siapa saja, tak terkecuali diabetesi. Menyempatkan olahraga ringan dapat membantu tubuh Anda menyeimbangkan kadar gula darah.

    Namun, pastikan Anda memilih jenis olahraga yang tepat untuk lansia, seperti jalan santai, yoga, atau tai chi. Jenis-jenis olahraga tersebut dapat membantu gula darah Anda agar tetap stabil di pagi hari.

    5. Membatasi asupan tinggi gula

    diabetasol

    Membatasi asupan tinggi gula tidak hanya membantu menjaga kadar gula darah Anda di pagi hari, tapi juga dalam jangka waktu yang lama.

    Oleh karena itu, pastikan Anda disiplin dalam menerapkan kebiasaan mengonsumsi makanan yang rendah gula.

    Selalu utamakanan mengonsumsi makanan tinggi serat dan protein agar tubuh terhindar dari lonjakan gula darah.

    Selalu perhatikan gaya hidup Anda secara rutin agar tubuh terhindar dari risiko kenaikan gula darah, ya!

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Diva Mosaik Lintang · Tanggal diperbarui 10/08/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan