Agar Tidak Keliru, Kenali Gejala Psoriasis Mulut yang Kerap Dikira Sariawan Biasa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Psoriasis termasuk penyakit autoimun kronis yang berlangsung selama seumur hidup dan tidak bisa disembuhkan. Meski umumnya menyerang kulit luar tubuh, penyakit ini juga bisa menyerang mulut. Berikut berbagai hal mengenai psoriasis pada mulut yang perlu Anda ketahui.

Siapa yang rentan kena psoriasis mulut

pola pikir tidak bahagia sedih depresi stres pusing

Dikutip dari National Psoriasis Foundation di Amerika Serikat, sekitar 10 persen orang dilahirkan dengan satu atau lebih gen yang membuatnya lebih rentan terkena psoriasis. Namun, hanya sekitar 2 hingga 3 persen orang yang akan tumbuh dewasa memiliki kondisi ini.

Psoriasis bisa berkembang ketika mutasi gen tersebut terpapar pemicunya. Adapun berbagai pemicu psoriasis, yaitu:

  • Stres berlebih
  • Obat-obatan tertentu
  • Infeksi
  • Cedera pada kulit

Gejala psoriasis pada mulut yang perlu diwaspadai

psoriasis lidah

Psoriasis pada mulut termasuk yang sulit dikenali. Pasalnya, menurut penelitian dalam Jurnal Dermatology tahun 2016 disebutkan bahwa berbagai gejalanya bisa menyerupai masalah mulut lain yang lebih umum, seperti sariawan dan juga eksim kronis.

Agar bisa mengenalinya, berikut berbagai gejala psoriasis mulut yang biasanya muncul, yaitu:

  • Munculnya bercak bercak merah dengan tepian kuning atau putih.
  • Luka di mulut disertai dengan lidah yang pecah-pecah.
  • Perdarahan di gusi.
  • Adanya lepuhan di mulut disertai dengan nanah.
  • Rasa sakit atau terbakar terutama saat sedang makan makanan pedas.
  • Adanya perubahan dalam mempersepsi rasa.

Berbagai gejala ini juga biasanya disertai dengan kondisi lainnya, seperti:

  • Fissured tongue, permukaan lidah cenderung berlekuk atau retak.
  • Lidah geografis, bercak merah di lidah dengan pinggir berwarna putih terlihat seperti gugusan pulau di peta.
  • Infeksi gusi

Selain itu, orang-orang yang memilki psoriasis pada mulut biasanya juga cenderung memiliki gejala yang sama di kulit tubuhnya. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan bercak merah dengan kerak berwarna keperakan yang terangkat di kulit. Psoriasis membuat kulit terlihat seperti bersisik dan tidak halus seperti biasanya.

Meski begitu, psoriasis tidak menular sehingga Anda tidak perlu takut untuk bersentuhan atau berciuman dengan orang yang memiliki kondisi ini.

Pilihan perawatan untuk psoriasis mulut

kumur setelah seks mencegah gonore

Sebagian orang dengan psoriasis mulut tidak memerlukan perawatan khusus karena penyakit ini sama sekali tidak terganggu.

Akan tetapi, sebagian lainnya butuh perawatan khusus dan dokter biasanya akan meresepkan obat antiradang atau anestesi topikal (oles). Obat-obatan ini nantinya akan membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit sehingga membuat Anda lebih mudah untuk makan maupun minum.

Jika Anda mengalami berbagai rasa tidak nyaman akibat penyakit yang satu ini, Anda bisa melakukan berbagai cara berikut seperti:

  • Berkumur dengan campuran air hangat dan juga garam untuk meringankan rasa sakit.
  • Tidak mengonsumsi makan-makanan pedas ketika gejala sedang parah-parahnya.
  • Tidak merokok karena bisa memperburuk gejala.
  • Menggunakan obat kumur yang diresepkan dokter seperti Xylocaine Viscous (lidocaine) dan larutan hidroklorida.
  • Meminum obat antiradang yang masuk ke dalam golongan kortikosteroid jika diresepkan.
  • Meminum obat seperti siklosporin, metotreksat, dan acitretin.

Tips mengurangi risiko kemunculan psoriasis pada mulut

Meski termasuk penyakit autoimun dan genetik, Anda bisa mengurangi risiko kemunculannya dengan senantiasa menjaga kebersihan mulut.

Usahakan untuk menyikat gigi dua kali sehari dan flossing. Jangan lupa untuk membersihkan lidah dengan alat pembersih khusus atau bagian belakang sikat gigi Anda yang bergelombang.

Selain itu, Estee Williams, MD., seorang dokter kulit di New York menyatakan berkumur dengan obat kumur yang mengandung alkalin juga akan membantu menjaga mulut tetap bersih. Anda bisa membuat obat kumur sendiri dari larutan air dan baking soda.

Jika Anda mengalami satu atau lebih gejala seperti yang telah disebutkan, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui kondisi pastinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis Eritroderma (Psoriasis Eritrodermik)

Psoriasis eritroderma adalah jenis psoriasis yang paling berbahaya dan berakibat fatal. Ketahui apa gejala, penyebab, dan obatnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Psoriasis 29 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Psoriasis Pustulosa (Psoriasis Pustular)

Psoriasis pustulosa atau pustular adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kemunculan bintil pustula. Ketahui secara lebih dalam di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Psoriasis 29 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Psoriasis Inversa

Psoriasis inversa adalah jenis psoriasis yang menyerang area kulit yang berlipat dan berkerak. Kenali gejala dan pengobatannya berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Psoriasis 29 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Psoriasis Gutata

Psoriasis gutata (gutata) adalah psoriasis yang menyebabkan bintik-bintik merah menyebar luas pada kulit. Ketahui penyebab dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

aps adalah antiphospholipid syndrome

Sindrom Antifosfolipid (APS)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit
penyakit kulit

Jenis Penyakit Kulit Menular dan Tidak Menular yang Umum

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13 November 2020 . Waktu baca 12 menit
perawatan fototerapi terapi cahaya

Mengenal Fototerapi, Terapi Cahaya dengan Sinar UV untuk Penyakit Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
psoriasis arthritis

Psoriasis Arthritis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit