6 Jenis Dermatitis dan Macam-Macam Gejala yang Ditimbulkannya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/04/2020
Bagikan sekarang

Dermatitis adalah peradangan kronis yang menyebabkan kulit tampak bengkak dengan ruam kemerahan dan terasa amat gatal. Dermatitis merupakan salah satu penyakit kulit yang sangat umum dengan macam-macam jenis yang juga sama lazimnya. Setiap jenis dermatitis memiliki faktor pemicu dan gejala yang berbeda. Macam-macam cara pengobatan dermatitis pun dibedakan berdasarkan jenis penyakitnya.

Macam-macam jenis dermatitis yang perlu diketahui

Setiap orang bisa mengalami dermatitis. Kendati demikian, dermatitis ada macam-macam. Masing-masing orang mungkin memiliki jenis dermatitis yang berbeda antar satu sama lain.

Beberapa jenisnya rerata cenderung menyerang kelompok orang atau usia tertentu. Ambil contoh dermatitis seboroik dan dermatitis atopik (eksim) yang rata-rata kasusnya ditemukan pada bayi atau anak kecil.

Di sisi lain, Anda juga mungkin dapat terkena lebih dari satu jenis dermatitis secara bersamaan.

Berikut ini adalah macam-macam jenis dermatitis yang ada di dunia:

1. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik (eksim) adalah jenis yang paling umum dan dapat terjadi pada orang di segala usia. Namun, eksim lebih sering muncul pada bayi dan anak-anak. Terutama anak-anak yang lahir dari orangtua dengan riwayat asma, alergi makanan, dan dermatitis.

Eksim menyebabkan kulit mengalami peradangan yang ditandai dengan ruam kemerahan dan gatal-gatal. Apabila kulit yang terdampak terus digaruk maka gejala eksim akan bertambah parah dan kulit akan menjadi sangat kering dan menebal.

Macam-macam kondisi yang dapat menyebabkan dermatitis atopik adalah:

  • Kondisi udara yang kering atau perubahan udara secara ekstrem
  • Iritan dari bahan kimia seperti deterjen, sabun, parfum, dan pewangi
  • Tungau
  • Bulu binatang
  • Infeksi kulit seperti kudis
  • Bahan pakaian tertentu, seperti kain wol
  • Perubahan hormon
  • Alergi makanan

Pengobatan untuk dermatitis atopik biasanya adalah bertujuan untuk mengendalikan gejala dengan beberapa cara seperti:

  • Menjaga kulit tetap lembab dengan rutin mengoleskan pelembab.
  • Mengoleskan krim atau salep kortikosteroid pada kulit yang terdampak sesuai anjuran dokter.
  • Mengonsumsi obat-obatan yang mengontrol kerja sistem imun.
  • Melakukan terapi sinar ultraviolet (UV).

2. Dermatitis kontak

Masalah kulit yang diakibatkan dari adanya kontak dengan zat atau substansi tertentu disebut dengan dermatitis kontak. Meskipun reaksi tidak langsung muncul sesaat penderita menyentuh sunstansi tersebut. Orang dengan eksim memiliki peluang lebih tinggi untuk terkena dermatitis kontak.

Gejala yang ditunjukkan oleh jenis dermatitis ini dapat berupa kulit kering dan bintik-bintik kemerahan yang disertai dengan rasa gatal dan sensasi terbakar. Terkadang bagian kulit yang terdampak juga bisa mengelupas.

Terdapat dua jenis dermatitis kontak yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergi. Macam-macam dermatitis kontak ini  dibedakan berdasarkan macam-macam iritan dan alergen pemicunya.

Dermatitis kontak iritan

Anda bisa mengetahui kondisi dermatitis kontak iritan melalui macam-macam reaksi peradangan kulit yang ditunjukkan setelah menyentuh atau terkena:

  • Zat kimia yang bersifat asam dan basa
  • Pemutih atau penghalus pakaian
  • Detergen
  • Zat pewarna
  • Semen
  • Sampo

Paparan terhadap macam-macam zat kimia secara menerus bisa menyebabkan seseorang mengalami jenis dermatitis kontak.

Oleh karena itu, orang yang bekerja di pabrik atau industri kimia sangat berisiko tinggi untuk mengalami penyakit kulit ini.

Dermatitis kontak alergi

Sementara menurut National Eczema Society, macam-macam alergen yang dapat menyebabkan dermatitis kontak alergi adalah:

  • Lateks dan karet
  • Pewarna bahan dan baju
  • Tanaman seperti poison ivy
  • Bahan kimia dalam produk kosmetik
  • Bahan logam seperti nikel dan kobalt

Respons berlebihan dari sistem imun memengaruhi terjadinya reaksi peradangan pada kulit.

Untuk mengetahui apakah Anda memang sensitif terhadap bahan tertentu yang menjadi iritan dan alergen, sebaiknya Anda melakukan pengujian di rumah sakit melalui tes untuk dermatitis kontak. Anda dapat dianjurkan menjalani tes berupa patch test, tes darah, atau biopsi kulit.

Macam-macam pengobatan melalui krim kortikosteroid, pelembab non-kosmetik, dan antihistamin bisa mengatasi gejala dermatitis kontak. Akan tetapi, tindakan pencegahan untuk menghindari kontak dengan iritan dan alergen merupakan cara yang paling tepat untuk pengobatan penyakit ini.

Bagi Anda yang kemungkinan besar rutin terpapar oleh iritan dan alergen penyebab dermatitis kontak seperti di atas, cobalah menggunakan alat pelindung kulit, seperti masker serta sarung tangan dan kaki.

3. Dermatitis seboroik

Jenis dermatitis ini sedikit berbeda dengan dermatitis lainnya. Peradangan yang terjadi biasanya menyerang kulit kepala dan menyebabkannya kering dan bersisik seperti berketombe.

Pun demikian, dermatitis seboroik juga bisa berlangsung pada macam-macam bagian tubuh lainnya seperti pada dahi, area sekitar mata, dada, area sekitar kuping, dan pangkal paha.

Pengobatan dermatitis seboroik adalah dengan menggunakan produk pembersih kulit yang khusus seperti mencuci kepala dengan sampo yang mengandung asam salisilat, selenium sulfida, atau tar batubara. Krim atau salep yang mengandung kortikosteroid juga bisa digunakan untuk melengkapi pengobatan dermatitis ini.

Dermatitis seboroik yang terjadi pada bayi disebut dengan cradle cap.

4. Dishidrosis

Dermatitis atau eksim yang hanya terjadi pada macam-macam bagian tubuh tertentu seperti kaki dan tangan, khususnya di sekitar bagian telapak dan jari dikenal dengan dishidrosis.

Kondisi kulit yang mengalami dermatitis menunjukan macam-macam gejala seperti bintik-mintik merah, kulit melepuh dan terasa gatal. Pada bagian kulit yang sangat kering bisa menyebabkan pecah-pecah dan kulit yang mengerak.

Peradangan pada kulit dermatitis hidrosis bisa dipicu dengan macam-macam faktor baik dari dermatitis atopik maupun dermatitis kontak.

5. Numular dermatitis

Penyakit kulit yang juga dikenal dengan sebutan eksim diskoid ini memperlihatkan macam-macam gejala khas seperti bagian ruam-ruam kemerahan dengan bentuk melingkar seperti koin yang lama-kelamaan bisa mengering menjadi borok. Kondisi peradangan ini bisa menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan.

Numular dermatitis termasuk dermatitis uang paling sulit disembuhkan dibandingkan macam-macam dermatitis lainnya. Tanpa pengobatan yang tepat dan rutin dilakukan macam-macam gejala dermatitis ini bisa semakin memburuk sehingga rentan terjadi infeksi dari jamur dan bakteri.

6. Neurodermatitis

Neurodermatitis atau disebut juga dengan lichen simplex chronicus adalah penyakit kulit kronis yang menyebabkan rasa gatal. 

Macam-macam gejala awal dari jenis dermatitis ini dapat berupa rasa gatal intens yang dapat membuat kulit menjadi tebal dan kasar. Apabila bagian kulit terus digaruk, akan muncul bintik-bintik merah kecil yang kemudian melebar menjadi bercak.

Selain rasa gatal pada kaki, jenis dermatitis ini juga bisa menyebabkan gatal di macam-macam bagian tubuh seperti pergelangan tangan, bagian belakang leher, lengan bawah, paha, anus (dubur), serta area kelamin seperti kulit skrotum (buah zakar) dan bibir vagina.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

Bayi termasuk kelompok usia yang paling banyak mengalami dermatitis. Seperti apa gejala dermatitis pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

3 Pilihan Obat Dermatitis Seboroik yang Efektif Atasi Kulit Kepala Gatal Bersisik

Anda bisa obat oles seperti salep atau shampo untuk mengatasi gejala dermatitis seboroik yang menganggu. Namun, harus mencari produk yang seperti apa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

6 Metode Perawatan untuk Meredakan Gatal dan Perih di Kulit Akibat Dermatitis Kontak

Rasa gatal dan sensasi perih yang mengganggu akibat dermatitis kontak alergi atau iritan diatasi dengan mudah lewat sejumlah perawatan di rumah.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

6 Jenis Obat untuk Mengatasi Eksim Kering dan Basah

Peradangan oleh eksim bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau luka terbuka yang basah. Apa saja jenis obat yang tepat untuk eksim kering dan basah?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Direkomendasikan untuk Anda

penderita eksim membuat tato

Bolehkah Penderita Kulit Eksim Membuat Tato?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
pelembab kulit eksim

Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Eksim

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020
Ciri-ciri dan gejala eksim

Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
Sampo untuk dermatitis seboroik

Jenis Sampo dan Perawatan Kulit Kepala yang Tepat untuk Dermatitis Seboroik

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020