Kenali Ciri-ciri Eksim Pada Kulit Penis dan Buah Zakar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Iritasi kulit akibat eksim biasanya muncul pada satu bagian kulit, misalnya pada muka, bagian dalam siku, bagian belakang lutut, serta pada tangan dan kaki. Namun ternyata, eksim juga dapat muncul pada kulit kelamin. Pada pria, eksim bisa muncul di kulit penis dan buah zakar, bahkan hingga ke anus. Apa saja gejala eksim pada penis dan area sekitarnya?

Bagaimana bisa muncul eksim pada penis dan buah zakar?

Organ genital Anda hampir selalu dalam keadaan lembap terbungkus pakaian. Selangkangan yang lembap dan hangat adalah lingkungan yang ideal untuk memicu infeksi bakteri dan iritasi kulit.

Selain itu, kulit kelamin lebih tipis dan kering daripada kulit bagian tubuh lainnya. Ketika terus menerus mengalami gesekan dari bahan pakaian atau terpapar zat-zat kimia yang ada dalam sabun atau deterjen pakaian, kulit kelamin bisa lebih rentan teriritasi.

Gejala eksim pada kulit kelamin pria

Gejala eksim pada kulit kelamin hampir sama seperti gejala eksim yang muncul di bagian tubuh lainnya.

Eksim membuat kulit terasa amat gatal, merah, bengkak, dan panas seperti terbakar. Kulit yang mengalami eksim juga terasa kering, kasar bersisik, dan bahkan pecah-pecah. Pada banyak kasus, eksim dapat menyebabkan warna kulit lebih gelap atau lebih terang ketimbang airea sekitarnya, dan munculnya lenting berisi cairan muncul di permukaan kulit. Kondisi ini dapat berlangsung dalam hitungan hari atau minggu, dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Selain itu, melansir laman Medical News Today, eksim pada penis dan buah zakar (skrotum) dapat menyebabkan bau tidak sedap dan rontoknya rambut halus di kelamin.

Pada beberapa kasus yang cukup parah, iritasi kulit eksim dapat menyebabkan munculnya benjolan nanah dan rasa nyeri berat. Eksim yang tergolong serius juga dapat menyebabkan pembentukan gangrene yang menyebar hingga ke kaki dan bagian bawah perut.

Siapa saja pria yang berisiko mengalami eksim pada penis?

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan seorang pria lebih mungkin terpapar iritan dan infeksi bakteri yang memicu eksim pada bagian genital:

  • Paparan suhu panas dan lembap secara terus menerus, seperti saat menggunakan pakaian yang terlalu tebal.
  • Terpapar zat iritan dari pelumas seks, mesin diesel, dan pewarna tekstil.
  • Reaksi alergi obat topikal termasuk salep anti-bakteri
  • Reaksi alergi dari penggunaan kondom, baik dari karet kondom atau spermisida
  • Malnutrisi zinc dan vitamin B riboflavin
  • Stress psikologis yang memicu perilaku terus menggaruk buah zakar sehingga menyebabkan lecet
  • HIV dan infeksi kelamin lainnya
  • Faktor keturunan yang membuat seseorang lebih rentan untuk mengalami eksim.

Apa yang dapat dilakukan?

Eksim adalah penyakit kulit kambuhan. Dengan mengetahui apa penyebab eksim Anda, maka gejala eksim dapat ditangani dengan menghilangkan atau melindungi diri dari faktor risiko tersebut.

Hindari paparan zat iritan terhadap kulit terlalu sering dan penggunaan obat yang memicu reaksi alergi. Selain itu, pelihara kesehatan kulit kelamin dengan menjaga area genital tetap bersih dan kering. Sering-sering ganti celana dalam dan jangan pakai yang berbahan terlalu tebal dan terlalu ketat. Biarkan kulit  dapat mengurangi risiko dan gejala munculnya eksim.

Tanpa ditangani dengan mengatasi faktor risiko dan penyebab, eksim pada penis yang tergolong ringan pun dapat dengan sangat cepat menjadi parah. Munculnya perubahan warna kulit serta iritasi dengan pembengkakan membutuhkan penanganan oleh dokter dengan pengobatan, pelembap kulit, hingga terapi UV.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit