Tidak Semua Batuk Sama, Kenali dengan Baik 3 Jenis Batuk Ini!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Batuk memang penyakit yang umum dialami oleh siapa pun, tapi tidak bisa disamakan begitu saja. Nyatanya, batuk punya gejala yang berbeda tergantung jenis batuk yang dialami. Penyebab dari setiap jenis batuk pun juga akan berbeda-beda.

Tentu saja, perbedaan setiap jenis batuk akan menentukan pengobatan yang tepat untuk Anda jalani. Maka itu, sebaiknya pahami dulu beragam jenis batuk yang mungkin terjadi. 

Beda jenis batuk, beda juga cara mengobatinya

Sebenarnya, batuk adalah respon alami yang normal terjadi pada siapa saja. Hal ini adalah bentuk pertahanan tubuh agar saluran napas Anda selalu bersih dan bebas dari zat yang bisa mengganggu pernapasan. Namun, Anda mesti memahami beberapa jenis batuk yang tidak biasa dan harus diwaspadai.

1. Batuk berdahak

Jenis batuk berdahak umumnya menimbulkan gejala tenggorokan terasa mengganjal. Jenis batuk ini terjadi akibat adanya dahak atau lendir yang menggumpal pada sistem pernapasan. Batuk berdahak dikenal juga dengan batuk produktif dikarenakan proses produksi dahak yang berlebih di dalamsistem respirasi atau saluran pernapasan.

Dahak sebenarnya memiliki peran untuk mendukung kerja dari sistem pernapasan, seperti menjaga kelembapan tenggorokan dan paru-paru termasuk membersihkan jaringan tersebut dari partikel asing atau iritan berbahaya. Akan tetapi, apabila hasil produksi dahak berlebih justru dapat menghambat kinerja sistem pernapasan.

Gejala

Seperti namanya, salah satu gejala utama yang dialami penderita batuk berdahak adalah terjadinya batuk yang disertai oleh keluarnya dahak. Penumpukan dahak yang terjadi di dalam paru-paru juga dapat ditandai dengan gejala pemendekan napas dan dada yang terasa sesak.

Tanda-tanda keluhan kesehatan lain yang dapat disebabkan oleh jenis batuk berdahak mencakup:

Penyebab

Produksi dahak yang berlebih umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri pada saluran pernapasan. Namun, terdapat peristiwa biologis lainnya yang turut berkontribusi terhadap peningkatan produksi dahak pada saluran pernapasan. Selain itu, jenis batuk ini juga bisa menjadi salah satu gejala dari kemunculan penyakit lain.

Berikut merupakan sejumlah penyakit yang mengakibatkan timbulnya jenis batuk berdahak ini:

Pengobatan

Terdapat beberapa jenis pengobatan yang bisa Anda terapkan baik secara mandiri, yaitu dengan menggunakan obat-obatan yang bisa dibeli di apotek, obat batuk alami, atau pemeriksaan langsung ke dokter.

Untuk penggunaan obat-obatan apotek, obat jenis ekspektoran dapat digunakan untuk meredakan jenis batuk ini. Obat ekspektoran berfungsi secara efektif untuk mengencerkan dahak.

Sementara, pengobatan alami atau ala rumahan yang dibuktikan penelitian ampuh untuk menyembuhkan batuk berdahak adalah dengan mengonsumsi 1/2 sendok madu setiap malam selama gejala batuk berdahak berlangsung.

2. Batuk Kering

Berkebalikan dengan batuk berdahak, batuk kering tidak disertai dengan produksi lendir berlebih sehingga dikenal juga dengan sebutan batuk non-produktif. Jenis batuk ini umumnya memburuk di malam hari. Berbeda dari batuk lainnya, frekuensi terjadinya batuk pada jenis batuk ini memang lebih tinggi, diperberat juga dengan rasa perih di bagian tenggorokkan.

Gejala

Yang membedakan gejala batuk kering dan jenis batuk berdahak adalah tidak disertainya lendir atau dahak saat batuk berlangsung. Akan tetapi, saat proses pernapasan berlangsung tenggorokan terasa begitu perih. Gejala-gejala umum pada jenis batuk ini juga diikuti dengan gangguan lainnya yang melingkupi:

  • Tenggorokan terasa gatal
  • Suara berubah serak
  • Suhu tubuh naik
  • Mengalami kelelahan

Sejumlah masalah pernapasan lainnya, seperti napas yang memendek dan tersendat-sendat serta hidung berair biasanya ditunjukkan pada jenis batuk ini. Kondisi tersebut bisa sewaktu-waktu hilang dan muncul kembali atau berlangsung secara menerus.

Selain itu, terdapat juga tanda-tanda gangguan kesehatan yang tidak berhubungan dengan sistem pernapasan. Penderita jenis batuk ini dapat merasakan rasa sakit pada bagian dada dan rasa mual yang membakar di bagian perut (heartburn) yang mana berhubungan dengan suatu penyakit yang menyebabkan terjadinya batuk kering.

Penyebab

Infeksi virus pada bagian saluran pernapasan menjadi penyebab utama dari jenis batuk ini. Polusi, debu, udara yang terkontaminasi turut berperan besar memicu terjadinya alergi yang selanjutnya dapat menyebabkan terjadinya batuk kering.

Begitu juga dengankenaikan asam lambung atau GERD (Gastroesophageal reflux disease), kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengalami batuk kering, heartburn, sakit tenggorokan, dan nyeri di dada.

Pengobatan

Pilihlan obat dari golongan antitusif yang mengandung dekstrometropan yang membantu menekan batuk sehingga nyeri saat batuk dapat berkurang.

Sementara pengobatan alami untuk jenis batuk ini yang bisa Anda terapkan di rumah adalah dengan memanfaatkan alat humidifier untuk melembabkan udara di dalam ruangan. Mengonsumsi bawang putih mentah secara langsung untuk menghentikan infeksi di saluran pernapasan juga dapat meredakan batuk kering.

3. Batuk darah

Hemoptysis adalah istilah lain dari salah satu jenis batuk, yaitu batuk berdarah. Istilah tersebut menandakan dari mana asal darah yang dikeluarkan saat batuk.

Darah tersebut dapat berasal dari paru-paru, tenggorokan, atau saluran pernapasan di sekitarnya. Kenampakan darah umumnya berwarna merah terang sampai pekat dengan tekstur yang sedikit berbusa dikarenakan bercampur dengan dahak.

Gejala

Gejala utama dari jenis batuk ini ditunjukkan dengan keluarnya dahak berdarah saat Anda mengalami batuk. Terdapat juga tanda-tanda gangguan kesehatan lainnya yang kerap dialami oleh penderita batuk berdarah, di antaranya adalah:

  • Batuk berlangsung selama lebih dari dua minggu
  • Nyeri dada
  • Pusing
  • Demam
  • Sesak napas

Penyebab

Jenis batuk ini dapat menandakan suatu gangguan kesehatan yang lebih serius karena pendarahan dapat disebabkan oleh infeksi pada saluran pernapasan, paru-paru  ataupun terdapatnya kanker.

American Academy of Family Physicians menyebutkan bahwa penyebab dari batuk berdarah umumnya berasal dari penyakit-penyakit yang menyerang sistem pernapasan seperti, bronkitis, pneumonia, TBC, dan kanker paru.

Pengobatan

Metode pengobatan yang dilakukan pada jenis batuk ini bertujuan untuk menghentikan proses pendarahan, mencegah terjadinya aspirasi, dan mengobati penyakit dasar yang menjadi penyebab keluhan.

Penilaian ABC (airway, breathing, and circulation) selalu menjadi langkah awal dalam penanganan kasus jenis batuk ini. Jenis batuk berdarah sendiri merupakan kondisi yang memerlukan penangan segera oleh dokter.

Jenis batuk ini dapat disebabkan oleh penyakit berbahaya seperti tuberkulosis dan kanker paru, diperlukan penangan medis secara khusus dan intensif, seperti menjalani karantina untuk TBC dan prosedur kemoterapi untuk penyembuhan kanker paru. Pada kasus lain pengobatan jenis batuk ini sesuai dengan penyebab seperti bakteri pada pneumonia.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 23, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 20, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca