home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Panduan Cara Mencukur Bulu Kemaluan Pria

Panduan Cara Mencukur Bulu Kemaluan Pria

Mencukur bulu kemaluan termasuk salah satu rutinitas yang baik untuk merawat kebersihan area kelamin. Namun, jangan sampai asal-asalan cara mencukurnya. Bukannya terasa lebih bersih, teknik cukuran yang salah justru membuat kulit kelamin Anda nantinya rentan mengalami iritasi. Nah supaya hasilnya maksimal, pria wajib simak cara mencukur bulu kemaluan yang benar berikut ini.

Persiapan sebelum cukur bulu kemaluan

Sebelum membahas cara mencukur bulu kemaluan pria, sebaiknya Anda mempersiapkan terlebih dulu “amunisi” perangnya. Ingat, area genital sangat sensitif. Jadi, Anda tak boleh asal ketika mencukur bulu-bulu halus yang ada di sana. Anda butuh persiapan khusus sekaligus ketelitian yang tinggi supaya proses cukuran tidak memicu iritasi kulit.

Berikut beberapa hal yang dibutuhkan untuk mencukur bulu kemaluan pria.

  • Gunting kecil yang sudah disterilkan dengan alkohol
  • Alat cukur yang bentuk kepalanya berlekuk (pivoting razor)
  • Krim atau gel cukur
  • Losion pelembap atau baby oil
  • Kaca

Guna mengurangi risiko infeksi bakteri atau jamur, ada baiknya Anda membedakan alat cukur untuk rambut kemaluan dengan rambut tubuh lainnya.

Cara mencukur bulu kemaluan pria

Berikut beberapa cara mencukur bulu kemaluan yang perlu disimak baik-baik oleh para pria.

1. Pangkas rambut dengan gunting kecil

Bila rambut kemaluan Anda cukup panjang, pangkas dulu sedikit-sedikit menggunakan gunting kecil tapi tidak usah sampai habis.

Sisakan panjang rambut sekitar 1-2 sentimeter untuk memudahkan proses bercukur dan mencegah rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair).

2. Kompres air hangat

Setelah rambut dipangkas cukup pendek, perhatikan cara mencukur bulu kemaluan pria selanjutnya.

Anda disarankan untuk mengompres dulu bagian kulit yang baru saja dipangkas dengan waslap lembap yang direndam air hangat. Diamkan kompres di area tersebut selama beberapa menit untuk melemaskan batang rambut dan meluruhkan segala minyak dan kotoran yang menempel di sana.

Cara ini juga efektif untuk mempermudah proses bercukur dan menghindari luka gores.

3. Oleskan krim atau gel cukur

Selesai mengompres, keringkan area kemaluan dengan handuk bersih lalu oleskan sedikit krim atau gel cukur menggunakan kuas.

Oleskan krim atau gel cukur dengan gerakan melingkar untuk mengangkat rambut-rambut halus. Dengan begitu, pisau cukur dapat meluncur lebih mudah dan tidak akan menyeret kulit Anda.

Anda bisa membeli krim atau gel cukur di swalayan atau apotek. Pilihlah krim atau gel cukur yang tidak mengandung pewangi tambahan (parfum). Produk perawatan diri yang ditambahkan pewangi biasanya dapat memicu iritasi kulit.

4. Mulai cukuran

Sebelum cukuran, pastikan alat cukur yang Anda gunakan baru dan tajam. Hindari menggunakan alat cukur yang tumpul atau bahkan yang sudah berkarat agar tidak mengiritasi kulit.

Proses pencukuran di tahap ini butuh kesabaran dan konsentrasi tingkat tinggi supaya pisau cukur tidak justru melukai kulit. Cara mudahnya: berdiri menghadap kaca dan tarik lembut kulit kelamin di area yang ingin dicukur dengan tangan non-dominan Anda (yang tidak mengoperasikan pisau).

Gerakkan alat cukur searah dengan lajur pertumbuhan rambut, jangan melawan arus. Anda tak perlu menekan alat cukur terlalu keras. Cukup luncurkan alat cukur secara perlahan seperti sedang mengusap.

Selalu bilas bersih alat cukur Anda setiap kali selesai satu “tarikan” dan sebelum memulai kembali.

5. Bilas bersih area kelamin

Jika menurut Anda hasilnya sudah memuaskan, kini waktunya Anda membilas area tersebut dengan air bersih.

Periksa lagi keseluruhan area kelamin Anda untuk memastikan tidak ada sisa-sisa krim cukur atau potongan bulu halus yang tertinggal. Selain menyebabkan gatal, hal tersebut juga dapat memicu iritasi.

Setelah dibilas bersih, lap menggunakan handuk bersih dan lembut sampai kering. Jangan digosok!

6. Oleskan baby oil atau pelembap

Supaya tidak merasa gatal setelah cukuran, Anda bisa mengoleskan baby oil atau pelembap yang mengandung lidah buaya.

Bila memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya segar. Lidah buaya memberikan sensasi menenangkan di kulit sehingga efektif untuk mengurangi rasa gatal sehabis cukuran.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Removing Pubic Hair. (2015). Young Men’s Health. Retrieved 4 September 2019, from https://youngmenshealthsite.org/guides/removing-pubic-hair/

Best Way to Remove Pubic Hair at Home with Minimal Pain. (2019). Healthline. Retrieved 4 September 2019, from https://www.healthline.com/health/best-way-to-remove-pubic-hair#home-removal

The Complete Guide to Your Pubes. (2018). Men’s Health. Retrieved 4 September 2019, from https://www.menshealth.com/grooming/a19544346/complete-guide-to-pubic-hair/

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 16/09/2019
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri