Mengapa Rasa Sakit di Malam Hari Terasa Lebih Parah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat Anda sedang sakit seperti flu, batuk, nyeri punggung, sakit gigi, atau nyeri karena cedera, sering kali rasa sakit terasa lebih parah di malam hari. Keluhan sakit di malam hari bahkan bisa membangunkan Anda dari tidur dan membuat Anda hampir tidak bisa tidur kembali. Mengapa rasa sakit di malam hari sepertinya lebih parah dibanding siang hari? Ini dia beberapa jawaban lengkapnya.

Penyebab rasa sakit di malam hari lebih parah

1. Gravitasi 

Adanya gravitasi merupakan penyebab utama mengapa batuk menjadi lebih parah di malam hari. Saat Anda berbaring, secara otomatis saluran cerna bagian atas (termasuk kerongkongan, tenggorokan, dan mulut) bergerak menolak karena ada lendir (dahak) yang menumpuk.

Anda pun menjadi lebih tersengal-sengal ketika batuk dan terasa sangat gatal hingga kadang merasa sesak. Inilah mengapa batuk di malam hari sering kali terasa menyakitkan, seolah-olah tambah parah.

Cara mengatasinya adalah tidur dengan bantalan yang lebih tinggi untuk menopang leher Anda. Hal ini akan mencegah penumpukan lendir di belakang kerongkongan Anda.

2. Udara ruangan terlalu kering

Menggunakan AC di ruangan terutup akan menyebabkan udara dalam ruangan menjadi kering. Udara yang kering dapat memicu iritasi pada hidung dan tenggorokan, hal ini yang juga membuat batuk yang muncul lebih parah serta menyakitkan. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan alat pelembab ruangan atau air humidifier untuk melegakan pernapasan Anda. Pastikan alat pelembab ruangan dipasang dengan benar.

3. Sistem kekebalan tubuh sedang aktif bekerja

Sistem kekebalan tubuh (imun) manusia cenderung lebih aktif di malam hari, yaitu saat tubuh Anda beristirahat. Sistem imun ini yang akan menyerang infeksi atau penyakit di dalam tubuh Anda. Namun, respon sistem imun yang meningkat ini membuat rasa sakit pada tubuh Anda semakin memburuk.

Respon peradangan membuat gejala pernapasan, sakit kepala, atau nyeri sendi semakin memburuk. Jika Anda terinfeksi virus, sistem imun akan menaikkan suhu tubuh Anda jadi lebih tinggi (panas) lagi pada malam hari atau mengalami demam. Hal ini merupakan upaya untuk membunuh virus penyebab penyakit. Ini semua untuk kesehatan Anda, meski gejalanya pasti membuat Anda jadi lebih sakit.

Untuk mengatasinya, Anda bisa minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau paracetamol (acetaminophen) di malam hari atau sesuai anjuran dokter. Bila Anda mengalami nyeri sendi di malam hari, Anda juga bisa mencoba menempelkan kompres dingin ke bagian kulit yang terasa sakit untuk meredakan nyeri. Dengan begitu, Anda pun bisa tidur lebih nyenyak.

4. Posisi tidur

Rasa sakit di punggung, leher, atau pinggang bisa muncul karena posisi tidur Anda. Misalnya Anda tidak banyak bergerak saat tidur, sehingga persendian Anda membengkak. Akhirnya ini menyebabkan kekakuan dan rasa nyeri. 

Melakukan peregangan ringan atau minum obat pereda nyeri seharusnya bisa membantu mengatasi kondisi ini. Namun, bila sakitnya tidak hilang juga, segera hubungi dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Menurut penelitian, desahan wanita belum jadi jaminan kalau ia merasa cukup terangsang. Lalu apa artinya? Ini dia jawaban dari para ahli!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Bahaya Komplikasi Infeksi Cacing Pita Dalam Tubuh, Plus Cara Menghindarinya

Tanpa disadari, cacing pita bisa masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang mentah atau tidak dimasak dengan benar. Hati-hati, risiko infeksi yang mengintai

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi testis

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ilustrasi pasca operasi usus buntu

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
manfaat daun sirih daun sirih merah, rebusan daun sirih, manfaat daun sirih untuk wajah, manfaat daun sirih untuk kewanitaan

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit