Psstt.. Latihan Nyanyi Bisa Bantu Mengurangi Kebiasaan Ngorok Setiap Malam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Suara ngorok yang menggelegar tidak cuma mengganggu nyenyak tidur orang lain di dekat Anda, tapi juga kualitas tidur Anda sendiri. Nah, berbahagialah Anda yang hobi berkaraoke ria atau menyanyi di kamar mandi. Sebuah penelitian menemukan bahwa latihan bernyanyi bisa menjadi cara menghilangkan ngorok yang jitu dan tanpa efek samping.

Bernyanyi, cara menghilangkan ngorok tanpa efek samping yang terbukti efektif

Dilansir dari laman NHS Choice, tim peneliti dari the Royal Devon and Exeter NHS Foundation Trust menemukan bahwa latihan bernyanyi bisa menjadi cara menghilangkan ngorok yang efektif. Kesimpulan ini didapat setelah mengamati 127 orang yang memiliki kebiasaan mendengkur ringan sampai yang ngorok kronis akibat sleep apnea.

Studi tersebut menemukan bahwa orang-orang yang diminta untuk rutin berlatih vokal 20 menit sehari selama 3 bulan menjadi lebih jarang ngorok daripada kelompok yang tidak diminta bernyanyi. Mereka yang berlatih vokal setiap hari juga menunjukkan stamina yang lebih tinggi selama beraktivitas dan tidak menunjukkan rasa kantuk di siang hari.

Latihan bernyanyi yang rutin, lapor peneliti, dapat mengurangi tingkat keparahan dengkuran, frekuensi mendengkur, dan volume suara dengkuran sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas tidur peserta. Berbanding terbalik dengan yang tidak latihan bernyanyi.

Kenapa bisa begitu?

Selama kita tidur, otot-otot tubuh akan melemas. Termasuk otot-otot lidah dan saluran pernapasan di belakang tenggorokan. Otot saluran pernapasan yang kendur akan mempersempit saluran udara sehingga jadi lebih rentan bergetar ketika dialiri oleh udara dari paru-paru, sementara posisi lidah saat tidur yang terdorong lemas ke belakang akan menghalangi jalur keluar-masuk udara selama tidur. Kombinasi kedua hal inilah yang kemudian menghasilkan suara ngorok yang khas mengganggu. Ditambah lagi, massa otot tubuh akan semakin menurun dan mengendur secara alami seiring bertambahnya usia.

Dilansir dalam laman Livestrong, Alise Ojay, seorang pelatih vokal dan musik, mengatakan bahwa bernyanyi melatih kekuatan otot-otot di belakang tenggorokan tersebut sekaligus juga menguatkan lidah dan jaringan lunak di langit-langit mulut belakang. Para peneliti juga menyimpulkan bahwa bernyanyi akan meningkatkan kekuatan otot-otot kerongkongan dan sekitarnya sehingga tidak mudah mengendur dan membuat sempit jalur udara yang keluar-masuk saat tidur.

Penelitian ini namun masih memiliki banyak keterbatasan dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Meskipun begitu, temuan ini menghadirkan alternatif cara menghilangkan ngorok yang baru dan aman.

Cara latihan nyanyi untuk mengurangi kebiasaan ngorok saat tidur

Tidak usah takut atau malu kalau suara Anda jelek saat bernyanyi. Anda tidak perlu benar-benar memahami cara baca tangga nada bak seorang pemusik profesional untuk mempraktekkan cara mengurangi ngorok yang satu ini.

Cukup lafalkan “la la la” atau “ma ma ma” dari nada yang paling rendah sampai setinggi yang Anda bisa secara bertahap, kemudian balik dari nada yang paling tinggi sampai terendah. Setelahnya, ganti pelafalan dengan suara “ung-gah”. Suara “ung” membuat jaringan lunak pada langit-langit mulut Anda turun menyentuh bagian belakang lidah, dan suara “gah” akan mengembalikan posisinya kembali seperti semula.

Mengulangi suara-suara ini akan melatih otot sekitar tenggorokan agar semakin kuat dan mencegahnya mudah mengendur saat tidur.

Tidak hanya latihan bernyanyi untuk mengurangi mendengkur

Dilansir dalam laman Medical News Today, Malcolm Hilton, seorang dokter THT di rumah sakit Exeter, University Exeter Medical School mengatakan bahwa cara menghilangkan ngorok tidak hanya dengan melakukan satu hal. Berlatih menyanyi saja tentu tidak serta-merta menghentikan kebiasaan mengorok sama sekali.

Hilton menyarankan untuk menyertainya dengan perubahan gaya hidup. Contohnya:

  • Menurunkan berat badan
  • Mengurangi konsumsi alkohol
  • Berhenti merokok
  • Menghindari penggunaan obat penenang
  • Pastikan cukup minum air putih sebelum tidur

Selain perubahan gaya hidup, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan juga sebelum tidur, yaitu:

  • Ubah posisi tidur. Posisikan kepala lebih tinggi saat tidur.
  • Bersihkan bagian hidung, tidur dengan kondisi hidung tersumbat membuat risiko mendengkur lebih mudah terjadi
  • Jaga kamar tidur tetap lembap. Udara yang terlalu kering bisa mengiritasi membran saluran hidung dan tenggorokan dan membuatnya menjadi bengkak. Humidifier atau mesin pelembap udara di rumah bisa membantu Anda menjaga kelembapan ruangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Serba Serbi Obat Tidur yang Perlu Anda Ketahui (Plus Penyebab Kenapa Susah Tidur)

Anda susah tidur? Mungkin Anda bisa menggunakan obat tidur apotek atau obat tidur alami. Namun sebelumnya, ketahui juga apa saja efek obat tidur pada tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Pola Tidur Sehat, Gangguan Tidur 23 November 2020 . Waktu baca 14 menit

Bolehkah Menggunakan CTM Sebagai Obat Tidur?

Efek samping CTM yang dapat menyebabkan kantuk membuat banyak orang memanfaatkan CTM sebagai obat tidur. Namun, apakah aman digunakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 20 November 2020 . Waktu baca 3 menit

8 Hal yang Membuat Anda Sering Terbangun Tengah Malam

Terkadang kita terbangun di tengah malam meski tak ada bunyi alarm atau hal lainnya. Kondisi itu ternyata dipengaruhi kesehatan fisik atau mental. Apa saja?

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Pola Tidur Sehat, Gangguan Tidur 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tanda Bahwa Anda Kurang Tidur

Mengantuk bukan satu-satunya tanda kurang tidur. Tubuh Anda juga terkadang menunjukkan gejala lain yang mengisyaratkan Anda perlu tidur lebih lama.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Pola Tidur Sehat, Insomnia 12 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab tidur mangap

Ini Alasannya Kenapa Banyak Orang Tidur Mangap

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Mendengkur dan covid-19

Adakah Hubungan antara Mendengkur dan Infeksi COVID-19?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
gangguan tidur berat badan

Kenapa Gangguan Cemas Seringkali Berkaitan dengan Gangguan Tidur?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit