Pilihan Obat Batuk Berdahak Alami yang Mudah Ditemukan di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/05/2020 . 13 menit baca
Bagikan sekarang

Mengalami batuk berdahak memang sangat mengganggu. Dada terasa sesak, tenggorokan gatal, bahkan terkadang sampai membuat suara serak. Ketimbang buru-buru minum obat batuk over-the-counter (OTC), sebaiknya coba atasi dulu dengan obat batuk alami yang mungkin sudah tersedia di rumah. Apa bahan-bahan yang bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk berdahak alami?

Apa itu batuk berdahak?

Batuk adalah cara alami tubuh untuk membersihkan jalan pernapasan. Jika udara yang Anda hirup kotor atau terdapat zat asing yang mengganggu pernapasan, maka batuk akan terjadi. Dengan begitu, zat asing tersebut menyingkir dan keluar dari tubuh.

Zat asing yang biasanya mengganggu jalan pernapasan adalah lendir, yaitu cairan licin berserat yang menempel di saluran napas. Lendir yang menumpuk di tenggorokan atau melapisi organ pernapasan lainnya, seperti paru sering kali menyebabkan batuk berdahak.

Sebenarnya, lendir diproduksi oleh banyak jaringan lapisan di dalam tubuh, seperti sinus, paru, mulut, tenggorokan. dan saluran pencernaan. Gunanya untuk menjaga kelembapan organ-organ penting, menangkap zat iritan, seperti debu, asap, atau bakteri. Itulah sebabnya lendir mengandung antibodi dan enzim pembunuh bakteri yang membantu melawan infeksi.

Setiap hari, tubuh Anda memproduksi 1 hingga 1,5 liter lendir. Namun, jumlahnya bisa saja lebih dari itu karena berbagai faktor sehingga menyebabkan hidung meler dan batuk berdahak.

Kenapa disebut batuk berdahak bukan batuk berlendir? Bukankah yang keluar saat batuk adalah lendir? Dahak memang lendir. Istilah ini sebenarnya merujuk pada lendir yang diproduksi oleh sistem pernapasan yang biasanya keluar ketika seseorang batuk. Itulah kenapa batuk yang mengeluarkan lendir disebut batuk berdahak.

Meski tidak berbahaya, bila jumlah lendir yang cukup banyak, saluran pernapasan bisa tersumbat. Untuk mengatasinya, Anda bisa minum obat batuk berdahak yang diresepkan dokter, maupun obat batuk berdahak alami.

Kenapa memilih minum obat batuk berdahak alami?

obat batuk kering

Batuk yang mengeluarkan dahak, bukan hanya membuat tenggorokan gatal. Sama halnya dengan ingus yang keluar ketika pilek atau flu, dahak yang keluar saat batuk biasanya juga akan Anda buang. Ini membuat konsentrasi terpecah karena Anda harus membuang lendir dengan benar supaya tidak mengotori maupun menular ke orang lain.

Sebelum mencoba obat batuk OTC atau obat dari dokter, biasanya Anda akan menggunakan bahan-bahan tradisional yang ada di rumah lebih dulu. Pasalnya, batuk berdahak umumnya bukan hal yang peru dicemaskan, jadi terkadang pengobatannya bisa Anda lakukan dengan cara alami.

Selain itu, obat batuk alami juga dianggap lebih aman. Pasalnya, obat batuk yang mengandung guaifenesin atau dextromethorphan antitusif, hanya boleh dikonsumsi oleh anak usia 12 tahun ke atas.

Kemudian, beberapa antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab batuk berdahak juga bisa menyebabkan bakteri resisten terhadap obat dan menimbulkan berbagai efek samping.

Minum obat batuk alami dapat membantu mengeluarkan dahak yang selama ini bersarang di tenggorokan Anda. Dengan obat batuk berdahak alami, tenggorokan akan terasa lebih lega, gejala batuk berdahak berkurang, dan napas lebih plong.

Pilihan obat batuk berdahak alami

Batuk berdahak umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur yang menyerang saluran pernapasan. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh penyakit pilek atau flu, dan penyakit parah yang perlu perawatan lebih lanjut, seperti bronkitis, pneumonia, dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis)

Untuk menyingkirkan lendir yang berlebihan tersebut dari saluran udara, ada beberapa obat batuk berdahak alami, di antaranya:

1. Air putih hangat

Saat Anda sakit, minum air putih adalah obat batuk alami yang bisa membantu menyehatkan tubuh kembali, termasuk saat Anda kena batuk berdahak. Memangnya seberapa besar manfaat air putih dalam pengobatan batuk berdahak?

Batuk berdahak menyebabkan lendir yang melapisi saluran pernapasan menjadi lebih tebal. Nah, minum air putih yang cukup bisa mencegah lendir di tenggorokan menebal. Jadi, cairan yang masuk ke dalam tenggorokan ini dapat mengencerkan lendir yang mengental sehingga lebih mudah dikeluarkan dan mengeringkan sinus.

Pilihan terbaik untuk mengobati batuk berdahak adalah air putih hangat. Suhu hangat pada air bekerja lebih optimal untuk mengencerkan lendir. Selain itu, obat batuk berdahak alami ini juga menjaga selaput lendir tetap lembap sehingga mencegah produksi lendir lebih banyak dan tentunya melegakan tenggorokan Anda.

Meskipun kelihatannya sepele, minum banyak air putih terbilang cukup ampuh. Jika Anda minum cukup air putih hangat, batuk Anda akan jadi lebih baik. Memperbanyak konsumsi air putih tidak lagi membuat tenggorokan sakit, suara serak, dan nyeri pada bagian atas perut.

2. Madu

minum madu

Manfaat madu memang benar adanya, salah satunya sebagai obat batuk berdahak alami. Ini karena madu memiliki sifat antiradang yang bermanfaat untuk mengobati pilek dan batuk berdahak. Selain itu, madu juga memiliki sifat antibakteri yang bisa mencegah infeksi bakteri penyebab batuk berdahak lebih parah.

Selain dimakan langsung, Anda bisa membuat obat batuk dari madu dengan cara mencampurkan dua sendok teh madu ke dalam segelas teh hangat. Lalu minum secara rutin setidaknya satu sampai dua kali sehari. Anda juga bisa menambahkan irisan lemon supaya rasanya jadi lebih segar.

Selain memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan air putih, larutan madu ini bisa jadi alternatifnya. Air putih yang terasa hambar akan terasa manis dan enak jika ditambahkan madu dan lemon. Minuman berasa ini tentu meningkatkan asupan cairan sehingga lendir jadi encer dan mudah dikeluarkan.

Penting untuk dicatat, obat batuk berdahak alami dari madu tidak aman untuk anak di bawah usia 1 tahun. Jadi, obat alami untuk batuk ini hanya dianjurkan bagi orang dewasa dan anak-anak usia di atas 5 tahun.

3. Jahe

obat batuk berdahak alami dari jahe

Obat untuk batuk berdahak biasanya menyebabkan kantuk atau pusing pada beberapa orang. Jika Anda kurang nyaman dengan efek samping obat itu, tidak ada salahnya untuk mencoba obat batuk berdahak alami dari jahe. Rempah yang pedas ini terbukti efektif untuk memberikan manfaat pada sistem pencernaan dan pernapasan.

Jahe termasuk analgesik alami, yakni dapat meredakan rasa gatal dan sakit di tenggorokan. Selain itu, panas menyengat dari obat batuk alami ini juga membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan yang membuat Anda terus batuk.

Tidak hanya itu, kandungan jahe juga bisa melemaskan otot sekitar tenggorokan dan rahang yang menegang karena terus batuk. Anda bisa membuat obat batuk alami dari teh jahe, wedang jahe, sekoteng, atau membuat sup ayam jahe yang hangat.

4. Bawang putih

makan bawang putih

Bawang putih tidak hanya dikenal sebagai penyedap makanan, namun juga sebagai obat batuk berdahak. Jika Anda tidak bermasalah dengan bau bawang putih yang menyengat, Anda bisa mencoba obat batuk berdahak alami dari bawang putih.

Kandungan nutrisi bawang putih dapat mempercepat tubuh untuk pulih dari flu atau pilek, penyebab flu. Keuntungan lainnya yang bisa Anda dapatkan dari bawang putih sebagai obat batuk, yaitu kandungan allicin.

Senyawa tersebut dapat membantu membunuh bakteri yang mengakibatkan produksi lendir atau  dahak berlebih di saluran pernapasan. Sifat antimikroba dan antiradang pada bawang putih ini dinilai ampuh sebagai obat batuk berdahak alami karena dapat melawan infeksi yang bersarang di tenggorokan.

5. Air garam

air garam untuk obat batuk berdahak alami

Penyedap makanan yang mudah ditemukan di dapur ini bisa dijadikan obat batuk berdahak alami. Berkumur air garam dapat membantu membilas dahak yang memenuhi tenggorokan Anda. Racikan obat batuk  alami ini juga bisa meredakan sakit tenggorokan.

Cara membuatnya pun cukup mudah, hanya mencampurkan segelas air hangat dengan setengah sampai tiga perempat sendok teh garam. Aduk hingga rata dan kumur-kumur dengan larutan ini.

Saat berkumur-kumur, pastikan kepala Anda menengadah ke belakang supaya larutan obat batuk berdahak alami ini mencapai bagian dalam mulut. Setelah beberapa detik, buang sisa larutan garam dalam mulut Anda. Nah supaya ampuh, lakukan cara berkumur dengan air garam ini secara rutin, beberapa kali dalam sehari.

Jangan berikan larutan air garam pada anak yang masih kecil. Kenapa? Anak-anak belum tahu caranya untuk berkumur dengan benar. Jika larutan ini terminum, asupan natrium anak bisa berlebihan. Selain itu, bakteri yang ada di larutan bukan terbuang malah masuk ke dalam perut.

6. Buah nanas

buah nanas untuk menyembuhkan batuk berdahak

Buah nanas tidak hanya enak dijadikan jus, penyedap masakan, atau pelengkap rujak. Buah ini juga bisa dijadikan obat batuk berdahak alami. Sayangnya, banyak yang percaya jika makan buah nanas bisa membuat lidah gatal.

Ya, bagi orang memiliki alergi dengan buah ini, kemungkinan besar akan mengalami reaksi alergi setelah memakannnya. Namun, pada orang tanpa alergi, gatal di lidah atau bibir juga bisa terjadi. Jangan khawatir, hal itu wajar. Anda bisa menghilangkan rasa gatal saat memakan buah nanas dengan melumuri permukaannya dengan garam tipis-tipis.

Nanas bisa menjadi obat batuk berdahak alami karena mengandung bromelain yang kaya dengan senyawa antiinflamasi yang juga bersifat mukolitik, yakni dapat memecah lendir yang mengeluarkannya dari tubuh.

Anda bisa mendapatkan manfaat nanas sebagai obat batuk berdahak alami dengan membuat jus nanas dan meminumnya secara rutin. Bila Anda sedang menggunakan antibiotik khusus atau minum obat pengecer darah, sebaiknya menghindari konsumsi nanas untuk pengobatan batuk berdahak.

7. Makanan probiotik

probiotik obat batuk berdahak alami

Makanan probiotik sebagai obat batuk alami sebenarnya tidak secara langsung meredakan batuk. Namun, bakteri-bakteri baik dalam makanan bisa meningkatkan sistem tubuh.

Itu artinya, sistem kekebalan Anda akan lebih unggul dalam melawan infeksi virus seperti flu, pilek, atau alergen. Ya, ketiga penyakit tersebut bisa menimbulkan batuk berdahak.

Selain plain yogurt, Anda bisa mencoba berbagai makanan yang mengandung probiotik lainnya sebagai obat batuk berdahak alami, seperti:

  • Kefir (minuman fermentasi susu kambing)
  • Kimchi (makanan fementasi sawi putih)
  • Sup miso (sup dengan campuran rumput lau, kaldu ikan, dan potongan tahu)
  • Sauerkraut (makanan fermentasi kol)
  • Tempe

Cara lain supaya batuk berdahak cepat sembuh

menggunakan humidifier di ruangan

Minum obat batuk berdahak alami bukan satu-satunya cara untuk menyembuhkan kondisi tersebut. Anda perlu beberapa hal yang mendukung sistem imun supaya lebih kuat melawan bakteri atau vrus yang menyebabkan batuk berdahak.

Apa saja? Ikuti beberapa langkah perawatan sederhana di rumah ini untuk menyembuhkan batuk berdahak.

1. Pastikan udara di sekitar tetap lembap

Selain ekstra lendir yang mengganggu, batuk berdahak akan terus terjadi karena dipicu oleh kualitas udara yang buruk. Udara yang kering menyebabkan Anda batuk.

Selain dengan obat batuk berdahak alami, Anda bisa pakai humidifier di kantor atau pun kamar Anda supaya udaranya tetap lembap. Jangan lupa untuk membersihkan humidifer supaya uap udara yang dihasilkan tetap bersih dari bakteri atau jamur.

2. Jaga tubuh tetap hangat

Selain minum air hangat atau makan sup, Anda juga bisa melegakan tenggorokan dan pernapasan akibat batuk berdahak dengan mandi atau berendam dengan air hangat. Namun, jangan terlalu lama karena bisa membuat kulit Anda kering. Setelahnya, minum segelas air putih sebagai obat batuk berdahak alami supaya Anda tidak kekurangan cairan.

Langkah selanjutnya, jaga tubuh Anda tetep hangat. Kenapa? Suhu tubuh yang menurun hingga membuat Anda kedinginan bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Ini membuat tubuh Anda tidak maksimal melawan infeksi virus atau bakteri yang menyebabkan batuk berdahak.

Bersamaan dengan mengonsumsi obat batuk berdahak alami secara rutin, segera keringkan tubuh, terutama ketika rambut Anda yang basah. Kemudian pilih pakaian yang lebih tebal atau tertutup supaya tubuh tetap hangat.

3. Jangan terlalu banyak minum susu

Sebenarnya minum susu tidak membuat produksi dahak bertambah. Namun, susu dapat membuat lendir menebal dan membuat tenggorokan terasa mengganjal.  Namun, ini tidak berarti Anda tidak boleh minum susu.

Nutrisi yang ada pada susu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sama halnya dengan beberapa obat batuk berdahak alami. Ini membantu tubuh Anda lebih cepat pulih dari batuk. Namun, jangan minum susu terlalu banyak karena tidak akan baik bagi tubuh.

Kapan harus ke dokter?

Berkonsultasi dengan dokter

Batuk berdahak umumnya bukan pertanda kondisi yang serius dan akan hilang dengan sendirinya. Selama obat batuk berdahak alami menunjukkan efeknya dan kondisi Anda membaik, itu tidak menjadi masalah.

Namun, Anda tetap harus waspada. Terutama jika batuk tidak juga sembuh selama beberapa minggu atau berubah menjadi batuk kering, sekalipun telah mengonsumsi obat batuk alami.

Ini menandakan ada kondisi yang lebih serius yang menyebabkan terus batuk mengeluarkan dahak dan tidak ampuh disembuhkan dengan obat batuk tradisional. Jika alami hal ini, jangan ragu untuk segera pergi ke dokter.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan bagi Anda untuk segera pergi ke dokter, antara lain:

  • Jika batuk berdahak terjadi pada anak usia di bawah 3 bulan
  • Jika Anda mengalami kesulitan bernapas
  • Kulit mulai membiru
  • Suara batuk terdengar seperti suara teriakan
  • Batuk tidak membaik lebih dari 3 minggu
  • Disertai demam dengan suhu tubuh di atas 38 ° Celcius (untuk bayi di bawah 6 bulan)

Perlu diingatkan lagi bahwa obat batuk berdahak alami tidak 100% ampuh untuk menyembuhkan batuk Anda. Jadi, jangan menunda-nunda perawatan dokter jika Anda sudah tidak tahan dengan batuk berdahak yang terus mengganggu.

Selain itu, pastikan juga bahwa melakukan konsultasi lebih dulu sebelum menggunakan obat batuk alami jika punya masalah kesehatan tertentu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 menit baca

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Masalah bau kaki tak sedap tentu sangat mengganggu. Untuk mengusir masalah ini, ikuti tips-tips dari para ahli dan bebaskan diri Anda dari bau kaki.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2020 . 5 menit baca

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
cara cuci tangan dengan benar

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 4 menit baca
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 menit baca