Apa itu ruam popok bayi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu ruam popok?

Ruam popok bayi adalah adalah iritasi kulit di area yang tertutup popok. Kondisi yang juga sering disebut sebagai dermatitis popok alias diaper rash, biasanya terjadi pada tahap pemakaian popok bayi, bisamembuat bokong jadi merah mengkilap dan membuat bayi tidak nyaman. Ruam terjadi karena sering diakibatkan popok basah atau jarang ganti popok, sensitivitas kulit, dan gesekan. Ruam popok bukan kondisi serius tapi jangan dibiarkan karena pada kasus yang berat, bisa berubah jadi jamur atau infeksi bakteri.

Seberapa umumkah ruam popok pada bayi?

Ruam popok bayi adalah kondisi yang bisa terjadi pada setiap bayi yang rutin memakai popok. Menurut penelitian, lebih dari 50% bayi dari 6-9 bulan memiliki ruam popok. Hal ini bisa diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ruam popok?

Ruam popok bayi adalah kondisi yang punya tanda dan gejala yang umum. Gejala ruam popok bayi  adalah kemerahan dan iritasi di area popok atau di bagian bokong dan selangkangan bayi. Gejala ini biasanya dimulai dengan bintik-bintik merah muda yang samar dan menonjol yang lama kelamaan akan terlihat lebih besar dan menutupi area yang tertutup popok jika tidak diobati. Dalam kasus terburuk, kulit bisa terlihat merah dan mulai mengelupas. Lipatan kulit bisa jadi kasar. Bayi biasanya rewel dan menangis, khususnya setelah buang air kecil atau besar. Ruam popok biasanya tidak menyebabkan demam.

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang gejalanya, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika kulit bayi Anda tidak membaik setelah beberapa hari pengobatan di rumah, bicarakan dengan dokter Anda. Kadang-kadang, Anda akan perlu resep pengobatan untuk mengatasi ruam popok.

Bawa anak Anda untuk diperiksa jika ruam:

  • Parah atau tidak biasa
  • Semakin parah meskipun sudah dilakukan pengobatan di rumah
  • Berdarah, gatal-gatal, atau berisi cairan
  • Terasa sakit saat kencing atau buang air besar
  • Disertai demam

Penyebab

Apa penyebab ruam popok?

Penyebab ruam popok bayi disebabkan karena zat iritasi atau gesekan yang kemudian dapat terinfeksi oleh jamur, atau bakteri yang terperangkap oleh popok di kulit bayi yang rentan dan sensitif. Bahan seperti absorben sintetik dalam popok sekali pakai dan sabun bilas pembunuh kuman juga bisa menyebabkan iritasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk ruam popok?

Ruam popok bayi adalah kondisi yang memang bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  • Popok bayi terlalu ketat
  • Anda tidak mengganti popok bayi Anda secara teratur
  • Bayi Anda teriritasi sabun cuci atau zat dalam pokok
  • Anda tidak mengeringkan bayi Anda sebelum memakaikan popok
  • Bayi Anda mengalami diare
  • Popok bayi Anda memiliki bahan yang kasar
  • Iklim panas dan lembap adalah lingkungan yang menguntungkan bagi ruam popok

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk ruam popok?

Pengobatan termasuk penggunaan krim dan salep pada kulit dan lebih sering mengganti popok. Jika iritasi dari urin adalah masalah utama, salep sederhana yang mengandung zinc oxide biasanya akan membantu. Krim ini harus dioleskan setiap kali ganti popok, setelah area kulit bayi yang akan ditutupi popok dibersihkan dengan air hangat dan dikeringkan.

Jika ruam tetap ada bahkan setelah pengobatan ini, mengubah tipe popok bisa membantu. Beberapa bayi sensitif dengan bahan kimia dalam bilasan popok kain, dan bayi lain sensitif dengan bahan sintetis popok sekali pakai. Berganti merk popok atau mencuci popok kain dua kali bisa menyelesaikan masalah.

Dokter bisa memberikan resep krim antijamur jika bayi Anda memiliki infeksi jamur, atau antibiotik jika terjadi infeksi bakteri.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk ruam popok pada bayi?

Ruam di bagian tubuh bayi yang sering dikenakan  popok itu umum terjadi. Orang yang merawat bayi biasanya akan bisa langsung melihatnya. Anda juga bisa menghubungi dokter yang akan menawarkan pendapat berdasarkan resep dan produk bayi lainnya. Ketika Anda bicara dengan dokter Anda, bersiaplah untuk mendiskusikan merk popok, lotion, deterjen, dan perlengkapan rumah lainnya yang bersinggungan dengan bayi Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ruam popok?

  • Lakukan yang terbaik untuk mencegah ruam popok dengan menjaga daerah popok bayi Anda sekering mungkin
  • Biarkan kulit terbuka agar terkena udara sebanyak mungkin sehingga tidak lembab
  • Pasang popok agak longgar dan ganti teratur
  • Gunakan air hangat dan kain lap lembut untuk membersihkan area popok setelah bayi buang air kecil. Sejumlah kecil sabun mandi bayi dapat digunakan untuk membersihkan setelah bayi buang air besar
  • Oleskan zinc oksida atau salep anti jamur pada setiap pergantian popok
  • Hubungi dokter jika bayi demam
  • Hubungi dokter jika ruam memburuk meskipun sudah diobati atau sudah melewati daerah popok
  • Hubungi dokter jika bayi Anda menolak menyusu atau minum dari botol atau jika muntah atau terjadi diare

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

  • Lakukan yang terbaik untuk mencegah ruam pada bagiant tubuh bayi dengan menjaga daerah popok bayi Anda sekering mungkin
  • Biarkan kulit terbuka agar terkena udara sebanyak mungkin sehingga tidak lembab
  • Pasang popok agak longgar dan ganti teratur
  • Gunakan air hangat dan kain lap lembut untuk membersihkan area popok setelah bayi buang air kecil. Sejumlah kecil sabun mandi bayi dapat digunakan untuk membersihkan setelah bayi buang air besar
  • Oleskan zinc oksida atau salep anti jamur pada setiap pergantian popok
  • Hubungi dokter jika bayi demam
  • Hubungi dokter jika ruam memburuk meskipun sudah diobati atau sudah melewati daerah popok
  • Hubungi dokter jika bayi Anda menolak menyusu atau minum dari botol atau jika muntah atau terjadi diare

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: April 4, 2018

Yang juga perlu Anda baca