Definisi

Apa itu rematik (rheumatoid arthritis)?

Rematik atau rheumatoid arthritis adalah penyakit yang menyebabkan radang, dan kemudian mengakibatkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan autoimun. Yang paling sering terkena yaitu tangan, pergelangan tangan, kaki dan lutut. Yang lebih jarang terkena yaitu bagian tubuh lain, seperti paru-paru, mata, jantung, pembuluh darah, kulit dan saraf.

Rematik dapat mempengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas harian seperti menulis, membuka botol, memakai baju, dan membawa barang. Arthritis yang mengenai pinggul, lutut atau kaki dapat membuat sulit berjalan, membungkuk, atau berdiri.

Seberapa umumkah rematik (rheumatoid arthritis)?

Rematik terjadi pada 1–5 % orang dewasa di seluruh dunia dan lebih sering terjadi pada usia 20-40 tahun. Wanita 2 – 3 kali lipat menderita rematik dibanding laki-laki. Anda dapat mengurangi kemungkinan menderita penyakit ini dengan menurunkan faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja ciri dan gejala rematik (rheumatoid arthritis)?

Gejala rematik yang paling sering terjadi adalah nyeri sendi dan kekakuan sendi yang memburuk pada pagi hari setelah bangun tidur dan setelah duduk lama. Kekakuan biasanya membaik dengan gerakan. Gejala cenderung hilang timbul.

Gejala lain dapat berupa: mata gatal atau sensasi terbakar, lelah, bisul kaki, penurunan nafsu makan, baal dan kesemutan, sesak, nodul kulit, kelemahan dan demam. Sendi dapat memerah, bengkak, nyeri, berubah bentuk dan terasa hangat.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Selain itu, tendon dan ligamen yang menahan sendi akan melemah dan meregang. Secara perlahan, sendi akan berubah bentuk.

Saat ini, dokter tidak mengetahui apa yang mengawali kondisi ini, walaupun diduga ada peran genetik. Walaupun gen Anda tidak langsung menyebabkan rematik, Anda lebih rentan dengan faktor lingkungan – seperti infeksi dengan beberapa virus dan bakteri – yang dapat memicu penyakit ini.

Penyebab

Apa penyebab rematik (rheumatoid arthritis)?

Rematik terjadi saat sistem imun Anda menyerang sinovial –  lapisan yang mengelilingi sendi Anda. Inflamasi yang dihasilkan menebalkan sinovial, yang akhirnya merusak tulang rawan dan tulang dalam sendi Anda.

Faktor-faktor risiko

Siapa yang berisiko saya untuk rematik (rheumatoid arthritis)?

Ada banyak faktor yang membuat seseorang lebih berisiko terkena rematik, yaitu:

  • Jenis kelamin. Wanita lebih mudah terkena rematik.
  • Usia. Rheumatoid arthritis dapat terjadi pada usia berapapun, namun lebih sering terjadi pada usia 40-60 tahun.
  • Riwayat keluarga. Jika keluarga Anda menderita rematik, Anda lebih berisiko terkena penyakit ini.

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena rematik. Faktor ini hanyalah referensi saja. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pengobatan untuk rematik (rheumatoid arthritis)?

Cara terbaik untuk menangani rematik yaitu dengan menggunakan obat-obatan, terapi, olahraga, dan melakukan aktivitas untuk mencegah kelemahan sendi.

Obat NSAID, seperti naproxen dan ibuprofen bisa membantu mengurangi nyeri dan bengkak. Dokter juga dapat memberikan disease-modifying antirheumatic drugs (DMARDs). Obat ini dapat memperlambat progresivitas rematik dan menyelamatkan sendi dan jaringan lain dari kerusakan permanen. DMARD yang sering diberikan yaitu methotrexate (trexall), leflunomide (Arava), hydroxychloroquine (plaquenil) dan sulfasalazine (Azulfidine).

Dokter akan menganjurkan terapi fisik dan olahraga khusus untuk mengurangi gejala, seperti berendam dengan air panas, menggunakan lampu pemanas, kompresan panas, dan terapi whirpool.

Pembedahan rematik dapat dibagi dalam beberapa prosedur berikut ini:

  • Total joint replacement. Saat operasi, dokter bedah akan mengangkat bagian sendi yang rusak dan memasukan alat buatan dari metal dan plastik
  • Tendon repair. Peradangan dan kerusakan sendi dapat menyebabkan tendon di sekitar sendi Anda melonggar atau sobek. Dokter bedah dapat memperbaiki tendon di sekitar sendi Anda
  • Fusi sendi. Operasi penyatuan sendi dianjurkan untuk menstabilkan sendi atau meluruskannya kembali, dan jika menghilangkan nyeri saat penggantian sendi bukanlah pilihan

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendiagnosis rematik (rheumatoid arthritis)?

Rematik sulit didiagnosis pada stadium awal karena gejala awalnya mirip dengan penyakit lain.

Dokter dapat mendiagnosis dengan melihat riwayat kesehatan, pemeriksaan sendi, dan pemeriksaan x-ray. Pemeriksaan yang dapat dilakukan yaitu laju endap darah (LED) yang mengukur inflamasi; darah lengkap; dan tes faktor rheumatoid (RF).

Pengobatan di rumah

Apa saja pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi rematik (rheumatoid arthritis)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi rematik:

  • minum obat sesuai anjuran
  • kurangi berat badan jika berat badan Anda berlebih
  • bicaralah dengan orang lain, membaca buku atau mendengarkan musik untuk mengatasi stres
  • olahraga teratur. Anda harus menanyakan pada dokter Anda mengenai olahraga yang tepat
  • hubungi dokter Anda atau pergi ke instalasi gawat darurat jika Anda demam dan sendi Anda merah serta hangat
  • jangan mengkonsumsi alkohol berlebihan, terutama selama menjalankan terapi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Januari 12, 2017 | Terakhir Diedit: Januari 12, 2017