Definisi

Apa itu radang otak (ensefalitis)?

Ensefalitis atau yang dikenal sebagai radang otak adalah kondisi peradangan pada otak. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus, dan merupakan kondisi kesehatan yang serius, serta dapat menyebabkan gangguan pada bahasa, ingatan, bahkan kematian.

Seberapa umumkah radang otak (ensefalitis)?

Radang otak bukanlah kondisi yang umum terjadi. Anak-anak, lansia, dan orang dengan sistem imun yang lemah mudah mengalami kondisi kesehatan ini. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala radang otak (ensefalitis)?

Gejala-gejala umum dari ensefalitis menyerupai gejala flu atau infeksi perut, seperti:

  • Demam
  • Sedikit sakit kepala
  • Nyeri sendi atau otot
  • Kelelahan atau kehilangan indera pengecap
  • Perubahan mental, seperti linglung, mengantuk, disorientasi
  • Kejang
  • Perubahan mendadak pada perilaku dan kepribadian
  • Kehilangan penglihatan
  • Gangguan pada pendengaran atau bicara
  • Mual atau muntah
  • Tangis yang tidak terkendali pada bayi

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab radang otak (ensefalitis)?

Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kondisi ensefalitis Anda:

  • Infeksi: infeksi virus dapat menyebabkan peradangan secara langsung. Walau jarang terjadi, radang otak dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit.
  • Riwayat infeksi sebelumnya: peradangan dapat muncul kembali setelah sistem imun bereaksi terhadap infeksi sebelumnya.
  • Autoimun: apabila sistem imun bereaksi pada penyebab lainnya seperti tumor, hal tersebut dapat menyebabkan peradangan.
  • Kondisi kronis seperti HIV dapat menyebabkan peradangan secara bertahap.
  • Virus seperti herpes simplex virus, enteroviruses, virus yang dibawa nyamuk, virus yang dibawa kutu atau virus rabies.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk radang otak (ensefalitis)?

Ada banyak faktor risiko untuk radang otak, yaitu:

  • Usia: anak-anak kecil dan lansia lebih mudah mengalami radang otak. Kondisi ini juga memengaruhi kelompok orang tertentu dengan usia di antara 20-40 tahun.
  • Sistem imun yang melemah: orang dengan HIV/AIDS, atau menggunakan obat yang melemahkan imun dapat memiliki sistem imun yang menurun sehingga meningkatkan risiko radang otak.
  • Tinggal di daerah dengan populasi nyamuk atau kutu pembawa virus meningkatkan risiko mengalami radang otak.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk radang otak (ensefalitis)?

Perawatan radang otak biasanya bertujuan untuk mengendalikan infeksi dan komplikasi jangka panjang akibat demam.

  • Obat-obatan, seperti:
    • Obat-obatan anti peradangan atau anti-viral dapat digunakan untuk meredakan gejala ringan, seperti demam atau sakit kepala. Obat-obatan juga dapat mencegah bekerjanya herpes simplex virus.
    • Pada beberapa kasus, kortikosteroid juga dapat digunakan untuk meredakan pembengkakan otak.
    • Apabila terjadi kejang, antikonvulsan dapat diberikan oleh dokter.
  • Terapi pendukung: dokter dapat menggunakan terapi fisik atau mental untuk membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengendalikan infeksi serta kemampuan untuk mengatasi radang otak.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk radang otak (ensefalitis)?

Dokter akan menanyakan riwayat medis dan gejala yang tampak. Diagnosis lainnya meliputi:

  • Pemeriksaan pencitraan seperti CT (computerized tomography) scan atau MRI (magnetic resonance imaging) scan digunakan untuk mendeteksi peradangan otak dan membantu dokter mengatasi kondisi lain, seperti stroke atau tumor otak.
  • Analisis cairan tulang belakang dilakukan dengan pungsi lumbal untuk melihat adanya peningkatan sel darah putih dan protein, bakteri atau virus.
  • Electroencephalogram (EEG) dilakukan untuk mengukur elektrik pada otak.
  • Tes darah untuk mengidentifikasi virus yang menyebabkan radang otak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi radang otak (ensefalitis)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi ensefalitis:

  • Jaga kebersihan tubuh, cuci tangan dengan sering, terutama sebelum dan sesudah makan dan menggunakan toilet.
  • Jangan berbagi peralatan pribadi.
  • Ingatlah untuk melakukan vaksin sesuai jadwal.
  • Lindungi diri Anda dari nyamuk dan penyakit virus, dengan menggunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang, gunakan penangkal nyamuk, hindari berada di luar di antara senja hingga subuh.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan