Apa itu pneumocystis pneumonia?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu pneumocystis pneumonia?

Pneumocystis pneumonia (PCP) adalah infeksi serius yang menyebabkan peradangan dan penumpukan cairan pada paru-paru. PCP disebabkan oleh jamur yang disebut Pneumocystis jiroveci. Jamur ini sering ditemukan dan dapat tersebar lewat udara. Kebanyakan orang yang tepapar jamur ini tidak akan sakit apabila sistem imunnya sehat. Namun demikian, pada orang-orang dengan sistem imun yang lemah seperti orang dengan HIV/AIDS, jamur ini dapat menyebabkan pneumonia. Karena karakteristik ini, PCP juga dikenal sebagai penyakit infeksi oportunis. PCP dapat mempengaruhi bagian lain dari tubuh seperti kelenjar getah bening, hati, dan tulang sumsum.

Seberapa umumkah pneumocystis pneumonia?

Kondisi kesehatan ini umum ditemukan pada orang-orang dengan HIV/AIDS. Dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala pneumocystis pneumonia?

Gejala-gejala dapat mulai dengan lambat dan perlahan semakin serius. Gejala paling umum adalah kesulitan bernapas, batuk kering, dan demam. Anda mungkin dapat terkena gejala lain seperti turunnya berat badan, rasa tidak nyaman pada dada, dan menggigil. Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda memiliki tanda-tanda dan gejala dari Pneumocystis Pneumonia, hubungi dokter Anda segera. Apabila Anda memiliki HIV/AIDS atau sistem imun yang melemah, Anda harus temui dokter Anda segera untuk memastikan adanya PCP atau tidak. Masing-masing tubuh bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya diskusikanlah dengan dokter untuk solusi situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab pneumocystis pneumonia?

Pneumocystis pneumonia disebabkan oleh jamur yang disebut dengan Pneumocystis jiroveci (sebelum ini dikenal dengan nama pneumocystis carinii). Tipe jamur ini menyebabkan pneumonia pada orang-orang dengan sistem imun yang melemah. Biasanya, seperti pada kebanyakan orang, Anda dapat terinfeksi dengan jamur ini saat Anda berusia 3-4 tahun. Namun demikian, jamur hanya akan tumbuh dan menyebabkan pneumocystis pneumonia apabila Anda memiliki sistem imun yang lemah. Jamur ini dapat disebarkan dari orang ke orang. Jamur ini juga dapat menjadi dorman hingga beberapa tahun dan menyerang saat sistem imun melemah.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk pneumocystis pneumonia?

Ada banyak faktor-faktor risiko untuk pneumocystis pneumonia, seperti:

  • Anda terinfeksi virus yang melemahkan sistem imun (HIV)
  • Anda sedang menjalani pengobatan kanker dengan obat-obatan
  • Anda menggunakan prednisone jangka panjang atau obat-obatan untuk menghindari penolakan ginjal, hati, atau jantung transplan.

Tidak adanya faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Tanda-tanda ini adalah hanya untuk acuan. Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk pneumocystis pneumonia?

Obat pertama yang digunakan adalah kombinasi dari trimethoprim/sulfamethoxazole (TMP/SMX). Obat ini digunakan dalam bentuk oral atau infus. Obat-obatan lain termasuk pentamidine yang digunakan bila Anda memilki alergi sulfat atau kondisi Anda tidak membaik setelah menggunakan TMP/SMX. Terapi biasanya diberikan dalam 21 hari. Steroid digunakan pada situasi-situasi serius untuk meredakan radang pada paru-paru.

Apabila kondisi Anda serius, Anda harus diopname untuk pengobatan pendukung seperti oksigen dan ventilator. Gejala-gejala serius termasuk ruam, mual, demam, dan rendahnya jumlah sel darah putih.

TMP/SMX oral memiliki efek untuk mencegah pneumonia. Dapat diresepkan dalam bentuk tablet, 3 kali seminggu atau tiap hari. Apabila Anda HIV positif, memiliki jumlah CD4 yang rendah, dan telah menderita pneumocystis pneumonia, atau apabila Anda menggunakan steroid atau obat-obatan immunosuppressive lain, dianjurkan untuk menjalani pengobatan ini.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk pneumocystis pneumonia?

Dokter Anda akan melakukan rontgen dan tes darah. Dokter juga mungkin akan merujuk Anda untuk tes-tes lain seperti tes sputum dan bronchoscopy untuk mencari pneumocystis. Untuk bronchoscopu, dokter akan mengobservasi paru-paru dengan memasukkan tube dengan lampu melalui hidung atau mulut ke dalam paru-paru. Cairan paru-paru dan biopsi akan dilakukan melalui prosedur ini.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi pneumocystis pneumonia?

Gaya hidup berikut dan pengobatan rumahan dapat membantu Anda mengatasi pneumocystis pneumonia:

  • Gunakan obat-obatan yang diresepkan. Minum antibiotik dalam jumlah yang cukup dan tepat waktu
  • Gunakan obat-obatan untuk mengurangi batuk apabila diperlukan
  • Gunakan acetaminophen atau aspirin (kecuali anak-anak) untuk demam dan nyeri
  • Temui dokter Anda secara berkala untuk memeriksa sistem imun apabila Anda positif HIV
  • Hubungi dokter Anda apabila Anda merasa memiliki pneumonia, dengan gejala seperti demam, batuk, atau kesulitan bernapas
  • Hubungi dokter Anda apabila Anda memiliki ruam (yang dapat disebabkan oleh alergi pada obat-obatan tertentu) atau apabila Anda tidak dapat minum obat karena mual

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Sumber
Yang juga perlu Anda baca