Definisi

Apa itu kanker hipofaring?

Hipofaring terletak di bagian bawah (tenggorokan). Faring merupakan saluran berongga dengan panjang sekitar 12 cm yang dimulai di belakang hidung, turun ke leher, dan berakhir di bagian atas trakea (tenggorokan) dan esofagus (saluran dari kerongkongan ke lambung). Udara dan makanan melewati faring dalam perjalanannya ke trakea atau esofagus.

Kanker hipofaring adalah penyakit dimana sel-sel ganas (kanker) terbentuk di jaringan hipofaring. Ini merupakan jenis kanker kepala dan leher.

Seberapa umumkah kanker hipofaring?

Kanker hipofaring dapat mengenai pasien pada usia berapa pun. Salah satu jenis kanker tenggorokan ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

 

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker hipofaring?

Gejala umum dari kanker hipofaring adalah:

  • Sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh
  • Nyeri telinga
  • Benjolan di leher
  • Nyeri atau kesulitan menelan
  • Perubahan suara

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda atau gejala kanker tenggorokan ini yang telah disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

 

Penyebab

Apa penyebab kanker hipofaring?

Tidak diketahui apa yang menjadi penyebab kanker laring atau hipofaring. Namun, diketahui bahwa ada banyak faktor risiko untuk jenis kanker tenggorokan yang satu ini.

 

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker hipofaring?

Ada banyak faktor pemicu yang dapat membuat seseorang berisiko terkena kanker hipofaring, seperti:

  • Penggunaan tembakau (merokok atau mengunyah)
  • Penggunaan alkohol yang berlebihan
  • Kurangnya nutrisi dalam diet
  • Adanya sindrom Plummer-Vinson (suatu gangguan yang berkaitan dengan anemia karena kekurangan zat besi untuk jangka waktu lama yang parah)

 

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana kanker hipofaring didiagnosis?

Beberapa tes dan prosedur yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis jenis kanker tenggorokan ini, antara lain:

  • Pemeriksaan fisik pada tenggorokan. Pemeriksaan ini dilakukan dengan dokter meraba untuk merasakan adanya pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan melihat ke dalam tenggorokan dengan cermin kecil bergagang panjang untuk memeriksa area yang abnormal.
  • CT scan (CAT scan). Suatu prosedur yang membuat rangkaian gambar detail dari area di dalam tubuh, diambil dari sudut-sudut yang berbeda. Gambar yang dibuat komputer disambungkan dengan mesin x-ray. Pewarna dapat disuntikkan ke dalam pembuluh darah atau diminum untuk membantu supaya organ atau jaringan tampak dengan lebih jelas.
  • PET scan (Positron Emission Tomography scan). Suatu prosedur untuk menemukan sel-sel tumor ganas dalam tubuh. PET scanner berputar di sekitar tubuh dan membuat gambar di mana glukosa sedang digunakan dalam tubuh. Sel-sel tumor ganas tampak dengan lebih cerah dalam gambar karena sel tersebut lebih aktif dan menggunakan lebih banyak glukosa daripada yang digunakan oleh sel-sel normal. PET scan dan CT scan dapat dilakukan di waktu yang sama.
  • MRI (Magnetic Resonance Imaging). Suatu prosedur yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk membuat rangkaian gambar detail dari area di dalam tubuh.
  • Scan tulang. Suatu prosedur untuk memeriksa apakah ada sel-sel yang membelah diri dengan cepat, seperti sel kanker, di tulang. Materi radioaktif dalam jumlah yang sangat sedikit disuntikkan ke dalam pembuluh darah dan bergerak di darah. Materi radioaktif berkumpul di tulang dan dideteksi oleh scanner.
  • Barium esophagogram (X-ray esofagus). Pasien meminum cairan yang mengandung barium (senyawa logam putih-perak). Cairan tersebut melapisi esofagus dan x-ray dilakukan.
  • Endoskopi. Suatu prosedur yang digunakan untuk memeriksa area di tenggorokan yang tidak dapat dilihat dengan cermin dalam pemeriksaan fisik tenggorokan. Endoskop (selang tipis, berlampu) dimasukkan melalui hidung atau mulut untuk memeriksa tenggorokan apakah terdapat apa pun yang tampak tidak lazim. Sampel jaringan dapat diambil untuk biopsi.
  • Esofagoskopi. Suatu prosedur untuk melihat ke dalam esofagus untuk memeriksa area abnormal. Esofagoskop (selang tipis, berlampu) dimasukkan melalui hidung atau mulut dan turun ke esofagus. Sampel jaringan dapat diambil untuk biopsi.
  • Bronkoskopi. Suatu prosedur untuk memeriksa ke dalam trakea dan saluran udara besar di paru-paru untuk area abnormal. Bronkoskop (selang tipis, berlampu) dimasukkan melalui hidung atau mulut dan ke dalam trakea dan paru-paru. Sampel jaringan dapat diambil untuk biopsi.
  • Biopsi. Pengangkatan sel-sel atau jaringan sehingga dapat dilihat dengan mikroskop untuk memeriksa tanda-tanda kanker.

Apa saja pengobatan untuk kanker hipofaring?

Pengobatan yang diberikan untuk jenis kanker tengorokan ini bervariasi, bergantung pada beberapa penyebab berikut:

  • Stadium kanker
  • Mempertahankan kemampuan pasien untuk berbicara, makan, dan bernapas senormal mungkin
  • Kesehatan pasien secara umum

Pasien yang pernah memiliki kanker hipofaring memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker kedua di kepala atau leher. Tindak lanjut yang rutin dan saksama sangatlah penting.

Pengobatan berdasarkan stadium

Stadium I

Pada Stadium I, pengobatan dapat mencakup pharyngectomy (pengangkatan bagian faring) dan operasi untuk mengangkat kelenjar getah bening atau jaringan lain di leher. Terapi radiasi dapat dilakukan setelah operasi pada beberapa pasien yang biasanya diberikan ke kelenjar getah bening. Pilihan lain bisa menggunakan terapi radiasi saja.

Stadium II

Pengobatan kanker hipofaring stadium II dapat mencakup laryngopharyngectomy total atau sebagian (pengangkatan laring dan faring) dan operasi untuk mengangkat kelenjar getah bening atau jaringan lain di leher. Terapi radiasi ke kelenjar getah bening di leher dapat dilakukan setelah operasi pada beberapa pasien. Pilihan lain bisa menggunakan kemoterapi yang diikuti dengan radiasi atau operasi, bergantung pada respons kanker terhadap kemoterapi.

Stadium III dan IV

Pengobatan dapat mencakup beberapa metode berikut:

  • Terapi radiasi sebelum atau setelah operasi, dengan atau tanpa kemoterapi
  • Kemoterapi yang diikuti dengan operasi dan/atau terapi radiasi
  • Kemoterapi yang diberikan pada waktu yang sama dengan terapi radiasi
  • Operasi yang diikuti dengan kemoterapi yang diberikan pada waktu yang sama dengan terapi radiasi
  • Operasi rekonstruktif untuk membantu makan, bernapas, atua berbicara jika semua atau sebagian hipofaring diangkat

 

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan untuk mencegah dan mengobati kanker hipofaring ini?

Berikut adalah beberapa perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kaker hipofaring:

Membuat pilihan yang lebih sehat

Mungkin Anda dapat mencoba untuk makan dengan lebih baik atau lebih banyak berolahraga. Mengurangi alkohol juga sebaiknya dilakukan dan berhenti menggunakan tembakau. Bahkan hal-hal seperti mengontrol tingkat stres dapat membantu.

Beristirahat, kelelahan, dan olahraga

Keletihan yang ekstrem, disebut kelelahan, sangat umum terjadi pada orang yang menjalani pengobatan kanker. Olahraga dianggap mampu untuk mengatasi masalah ini. Konsultasikan pada tim medis yang menangani Anda sebelum memulai olahraga apa pun. Mintalah pendapat mereka mengenai program olahraga yang sebaiknya Anda jalankan.

Dalam berolahraga usahakan untuk menemukan teman (partner) sehingga Anda tidak menjalaninya sendirian. Memiliki keluarga atau teman yang terlibat ketika Anda memulai program olahraga yang baru dapat memberikan dorongan dukungan untuk membuat Anda pantang menyerah ketika Anda tidak termotivasi.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memperbanyak istirahat agar pemulihan kanker tenggorokan Anda dapat berjalan dengan baik.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 5, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 5, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan