Apa itu nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Nyeri ligamen perut bawah adalah rasa sakit yang menusuk atau tajam pada perut bagian bawah atau selangkangan. Keluhan ini sangat umum terjadi saat kehamilan dan merupakan kondisi yang normal. Nyeri ligamen perut bawah paling sering muncul pada kehamilan trimester kedua.

Tanda-tanda dan gejala

Apa tanda-tanda dan gejala nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Nyeri ligamen perut bawah bisa membuat Anda khawatir dan tidak nyaman. Namun, ini adalah hal yang normal selama kehamilan.

Gejalanya antara lain rasa sakit seperti kram di perut. Biasanya lebih terasa di perut kanan, tapi bisa terjadi di kedua sisi. Sakitnya mungkin hanya terasa beberapa detik. Bergerak atau berolahraga mungkin memicu rasa sakit. Begitu juga dengan:

  • Bersin
  • Batuk
  • Tertawa
  • Berguling di kasur
  • Berdiri terlalu cepat

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila ada keluhan nyeri apa pun saat hamil. Namun, segera cari bantuan medis kalau Anda mengalami:

  • Nyeri yang tak tertahankan
  • Nyeri tidak hilang setelah beberapa menit
  • Demam, menggigil
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Susah berjalan

Nyeri perut saat hamil bisa terjadi karena berbagai penyebab. Karena itu, penting bagi dokter Anda untuk memastikan Anda tidak memiliki kondisi serius lainnya, termasuk komplikasi kehamilan seperti abruptio plasenta atau penyakit lain seperti:

  • Hernia inguinalis
  • Radang usus buntu
  • Masalah lambung, liver (hati), atau ginjal

Nyeri persalinan prematur juga kadang dikira sebagai nyeri perut bawah saat hamil.

Penyebab

Apa penyebab nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Sejumlah ligamen yang tebal akan mengitari dan menyokong rahim Anda seiring dengan perkembangan janin dan kehamilan Anda. Salah satunya adalah ligamen perut bawah yang menghubungkan bagian depan rahim ke selangkangan. Ligamen ini normalnya akan menegang dan melemas pelan-pelan.

Seiring dengan pertumbuhan janin, ligamen ini akan meregang. Karena itu, ligamen akan semakin mudah menegang dan cedera.

Nah, pergerakan tiba-tiba bisa membuat ligamen menegang secara mendadak, seperti karet yang direntangkan dan dilepas tiba-tiba. Inilah yang menyebabkan rasa nyeri.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Tergantung kondisi setiap ibu hamil, dokter mungkin merekomendasikan berbagai penanganan berikut ini.

  • Minum obat pereda nyeri seperti paracetamol (acetaminophen). Namun, selalu tanyakan dulu ke dokter sebelum minum obat apa pun ketika hamil.
  • Berolahraga agar otot-otot inti teap kuat. Anda bisa mencoba yoga prenatal atau melakukan latihan peregangan. Tanyakan pada dokter olahraga apa yang aman buat Anda dan janin.
  • Coba gerakan berikut ini: posisikan diri seperti mau merangkak, dengan telapak tangan dan kedua lutut di lantai. Turunkan kepala Anda dan condongkan bagian belakang punggung ke atas.
  • Hindari gerakan yang tiba-tiba. Misalnya saat mau berdiri atau duduk.
  • Gerakkan pinggul Anda, terutama ketika batuk, bersin, atau tertawa supaya ligamen tidak tiba-tiba tertarik.
  • Kompres dengan kain yang dibasahi air hangat untuk meredakan nyeri. Sekali lagi, tanya dulu pada dokter apakah hal ini aman dilakukan. Pasalnya, suhu yang terlalu panas bisa membahayakan bayi.
  • Hindari gerakan yang bisa membuat nyeri semakin parah. Sesuaikan juga aktivitas harian Anda supaya tidak memicu nyeri.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 11, 2018 | Terakhir Diedit: Juli 11, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan