Definisi

Apa itu Mual?

Mual adalah sensasi ketidaknyamanan pada perut bagian atas atau belakang tenggorokan, sering kali disertai dengan dorongan untuk muntah. Mual bisa merupakan efek samping beberapa obat-obatan, atau suatu gejala penyakit atau kelainan. Mual mungkin muncul karena berbagai alasan.

Seberapa umumkah Mual?

Mual adalah gejala umum yang dapat terjadi pada semua umur dan jenis kelamin. Mual bisa diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala Mual?

Gejala mual biasanya digambarkan secara holistik. Beberapa tanda dan gejala mual adalah:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Gas
  • Muntah
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Sakit perut
  • Merasa tidak enak di bagian perut pada umumnya.

Dalam kasus ekstrem, mual dapat muncul dengan sejumlah gejala serius seperti: dada terasa nyeri, tidak sanggup bernapas, keringat berlebihan atau pingsan.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Dalam kebanyakan kasus, jika gejala ringan dan dapat ditahan, Anda bisa mengurangi desakan muntah dan rasa mual sendiri dengan menggunakan obat alami seperti jahe atau air putih..

Ingat untuk minum banyak air putih. Namun, bila masalah semakin memburuk, misalnya muntah selama lebih dari 24 jam, terdapat darah atau muntah berwarna kopi, atau jika ada tanda-tanda dehidrasi, Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Jika ingin bertanya, konsultasikan dengan dokter. Setiap tubuh berfungsi berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan hasil terbaik.

Penyebab

Apa penyebab Mual?

Ada banyak penyebab mual, yaitu:

  • Reaksi alergi: alergi terhadap makanan atau kondisi cuaca tertentu
  • Infeksi pada saluran pencernaan
  • Penyakit usus, misalnya penyumbatan, keracunan, atau bahkan tukak dalam lapisan perut atau usus kecil
  • Obat-obatan atau terapi medis, seperti kemoterapi untuk kanker
  • Sakit parah
  • Mabuk kendaraan
  • Tanda proses alami, misalnya morning sickness selama hamil

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk Mual?

Ada banyak faktor risiko mual, yakni:

  • Makan makanan yang kurang matang atau sulit dicerna
  • Menjalani pengobatan tertentu yang memicu efek samping dalam proses pencernaan
  • Jenis kelamin: wanita lebih rentan mengalami mual daripada pria karena perubahan hormon wanita
  • Stres dan depresi
  • Kehamilan
  • Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan terlarang

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis Mual?

Bagi orang normal yang tidak menderita penyakit apapun saat ini, tidak ada cara khusus untuk mendiagnosis mual sebelumnya. Karenanya, Anda tidak bisa tahu sampai Anda telah mengalami beberapa gejala.

Bagi pengidap kanker, mungkin Anda minum sejumlah obat antimual, disebut antiemetic, sebelum kemoterapi atau radiasi. Antiemetic berguna untuk menghambat impuls saraf yang mengalir dari darah atau perut menuju otak (di mana pusat muntah berada).

Bagaimana cara mengobati Mual?

Pengobatan mual tergantung pada penyebab utama. Beberapa pengobatan umum bisa saja termasuk:

  • Mengambil obat resep untuk mual dan muntah
  • Minum sesering mungkin untuk menyimpan cairan secukupnya di dalam tubuh
  • Untuk kehamilan awal: tanyakan dokter tentang pengobatan yang berlaku dan berhati-hatilah karena kehamilan adalah kondisi kesehatan khusus dan berbeda jauh dari biasanya.

Ingatlah untuk menggambarkan detail tentang gejala Anda kepada dokter atau apoteker agar menerima obat yang tepat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Mual?

Jika Anda merasa mual, Anda dapat membantu mencegah muntah dengan:

  • Hindari beraktivitas: bergerak mampu membantu Anda merasa lebih mual lagi dan mengakibatkan muntah
  • Duduk atau berbaring dengan kepala disangga
  • Hindari apapun yang berbau menyengat macam bau makanan atau parfum

Beberapa obat rumahan alami akan membantu mengurangi rasa tidak nyaman seperti:

  • Jahe
  • Peppermint
  • Akupunktur dan akupresur
  • Aromaterapi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan