Apa itu Mual?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu mual?

Mual adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sensasi tidak nyaman pada perut atau belakang tenggorokan. Sensasi tersebut sering kali menyebabkan adanya dorongan untuk muntah.

Kondisi ini biasanya memberikan efek yang berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang merasakan sedikit tidak nyaman di perut, hingga muncul gejala lain seperti nyeri di beberapa bagian tubuh.

Mual adalah gejala umum yang muncul dari berbagai jenis penyakit dan kondisi kesehatan. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan atau prosedur medis juga dapat memicu terjadinya kondisi ini.

Seberapa umumkah kondisi mual terjadi?

Mual adalah gejala atau kondisi kesehatan yang sangat umum terjadi. Hampir semua orang pasti pernah mengalami kondisi ini.

Kasus kejadiannya dapat ditemukan pada individu berusia berapa saja. Sementara itu, kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan dibanding dengan laki-laki, terutama pada wanita hamil.

Kondisi ini dapat diatasi dengan cara mengendalikan faktor-faktor risiko yang ada. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kondisi ini, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala mual?

Mual adalah kondisi yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun, umumnya kondisi ini tidak terasa sakit atau nyeri.

Tanda-tanda dan gejala yang paling umum menyertai kondisi ini adalah muntah. Selain muntah, berikut adalah gejala-gejala yang juga sering muncul:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Perut kembung
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Urin berkurang
  • Tubuh terasa lemas
  • Sakit perut
  • Merasa tidak enak di bagian perut pada umumnya

Dalam kasus yang lebih parah, mual dapat muncul dengan sejumlah gejala serius seperti: dada terasa nyeri, tidak sanggup bernapas dengan normal, keringat berlebihan, atau bahkan pingsan.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang suatu gejala, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Dalam kebanyakan kasus, jika gejala bersifat ringan dan dapat ditahan, Anda bisa mengurangi desakan muntah dengan menggunakan obat alami, seperti jahe atau banyak minum air putih.

Ingat untuk minum banyak air putih. Namun, bila masalah semakin memburuk, misalnya muntah selama lebih dari 24 jam, terdapat darah atau muntah berwarna kecoklatan, atau jika ada tanda-tanda dehidrasi, Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Anda juga perlu waspada akan gejala-gejala berikut:

  • Sakit kepala parah
  • Rasa nyeri parah di dada
  • Nyeri di rahang
  • Berkeringat berlebih
  • Rasa sakit di lengan kiri

Tubuh masing-masing penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Untuk mendapatkan penanganan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, periksakan apapun gejala yang Anda rasakan ke dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.

Penyebab

Apa penyebab mual?

Mual adalah kondisi yang dapat berupa gejala dari penyakit atau kondisi kesehatan tertentu. Selain itu, kondisi ini juga dapat terjadi akibat reaksi dari makanan atau pengobatan tertentu.

Berikut adalah penyebab-penyebab mual yang paling umum:

1. Gastroesophageal reflux disease (GERD)

GERD adalah kondisi yang menyebabkan asam di dalam lambung Anda kembali naik ke esofagus.

Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn). Sensasi panas inilah yang mengakibatkan rasa mual.

2. Infeksi bakteri atau virus

Apabila tubuh terserang infeksi, baik oleh bakteri maupun virus, Anda dapat mengalami mual. Biasanya, kondisi yang paling sering menyebabkan rasa ingin muntah adalah keracunan makanan.

3. Obat-obatan

Beberapa jenis pengobatan, seperti pengobatan kemoterapi untuk kanker, dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut. Hal ini yang menyebabkan Anda serasa ingin muntah.

Semakin tinggi dosis pengobatan yang diberikan, semakin parah pula sensasi mual yang akan Anda rasakan.

Apabila Anda mengonsumsi obat-obatan, pastikan Anda membaca aturan dosis yang tercantum pada kemasan, atau ikuti anjuran yang diberikan oleh dokter. Hal ini berguna untuk mencegah kemungkinan timbulnya kondisi ini.

4. Mabuk darat atau laut

Penyebab lain yang paling umum adalah mabuk darat atau laut. Beberapa orang memiliki tubuh yang lebih rentan merasa mabuk pada saat sedang berada di perjalanan dengan mobil atau kapal.

Mabuk darat dan laut biasanya disebabkan karena ketidakseimbangan sinyal yang dikirimkan ke otak, sehingga menyebabkan mabuk, pusing, atau muntah.

5. Rasa sakit atau nyeri terlalu intens

Apabila tubuh mengalami rasa sakit yang tidak tertahankan, kemungkinan Anda juga akan merasa pusing dan ingin muntah.

Kondisi ini biasanya akan muncul sewaktu Anda merasakan nyeri akibat penyakit-penyakit tertentu, seperti pankreatitis, batu empedu, atau batu ginjal.

Penyakit atau kondisi kesehatan lain yang dapat menyebabkan Anda merasakan mual adalah:

  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)
  • Infeksi telinga
  • Serangan jantung
  • Penyumbatan pada usus
  • Gagal hati atau kanker hati
  • Meningitis
  • Migrain

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko saya mengalami mual?

Mual adalah kondisi yang dapat dialami oleh hampir setiap orang, terlepas dari berapa usianya dan apa kelompok rasnya. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kondisi ini.

Penting untuk Anda ketahui bahwa memiliki salah satu atau beberapa faktor risiko bukan berarti Anda pasti akan mengalami suatu penyakit atau kondisi kesehatan. Faktor risiko hanya dapat memperbesar peluang Anda untuk terkena suatu penyakit.

Dalam kasus yang jarang terjadi, tidak menutup kemungkinan seseorang dapat menderita suatu penyakit atau kondisi kesehatan tanpa adanya satu pun faktor risiko.

Berikut adalah faktor-faktor risiko yang dapat memicu terjadinya kondisi mual:

1. Jenis kelamin

Kondisi ini lebih sering terjadi pada individu berjenis kelamin wanita dibanding dengan pria. Yang menyebabkan wanita lebih rentan mengalami kondisi ini kemungkinan karena perubahan hormon, terutama saat sedang mengalami menstruasi.

Selain itu, wanita hamil juga lebih mudah merasa pusing dan ingin muntah karena perubahan hormon yang cukup ekstrem.

2. Makan makanan tertentu

Beberapa jenis makanan, seperti yang terlalu keras, pedas, lembek, atau berlemak, dapat menimbulkan sensasi tidak nyaman pada beberapa orang.

Selain itu, makanan yang kurang matang juga meningkatkan risiko munculnya rasa tidak nyaman di perut. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan masih adanya bakteri di dalam makanan yang tidak diproses dengan baik.

3. Menjalani pengobatan tertentu

Jika Anda mengonsumsi atau menjalani pengobatan tertentu, seperti kemoterapi untuk kanker, kemungkinan hal tersebut berpotensi mengganggu proses pencernaan. Risiko Anda untuk mengalami kondisi ini jauh lebih tinggi.

4. Mengalami tekanan psikis

Gangguan psikis atau mental, seperti stres atau depresi, juga dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami kondisi kesehatan ini.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis mual?

Bagi orang normal yang tidak menderita penyakit apapun saat ini, tidak ada cara khusus untuk mendiagnosis mual sebelumnya. Karenanya, Anda tidak bisa tahu sampai Anda telah mengalami beberapa gejala.

Bagi pengidap kanker, mungkin Anda minum sejumlah obat antimual, disebut antiemetic, sebelum kemoterapi atau radiasi. Antiemetic berguna untuk menghambat impuls saraf yang mengalir dari darah atau perut menuju otak (di mana pusat muntah berada).

Bagaimana cara mengobati mual?

Pengobatan yang diberikan tergantung pada penyebab dari kondisi yang Anda alami.

Apabila Anda merasa mabuk darat atau laut, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan anti mabuk, seperti dimenhydrinate (Dramamine), antihistamin, atau dengan menempelkan plester scopolamine untuk meredakan gejala-gejala.

Selain itu, mengonsumsi obat-obatan yang langsung berfokus pada penyakit atau kondisi kesehatan penyebab mual juga dapat membantu. Misalnya dengan minum obat sakit kepala, painkiller, atau obat pereda asam lambung.

Hal yang terpenting adalah selalu memenuhi kebutuhan cairan Anda. Anda dapat minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit.

Ingatlah untuk menggambarkan detail tentang gejala Anda kepada dokter atau apoteker agar menerima obat yang tepat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat mengatasi mual?

Jika Anda merasa mual, Anda dapat membantu mencegah muntah dengan:

  • Hindari beraktivitas: bergerak justru dapat membuat Anda merasa lebih pusing lagi dan mengakibatkan muntah
  • Duduk atau berbaring dengan kepala disangga
  • Hindari apapun yang berbau menyengat macam bau makanan atau parfum

Beberapa obat rumahan alami akan membantu mengurangi rasa tidak nyaman seperti:

  • Jahe
  • Peppermint
  • Akupunktur
  • Aromaterapi

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat kesehatan, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Oktober 18, 2019

Sumber