Definisi

Apa itu mata lelah?

Mata lelah adalah kondisi saat mata Anda mengalami kelelahan akibat penggunaan yang intens, seperti mengendarai mobil dengan waktu yang panjang, membaca, atau bekerja di depan komputer.

Kelelahan mata jarang merupakan kondisi yang serius. Pencegahan umum di rumah, tempat kerja dan di luar ruangan dapat membantu mencegah atau mengurangi kelelahan mata. Namun kadang kelelahan mata adalah pertanda dari kondisi lain yang memerlukan perawatan medis.

Seberapa umumkah mata lelah?

Mata lelah sangat umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Mata lelah dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mata lelah?

Gejala-gejala umum dari mata lelah adalah:

  • Mata yang lelah, perih atau gatal
  • Mata berair atau kering
  • Penglihatan kabur atau ganda
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada leher, bahu atau punggung
  • Bertambahnya sensitivitas pada cahaya
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Merasa seperti tidak dapat membuka mata

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Rasa tidak nyaman
  • Pandangan ganda
  • Perubahan signifikan pada penglihatan
  • Gejala tidak kunjung hilang setelah perawatan sendiri

Penyebab

Apa penyebab mata lelah?

  • Melihat layar perangkat digital
  • Membaca tanpa jeda untuk mengistirahatkan mata
  • Berkendara jarak jauh dan melakukan aktivitas lain yang memerlukan fokus jangka panjang
  • Terekspos pada cahaya terang
  • Memaksakan untuk melihat pada cahaya yang redup
  • Memiliki masalah pada mata, seperti mata kering atau penglihatan yang tidak diperbaiki (kesalahan bias)
  • Stres atau kelelahan
  • Paparan pada udara kering dari kipas, pemanas atau pendingin ruangan

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mata lelah?

Ada banyak faktor risiko untuk mata lelah, yaitu:

  • Menghabiskan lebih dari 4 jam per hari di depan layar komputer
  • Melakukan aktivitas yang membuat mata lelah, seperti membaca dengan jangka waktu yang panjang, atau menonton TV terlalu lama
  • Tinggal di iklim yang kering
  • Belum memeriksakan mata ke dokter untuk melihat apakah Anda memerlukan kacamata

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mata lelah didiagnosis?

Dokter mata Anda akan menanyakan pertanyaan tentang faktor yang dapat menyebabkan gejala. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan mata, termasuk menguji penglihatan Anda.

Apa saja pengobatan untuk mata lelah?

Umumnya, perawatan untuk mata lelah melibatkan perubahan pada kebiasaan sehari-hari atau lingkungan. Beberapa orang memerlukan perawatan untuk kondisi mata penyebab.

Untuk beberapa orang, mengenakan kacamata yang dikhususkan untuk aktivitas khusus, seperti menggunakan komputer atau membaca, dapat membantu mengurangi mata lelah. Dokter dapat menyarankan Anda untuk melakukan latihan mata rutin untuk membantu mata fokus pada berbagai jarak berbeda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata lelah?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi mata lelah:

  • Atur pencahayaan: Saat menonton TV, mungkin akan lebih nyaman untuk mata Anda jika cahaya di ruangan yang tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap. Saat membaca bahan cetak atau melakukan pekerjaan yang dekat, cobalah untuk memposisikan sumber cahaya di belakang Anda atau langsung mengarah ke bahan pekerjaan Anda. Jika Anda membaca di meja, gunakan shade lamp di depan Anda. Kap lampu akan menjaga cahaya langsung menyinari mata Anda.
  • Beristirahat: Saat melakukan pekerjaan yang dekat, ambil waktu istirahat dan istirahatkan tensi otot dengan latihan relaksasi. Letakan sikut Anda di meja, dengan telapak tangan mengadah ke atas. Condongkan berat badan Anda ke depan dan kepala ke tangan Anda. Letakkan kepala agar kedua tangan Anda menutupi mata Anda, dengan mata mencapai kening Anda. Tutup mata dan tarik napas melalui hidung, tahan selama 4 detik, buang. Lanjutkan napas dalam-dalam ini selama 15 hingga 30 detik. Lakukan latihan sederhana ini beberapa hari sekali.
  • Batasi waktu di depan layar: Hal ini penting terutama untuk anak-anak, yang mungkin belum mengerti hubungan antara melihat layar secara jangka panjang, kelelahan mata dan pentingnya mengistirahatkan mata dengan rutin.
  • Gunakan air mata buatan. Air mata buatan yang dijual bebas dapat membantu mencegah dan meredakan mata kering. Gunakan air mata buatan walau mata Anda terasa baik-baik saja untuk menjaga mata tetap lembap dan terhindar dari kambuhnya gejala. Dokter dapat menyarankan obat tetes yang paling tepat untuk Anda. Obat tetes yang tidak mengandung pengawet dapat digunakan sesering mungkin. Jika obat tetes mengandung pengawet, jangan gunakan lebih dari 4 kali sehari. Hindari obat tetes dengan penghilang mata merah, karena dapat memperburuk gejala mata kering.
  • Tingkatkan kualitas udara pada ruangan: Beberapa perubahan yang dapat mencegah mata kering meliputi penggunaan humidifier, mengatur suhu termostat untuk mengurangi hembusan air dan menghindari asap. Jika Anda merokok, pertimbangkan untuk berhenti. Memindahkan kursi ke area lain dapat membantu mengurangi kadar udara kering yang terkena mata dan wajah Anda.
  • Kenakan eyewear yang tepat untuk Anda. Jika Anda memerlukan kacamata atau lensa kontak dan bekerja di depan komputer, pertimbangkan untuk menginvestasikan kacamata dan lensa kontak yang didesain khusus untuk pekerjaan komputer. Tanyakan dokter mata tentang lapisan lensa dan tinta yang juga dapat membantu. Jika Anda berkendara jarak jauh, kenakan kacamata hitam dengan lensa terpolarisasi dan perlindungan UV.

Penggunaan komputer adalah penyebab utama dari mata lelah. Jika Anda bekerja di depan komputer, langkah-langkah ini dapat membantu mengurangi kelelahan pada mata Anda.

  • Seringlah berkedip untuk menyegarkan kembali mata Anda: Banyak orang yang kurang berkedip saat di depan komputer, yang dapat menyebabkan mata kering. Berkedip menghasilkan air mata yang melembapkan dan menyegarkan mata. Jadikan kebiasaan untuk berkedip lebih sering saat melihat ke layar.
  • Istirahat: Sepanjang hari, berikan waktu istirahat untuk mata dengan melihat selain dari layar komputer. Coba aturan 20-20-20: setiap 20 menit, lihat sesuatu berjarak 20 kaki selama setidaknya 20 detik.
  • Periksa pencahayaan dan kurangi kesilauan: Pencahayaan yang terang dan silau dapat membuat mata lelah dan membuat sulit untuk melihat objek di monitor. Masalah terburuk umumnya berasal dari sumber cahaya di atas atau di belakang Anda, termasuk lampu neon dan cahaya matahari. Coba matikan beberapa atau seluruh lampu yang di atas. Jika Anda memerlukan cahaya untuk menulis atau membaca, gunakan lampu meja yang dapat diatur. Tutup gorden dan hindari meletakkan layar langsung di depan jendela atau dinding putih. Pasang cover anti silau pada layar monitor Anda.
  • Atur monitor Anda: Posisikan layar langsung di depan Anda sejauh 1 lengan agar bagian atas layar berada di depan atau di bawah pandangan mata Anda. Memiliki kursi yang dapat disesuaikan juga dapat membantu.
  • Gunakan penahan dokumen: Jika Anda perlu melihat materi cetak saat Anda bekerja di depan komputer, letakan pada document holder. Beberapa holder dirancang untuk diletakkan di antara keyboard dan monitor; beberapa pada samping. Cari yang sesuai untuk Anda. Tujuannya adalah untuk mengurangi kebutuhan mata untuk menyesuaikan dan menggerakan leher dan kepala Anda.
  • Atur pengaturan layar: Perbesar ukuran tulisan untuk mempermudah membaca. Atur kontras dan keterangan hingga level yang nyaman untuk Anda.
  • Jaga kebersihan layar: Bersihkan debu pada layar komputer secara rutin. Debu mengurangi kontras dan berkontribusi terhadap masalah kesilauan dan pantulan.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 12, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 12, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan