Apa itu lipoma?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu lipoma?

Lipoma adalah benjolan berisi lapisan lemak yang secara bertahap menumpuk di bawah kulit. Benjolan ini berada di antara kulit dan lapisan otot. Lipoma sering terdapat di leher, punggung, bahu, lengan, dan paha. Benjolan ini juga dapat berkembang di bagian tubuh lain seperti usus. Benjolan ini juga merupakan tumor jinak dan lebih sering terjadi pada orang dewasa.

Seberapa umumkah lipoma?

Benjolan ini umumnya dapat terjadi pada laki-laki maupun wanita di semua usia. Meski begitu, penyakit ini lebih banyak terjadi pada wanita dengan usia paruh baya. Keadaannya mungkin berbeda pada setiap orang. Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk melakukan pemeriksaan diagnostik dan terapi yang tepat bagi Anda.

Lipoma adalah benjolan yang bisa tumbuh di bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering terjadi di bawah kulit area ini:

  • Punggung atas
  • Bahu
  • Senjata
  • Ketiak
  • Bokong
  • Paha atas

Benjolan berisi lapisan lemak ini juga dapat tumbuh dan berkembang di otot, organ, atau jauh di dalam paha, bahu, atau betis Anda.

Jenis-jenis benjolan lipoma:

Tidak semua benjolan di tubuh ini berisi lemak. Ada beberapa jenis benjolan yang berbeda penyebab dan isi dari benjolannya:

  • Lipoma konvensional (benjolan yang cukup umum dan berisi lemak putih)
  • Hibernoma (benjolan yang berisi lemak coklat, bukan lemak putih biasa)
  • Fibrolipoma (benjolan yang berisi jaringan lemak plus berserat)
  • Angiolipoma (benjolan yang berisi lemak ditambah sejumlah besar pembuluh darah)
  • Myelolipoma (benjolan yang berisi jaringan plus lemak yang membuat sel darah)
  • Spindle cell lipoma (benjolan yang berisi lemak dengan sel-sel yang terlihat seperti batang)
  • Pleomorphic lipoma (benjolan berisi lapisan lemak dengan sel-sel dari berbagai bentuk dan ukuran)
  • Atypical lipoma (benjolan yang berisi lemak dengan ukuran lebih dalam serta jumlah sel yang lebih besar)

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala lipoma?

Kondisi benjolan berisi lapisan lemak ini awalnya sering muncul dalam bentuk benjolan subkutan yang lunak, bulat, dan tidak nyeri. Pasien bahkan sering tidak menyadari bahwa di tubuhnya sebetulnya terdapat benjolan lipoma.

Kebanyakan benjolan ini umumnya memiliki tekstur yang lembek atau lunak. Bahkan kadang benjolan ini bisa keras dan padat. Umumnya, benjolan berisi lapisan lemak ini jika disentuh dapat digeser atau digoyang-goyangkan ke area sekitarnya dengan mudah.

Benjolan berisi lapisan lemak ini bisa muncul lebih dari satu. Biasanya jika benjolan ini adalah cikal bakal tumor, benjolan dapat menyebabkan rasa nyeri jika mengenai saraf atau jika di dalam benjolan terdapat banyak pembuluh darah.

Ukuran lipoma berbeda-beda, tapi jarang ada yang melebihi 8 cm. Selain itu, benjolan ini lebih sering ditemukan di bagian lengan bawah, kaki, punggung, dan leher. Kondisi benjolan ini juga dapat terjadi di bagian tubuh lain seperti paru-paru, usus besar, payudara, dan gejalanya tergantung dari letak lipoma.

Bila kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Lalu, jikalau Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Lipoma yang muncul di tubuh Anda bisanya jarang berisiko atau berbahaya. Namun, jika ada suatu benjolan atau pembengkakan di bagian tubuh Anda, segeralah konsultasi ke dokter.

Silakan hubungi dokter Anda jika Anda merasakan nyeri di sekitar daerah tubuh yang terdapat benjolan. Jika Anda merasa ukuran benjolan bertambah besar (misalnya 2 kali lipat) dalam 12 bulan, Anda harus segera menghubungi dokter. Jika lipoma berkembang lambat dan malah bertambah ukurannya, itu bisa menjadi gejala suatu tanda masalah kesehatan yang serius.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab lipoma?

Penyebab benjolan berisi lapisan lemak ini bisa muncul di tubuh masih belum diketahui. Diduga terdapat faktor genetik berperan sebagai penyebab lipoma. Umumnya lipoma adalah kondisi yang dapat terjadi pada beberapa orang dalam satu keluarga. Pakar medis tidak tahu apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi, tetapi beberapa orang berpikir itu adalah respon terhadap trauma fisik.

Ada beberapa dugaan yang mengatakan bahwa benjolan berisi lapisan lemak ini ini bisa muncul akibat adanya trauma fisik terlebih dahulu. Ada juga dugaan yang mengatakan bahwa kondisi ini bisa terjadi pada orang yang kurang aktif bergerak, tetapi banyak dugaan tersebut yang belum terbukti.

Ada beberapa kondisi genetik dapat menyebabkan seseorang memiliki satu atau lebih lipoma, termasuk:

  • Penyakit sindrom Gardner, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan tumor jinak terbentuk.
  • Adiposis dolorosa, suatu kondisi yang ditandai oleh munculnya benjolan lunak isi lemak
  • Familial multiple lipomatosis, kondisi turun-temurun yang menyebabkan beberapa benjolan berisi lapisan lemak terbentuk.
  • Penyakit Madelung, kondisi langka yang ditandai dengan benjolan berisi lapisan lemak yang terbentuk di sekitar tubuh bagian atas.
  • Penyakit sindrom Cowden, yang ditandai oleh tumor jinak, kulit berlebih, dan ukuran benjolan yang cukup besar.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko lipoma?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini, yaitu:

  • Usia: Orang yang berusia 40 sampai  60 tahun lebih berisiko memiliki benjolan ini dibanding orang dengan orang usia di bawah 40 tahun.
  • Memiliki penyakit lain misalnya sindrom Cowden dan sindrom Gardner.
  • Riwayat lipoma dalam keluarga.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan lipoma?

Lipoma merupakan tumor yang tidak berbahaya dan seringnya tidak membutuhkan pengobatan. Namun, jika tumor terus berkembang, dokter Anda akan menganjurkan pembedahan untuk mengangkat benjolan berisi lapisan lemak ini.

Kondisi ini bisa dibilang tidak berbahaya, tapi dokter Anda akan memastikan dulu bahwa benjolan itu kista atau bukan, apakah itu abses (berisi nanah), atau bahkan itu adalah cikal bakal kanker yang ada di jaringan lemak. Kanker jaringan lemak cepat berkembang dan tidak mudah untuk digeser dari bawah kulit dan dapat menyebabkan nyeri.

Lipoma adalah kondisi yang dapat diambil menggunakan bedah sedot lemak atau liposuction, tapi seringnya prosedur pembedahan ini tidak dapat mengangkat seluruh benjolan lemak atau tumor.  Biasanya kondisi benjolan ini tidak muncul dan tidak kambuh lagi setelah dioperasi.

Benjolan berisi lapisan lemak ini bila dibiarkan saja tidak akan menimbulkan masalah. Namun, dokter kulit Anda dapat mengobati benjolan jika itu mengganggu kepercayaan diri atau bahkan aktivitas Anda sehari-hari. Dokter kulit nantinya akan membuat rekomendasi perawatan terbaik berdasarkan berbagai faktor termasuk:

  • Dilihat dulu dari seberapa besar ukuran lipoma. Bila terlalu besar dan mengganggu, dokter akan mengangkatnya.
  • Dilihat dari jumlah tumor kulit yang Anda miliki.
  • Dilihat dari riwayat pribadi Anda dan keluarga Anda tentang kanker kulit.
  • Dilihat dan diperiksa terlebih dulu, apakah benjolan yang ada di tubuh Anda sakit atau tidak.

Setelah pertimbangan di atas, dokter bisa melakukan tindakan berikut sesuai kondisi benjolan di tubuh Anda:

1. Operasi

Cara paling umum untuk mengobati lipoma adalah dengan mengangkatnya melalui bedah operasi. Pembedahan ini sangat membantu, terlebih jika Anda memiliki tumor kulit besar yang masih tumbuh. Umumnya tumor atau benjolan berisi lapisan lemak ini jarang tumbuh kembali setelah diangkat secara operasi.

2. Liposuction

Pilihan pengobatan lainnya adalah sedot lemak. Karena benjolan yang tumbuh ini adalah dasarnya terbuat dari lemak, prosedur ini dapat bekerja dengan baik untuk mengurangi ukurannya. Liposuction menggunakan jarum yang menempel pada jarum suntik besar, dan sebelum lemak disedot, biasanya Anda akan disuntikkan bius lokal terlebih dahulu.

Selama prosedur sedot lemak, sayatan dibuat di area benjolan, lalu dokter akan menggunakan tabung tipis yang berongga, yang disebut kanula, untuk dimasukkan ke dalam sayatan benjolan. Kanula kemudian dipindahkan bolak-balik untuk mengendurkan lemak, yang disedot melalui tabung.

Prosedur liposuction berguna untuk kondisi lipoma yang lebih besar, tetapi prosedur ini sering dikaitkan dengan tingkat kekambuhan yang lebih tinggi (benjolan bisa tumbuh kembali). Prosedur untuk menghilangkan lipoma biasanya dilakukan cukup dalam waktu sehari dan tidak perlu perawatan intensif, dan pasien pulang ke rumah pada hari yang sama setelah prosedur ini dijalani.

3. Suntikan steroid

Suntikan steroid juga dapat digunakan tepat di area benjolan di tubuh Anda. Perawatan ini dapat mengecilkan lipoma, tetapi tidak sepenuhnya akan mengangkat atau menghapusnya dari tubuh Anda.

Lipoma adalah tumor jinak yang berarti bahwa cukup besar kemungkinan bahwa benjolan ini tidak akan yang menyebar. Kondisi ini tidak akan menyebar melalui otot atau jaringan sekitarnya lainnya, dan tidak mengancam nyawa.

Perlu diketahui, tumor benjolan berisi lapisan lemak ini tidak dapat hilang atau mengecil dengan sendirinya. Menggunakan kompres es atau bahkan kompres air panas, tidak dapat mengecilkan jenis gumpalan pada kulit yang berisi lemak ini. Sebab pada dasarnya benjolan ini terbentuk dari lemak dan membutuhkan penanganan khusus dari dokter jika Anda ingin menghilangkannya.

Apa saja pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk lipoma?

Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk menjalani pemeriksaan pencitraan seperti USG, MRI, atau CT scan. Selanjutnya dokter mungkin akan melakukan biopsi untuk mendapatkan sedikit jaringan untuk dianalisis.

Lipoma adalah tumor yang tidak berbahaya dan seringnya tidak membutuhkan pengobatan. Namun, jika tumor terus berkembang, dokter Anda akan menganjurkan pembedahan untuk mengangkat benjolan atau tumor ini. Dokter mungkin menganjurkan Anda untuk melakukan biopsi sebagai pemeriksaan lanjutan.

Biopsi

Pemeriksaan melalui biopsi kadang diperlukan untuk menguatkan diagnosis apakah benjolan tersebut lipoma atau bukan. Dalam biopsi, sampel jaringan tumor diambil dan diperiksa di bawah mikroskop. Dokter Anda mungkin memberi Anda bius lokal untuk mematikan area dan mengambil sampel menggunakan jarum. Biopsi juga dapat dilakukan sebagai operasi kecil.

Dalam kebanyakan kasus lipoma, biopsi tidak diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosis lipoma atau bukan. Namun biopsi biasanya dilakukan pada sampel jaringan.

Bila sudah diambil sampel jaringan benjolan, nantinya di bawah penglihatan mikroskop, lipoma sering memiliki tampilan klasik dengan sel-sel lemak dewasa yang berlimpah. Kadang-kadang bisa ada sejumlah kecil jenis sel lain, juga, seperti tulang rawan atau tulang. Setelah biopsi, nantinya dokter akan memutuskan tindakan apa yang tepat untuk menghilangkan benjolan ini.

Lipoma tidak berbahaya, tapi dokter Anda akan memastikan bahwa benjolan itu bukan kista, abses atau kanker jaringan lemak. Kanker jaringan lemak cepat berkembang dan tidak mudah untuk digeser dari bawah kulit dan dapat menyebabkan nyeri.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk lipoma?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi benjolan berisi lapisan lemak ini.

  • Sering-seringlah memeriksa benjolan di tubuh Anda. Lipoma memang tidak berbahaya tapi beberapa benjolan atau tumor lain dapat menjadi keadaan yang serius dan harus diatasi dengan segera.
  • Hubungi dokter Anda jika Anda melihat kemerahan atau bengkak atau rasa hangat pada benjolan yang berisi TURP lemak.
  • Buatlah jadwal kontrol atau konsultasi rutin untuk memantau perkembangan gejala Anda.
  • Dengarkan anjuran dokter, jangan sembarang meminum obat, melakukan tindakan sendiri terhadap benjolan Anda. Jangan sampai telat juga untuk minum obat yang diresepkan dokter.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Agustus 8, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca