Apa itu kista ovarium?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu kista ovarium?

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di dalam atau pada permukaan ovarium. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya dan akan menghilang dengan sendirinya tanpa terapi.

Jenis kista ovarium yaitu kista fungsional (normal, tidak berhubungan dengan penyakit), kisat kulit, kista endometrium, kistadenoma, atau bagian dari penyakit yang disebut polycystic ovary syndrome (PCOS).

Seberapa umumkah kista ovarium?

Penyakit ini sering terjadi pada wanita di semua usia. Meski begitu, penyakit ini jarang mengenai wanita yang sudah menopause. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kista ovarium?

Sebagian besar kista ovarium tidak memiliki gejala dan tanda spesifik. Kadang-kadang beberapa gejala yang muncul dapat berupa:

  • Rasa penuh atau berat pada perut
  • Perut bengkak dan nyeri
  • Nyeri pinggul
  • Nyeri pada punggung bawah dan paha
  • Masalah buang air kecil dan besar
  • Nyeri setelah berhubungan seksual
  • Penambahan berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Nyeri setiap menstruasi
  • Perdarahan vagina yang tidak normal
  • Dada terasa teregang
  • Sering buang air kecil

Jika kista pecah, pasien akan merasakan nyeri hebat. Jika kista memuntir ovarium, pasien akan merasakan nyeri perut disertai mual atau muntah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala kista ovarium. Hubungi dokter jika Anda merasakan rasa penuh pada perut dan berat pada area pinggul, sering buang air kecil atau perdarahan dari vagina tanpa alasan yang jelas. Mungkin saja gejala ini adalah tanda kista ovarium, atau penyakit lain yang lebih serius.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kista ovarium?

Penyebab utamanya yaitu:

  • Maslaah hormonal: kista fungsional dapat muncul karena masalah hormonal atau obat-obatan pemicu ovulasi
  • Endometriosis: wanita dengan endometriosis dapat menderita kista ovarium
  • Kehamilan: biasanya, pada kehamilan awal, sepasang kista ovarium dapat muncul secara alami untuk mendukung janin hingga cairan amnion terbentuk. Meski begitu, kista dapat bertahan hingga akhir kehamilan
  • Infeksi panggul: infeksi ini dapat menyebar ke ovarium dan tuba falopi menyebabkan kista ovarium.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kista ovarium?

Ada banyak faktor risiko untuk kista ovarium, yaitu:

  • Riwayat memiliki kista
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Ada anggota keluarga yang menderita kista ovarium

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kista ovarium?

Terapi tergantung dari jenis dan penyebab kista. Sebanyak 90% kista ovarium bukan kanker dan hanya butuh sedikit terapi dan tidak khusus. Kista ovarium tidak membutuhkan terapi; biasanya kista akan hilang setelah 8-12 minggu.

Jika kista ovarium sering muncul, dokter akan memberikan Anda obat kontrasepsi oral. Obat tersebut dapat menurunkan risiko kambuhnya kista ovarium. Satu hal yang harus diketahui yaitu obat tidak dapat memperkecil ukuran kista.

Pada kasus yang jarang, pembedahan dibutuhkan jika pasien memiliki:

  • Kista kompleks yang tidak hilang
  • Kista yang bergejala
  • Ukuran kista lebih dari 10 cm
  • Wanita hampir atau sudah menopause

Jika Anda memiliki polycystic ovarian syndrome, Anda harus diterapi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kista ovarium

Dokter Anda akan membuat diagnosis dari pemeriksaan panggul. Selain itu, tes ultrasound dapat dibutukan untuk melihat lokasi kista yang tepat. Anda dapat diminta untuk kontrol setelah 6-8 minggu untuk memastikan bahwa kista sudah tidak ada. Metode lain yaitu CT scan dan MRI. Pasien dengan kista khusus harus melakukan pemeriksaan darah. Jika kista besar atau membesar, atau curiga kanker, pasien butuh pemeriksaan biopsi, d imana metode ini mengambil jaringan kecil dan memeriksanya menggunakan mikroskop.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kista ovarium?

dilakukan untuk mengatasi kista ovarium?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kista ovarium:

  • Lakukan kontrol sesuai jadwal untuk melihat perkembangan gejala dan kondisi kesehatan Anda
  • Ikuti anjuran dokter, minum obat yang diresepkan, jangan berhenti meminum obat atau mengganti dosis kecuali kalau dokter Anda yang menganjurkan
  • Ketahuilah siklus menstruasi Anda dan beritahu dokter Anda jika ada tanda yang tidak normal

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca