Definisi

Apa itu ketoasidosis diabetik?

Ketoasidosis diabetik adalah komplikasi diabetes yang serius, terjadi apabila tubuh Anda menghasilkan terlalu banyak asam darah yang disebut keton. Kondisi ini muncul jika Anda tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk menyerap glukosa ke dalam sel-sel tubuh untuk mengubah glukosa menjadi tenaga.

Seberapa umumkah ketoasidosis diabetik?

Ketoasidosis diabetik umumnya menyerang orang dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2. Kondisi ini juga kadang terjadi pada orang yang tidak menyadari bahwa ia memiliki diabetes. Dewasa muda serta anak-anak berisiko terkena ketoasidosis diabetik. Ketoasidosis diabetik dapat ditangani dengan mengurangi fator-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala ketoasidosis diabetik?

Gejala-gejala umum dari ketoasidosis diabetik adalah:

  • Jumlah urin banyak atau sering pipis
  • Merasa sangat kehausan atau sering minum
  • Merasa mual dan lelah
  • Sakit perut
  • Sesak napas
  • Peningkatan kadar gula darah dan/atau keton, ada beberapa tes yang dapat Anda lakukan sendiri.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Anda merasa sakit, stress atau pernah mengalami penyakit atau cedera baru-baru ini, Anda dapat memeriksa kadar gula darah Anda dengan alat tes keton urin yang dijual bebas.
  • Muntah dan tidak dapat mentolerir makanan atau cairan (sulit makan dan minum).
  • Kadar gula darah lebih tinggi dari batasan target, dan pengobatan rumahan tidak bekerja.
  • Kadar keton pada urin berada di tahap menengah atau tinggi.

Segera hubungi UGD apabila:

  • Kadar gula darah Anda secara terus menerus di atas 300 mg/dL atau 16.7 mmol/L.
  • Terdapat keton pada urin dan tidak dapat mencapai kadar yang disarankan.
  • Anda memiliki lebih dari 1 gejala ketoasidosis diabetik, seperti kebingungan, kehausan, sering buang air kecil, mual dan muntah, sakit perut, sesak napas, dan bau mulut.

Penyebab

Apa penyebab ketoasidosis diabetik?

Kurangnya insulin dapat menghentikan penyerapan gula darah ke dalam sel-sel untuk menghasilkan tenaga. Ketoasidosis diabetik juga disebabkan oleh:

  • Penyakit atau infeksi dapat membuat tubuh menghasilkan lebih banyak hormon lainnya, seperti adrenalin atau kortisol, mempengaruhi kerja insulin dan menyebabkan ketoasidosis diabetik
  • Efek dari terapi insulin dapat menurunkan kadar insulin pada tubuh, menyebabkan ketoasidosis diabetik
  • Gangguan fisik atau mental
  • Serangan jantung
  • Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan
  • Obat-obatan tertentu seperti corticosteroid dan beberapa diuretik

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk ketoasidosis diabetik?

Ada banyak faktor risiko untuk ketoasidosis diabetik, yaitu:

  • Anda memiliki diabetes tipe 1
  • Anda sering melewatkan pengobatan insulin

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk ketoasidosis diabetik?

Dokter akan memberikan zat-zat ini ke dalam vena Anda untuk menggantikan insulin yang menurun:

  • Elektrolit: minteral yang mengandung muatan listrik, seperti sodium, potassium dan klorida
  • Cairan untuk merehidrasi tubuh
  • Insulin

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk ketoasidosis diabetik?

  • Tes darah untuk mengukur kadar glukosa, keton, dan keasaman darah
  • Tes elektrolit darah
  • Urinalisis
  • X-ray dada
  • Electrocardiogram: mengukur aktivitas elektrik jantung.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketoasidosis diabetik?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi ketoasidosis diabetik:

  • Kontrol diabetes dengan pola makan yang sehat serta aktivitas fisik, juga minum obat-obatan yang diberi dokter sesuai petunjuk
  • Kontrol kadar gula darah dan keton, terutama jika Anda sakit atau stress
  • Kendalikan dosis insulin
  • Bersiaplah untuk ketoasidosis diabetik jika Anda menyadari perubahan mendadak pada kadar gula darah atau keton

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan