Definisi

Apa itu juvenile rheumatoid arthritis (JRA)?

Juvenile rheumatoid arthritis adalah suatu bentuk arthritis pada anak-anak. Penyakit ini juga dikenal dengan nama “juvenile idiophatic arthritis” dan “penyakit Still”. Juvenile rheumatoid arthritis berbeda dari rheumatoid arthritis pada orang dewasa.

Juvenile rheumatoid arthritis adalah penyakit kronis dan berlangsung selama beberapa bulan atau tahun, namun sekitar 75 persen anak bisa pulih dari penyakit ini. Tidak ada pengobatan untuk penyakit ini, tapi deteksi dini, obat-obatan yang lebih manjur, dan perawatan yang baik mampu meningkatkan kesempatan hidup aktif secara drastis. Penyakit ini dapat mempersulit anak untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti menulis, berpakaian, dan membawa barang (tangan, pergelangan tangan), berjalan, bermain, dan berdiri (pinggul, lutut, kaki). dan memutar kepala (leher).

Seberapa umumkah juvenile rheumatoid arthritis (JRA)?

Juvenile rheumatoid arthritis adalah penyakit yang umumnya menyerang anak di bawah usia 17 tahun. Penyakit itu dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala juvenile rheumatoid arthritis (JRA)?

Gejala paling khas dari juvenile rheumatoid arthritis adalah nyeri dan kaku pada sendi yang. Biasanya rasa nyeri memburuk pada pagi hari namun membaik pada penghujung hari. Anak Anda mungkin memegang otot yang sakit dekat dengan tubuh atau membungkuk.

Berdasarkan gejalanya, JRA dibedakan menjadi tiga jenis. Tiga jenis juvenile rheumatoid arthritis adalah pauciarticular, polyarticular, dan sistemik.

  • JRA pauciarticular hanya memengaruhi beberapa sendi (biasanya kurang dari empat sendi, seperti lutut, siku, dan pergelangan kaki) dan muncul pada 50 persen anak dengan penyakit ini. JRA jenis ini juga lebih sering pada anak perempuan. Penyakit mata (radang, atau bengkak) juga bisa ikut muncul akibat penyakit ini.
  • JRA polyarticular memengaruhi banyak sendi dan muncul pada sekitar 30 persen anak dengan JRA, lebih umum pada anak perempuan. Leher, lutut, pergelangan kaki, kaki, pergelangan tangan, dan tangan menjadi lokasi nyeri. Anak dengan tipe ini mungkin juga mengalami radang mata.
  • JRA sistemik terjadi pada kurang lebih 20 persen anak dengan JRA, anak laki-laki dan anak perempuan seimbang. JRA sistemik sering berawal dari demam, ruam, perubahan pada sel darah, dan nyeri sendi.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter Anda ketika Anda mengalami hal di bawah ini:

  • Anak Anda terkena efek samping obat
  • Obat-obatan yang dikonsumsi ternyata tidak manjur atau jika Anda memerlukan rujukan terapis fisik

Penyebab

Apa penyebab juvenile rheumatoid arthritis?

Juvenile rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun namun penyebabnya tidak diketahui. Autoimun berarti sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendiri. Faktor genetik dan lingkungan mungkin meningkatkan peluang terkena JRA.

JRA tidak dapat menular dari orang lain dan penyakit dapat diobati, sehingga anak-anak dengan penyakit ini dapat memiliki kehidupan yang normal kembali.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk juvenile rheumatoid arthritis?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit juvenile rheumatoid arthritis adalah:

  • Bawaan
  • Jenis kelamin. Anak perempuan lebih berisiko terkena JRA dibandingkan anak laki-laki

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk juvenile rheumatoid arthritis?

Kombinasi obat, terapi, olahraga, edukasi, dan menyesuaikan aktivitas untuk mencegah kelelahan adalah pilihan terbaik. Dokter mungkin dapat meresepkan obat untuk mengurangi nyeri dan radang. Obat untuk radang meliputi obat anti radang nonsteroid (NSAIDs). Obat lain (seperti methotrexate) juga dapat menjadi pilihan. Olahraga penting untuk pergerakan sendi dan kekuatan otot. Bebatan dapat membantu mengurangi sendi yang sakit dan bengkak.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk juvenile rheumatoid arthritis

Dokter akan mencari tahu riwayat pengobatan, memeriksa sendi, dan mungkin menyuruh tes laboratorium dan x-ray. Tes faktor rheumatoid protein darah spesifik (RP) dan antibodi antinuklir (ANA) mungkin membantu diagnosis. JRA sistemik mungkin sulit didiagnosis karena peradangan tidak langsung menyerang.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi juvenile rheumatoid arthritis?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi juvenile rheumatoid arthritis adalah:

  • Pastikan anak Anda minum obat sesuai resep dokter
  • Mendorong anak untuk berolahraga
  • Mendorong anak Anda untuk berpartisipasi dalam banyak aktivitas yang serupa seperti anak lain, namun selalu selipkan waktu untuk beristirahat
  • Bicaralah dengan guru dan perawat sekolah anak Anda. Tanyakan tentang pelayanan sekolah untuk menolong anak Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 15, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 15, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan