Insufisiensi Vena

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu insufisiensi vena?

Insufisiensi vena adalah gangguan aliran darah dari pembuluh darah vena kaki ke jantung. Kondisi ini disebut juna insufisiensi vena kronis atau stasis vena kronis.

Pembuluh darah memiliki katup yang menjaga aliran darah tetap ke satu arah, yaitu ke jantung. Pada penderita insufisiensi vena, katup di pembuluh darah kaki tidak berfungsi dengan baik sehingga terjadi penumpukan cairan di kaki. Kondisi ini bisa berlanjut ke berbagai masalah lain, termasuk varises.

Seberapa umum insufisiensi vena?

Insufisiensi vena lebih umum terjadi pada wanita dibanding pria. Menurut The University of Chicago Medical Center, kondisi ini juga lebih mungkin terjadi pada wanita usia 40-49 dan pria usia 70-70. Namun, kondisi ini bisa dicegah dengan menghindari faktor-faktor pemicunya.

Gejala

Apa saja gejala insufisiensi vena?

Ciri-ciri dan gejala insufisiensi vena yang paling umum adalah:

  • Pembengakan pada kaki dan pergelangan kaki (edema)
  • Rasa sakit yang memburuk saat Anda berdiri, dan membaik saat kaki diangkat
  • Kram kaki
  • Rasa sakit di kaki, atau kaki terasa berat
  • Kaki gatal
  • Kaki lemah
  • Penebalan kulit di kaki atau pergelangan kaki
  • Perubahan warna pada kulit, terutama di area pergelangan kaki
  • Luka di kaki
  • Varises
  • Betis terasa kencang

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab insufisiensi vena?

Insufisiensi vena biasanya disebabkan oleh trombosis vena dalam dan tekanan darah tinggi di pembuluh darah vena di kaki.

Faktor apa saja yang meningkatkan risiko saya mengalami insufisiensi vena?

Ada banyak hal yang membuat seseorang lebih berisiko mengalami insufisiensi vena, antara lain:

  • Adanya gumpalan darah
  • Adanya varises
  • Obesitas
  • Sedang hamil
  • Perokok
  • Memiliki kanker
  • Otot kaki lemah, atau pernah mengalami cedera kaki
  • Mengalami pembengkakan vena superfisial (phlebitis)
  • Ada anggota keluarga yang memiliki insufisiensi vena
  • Gaya hidup tidak aktif (duduk atau berdiri dalam waktu lama tanpa banyak bergerak dapat menimbulkan tekanan darah tinggi di vena kaki dan meningkatkan risiko Anda.

Diagnosis

Bagaimana cara mendiagnosis insufisiensi vena?

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pengecekan riwayat medis Anda. Beberapa tes pencitraan juga mungkin dilakukan, termasuk venogram dan duplex ultrasound.

Venogram

Dokter akan menyuntikkan pewarna kontras ke pembuluh darah Anda untuk memperjelas tampilannya saat di-rontgen.

Duplex ultrasound

Ini adalah tes yang digunakan untuk mengukur kecepatan dan arah aliran darah di pembuluh darah. Kulit Anda akan dioles gel kemudian ditempelkan alat kecil bernama transducer, yang menggunakan gelombang suara untuk menampilkan gambaran aliran darah Anda ke komputer.

Bagaimana cara mengobati insufisiensi vena?

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Pengobatan untuk insufisiensi vena akan bergantung pada banyak hal, yaitu penyebab, kondisi kesehatan Anda, dan riwayat medis Anda. Faktor lain yang akan dipertimbangkan dokter sebelum memulai pengobatan adalah:

  • Gejala spesifik yang Anda rasakan
  • Usia Anda
  • Tingkat keparahan kondisi Anda
  • Seberapa kuat toleransi Anda terhadap obat-obatan dan prosedur pengobtana

Pengobatan paling umum untuk insufisiensi vena adalah stoking kompresi (compression stockings) yang diresepkan dokter. Stocking elastik ini akan menekan pergelangan kaki dan kaki bagian bawah, membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan.

Compression stockings tersedia dalam berbagai level dan ukuran. Dokter akan menentukan tipe dan ukuran mana yang paling sesuai untuk Anda.

Beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi insufisiensi vena adalah:

1. Melancarkan aliran darah

Cara melancarkan aliran darah yang bisa Anda lakukan:

  • Saat duduk atau tidur, angkat kaki Anda dan ganjal dengan bantal sehingga posisiny tetap di atas.
  • Gunakan compression stockings.
  • Hindari menyilangkan kaki saat duduk.
  • Olahraga teratur.

2. Obat-obatan

Obat-obatan yang bisa membantu mengatasi insufisiensi vena adalah:

  • Diuretik, atau obat-obatan yang membuat tubuh Anda mengeluarkan lebih banyak cairan (biasanya lewat air seni).
  • Antikoagulan, atau obat-obatan yang mengencerkan darah.
  • Pentoxifylline, obat yang melancarkan aliran darah.

3. Operasi

Pada kondisi yang lebih serius, insufiensi vena membutuhkan operasi untuk mengobatinya. Operasi yang bisa dilakukan adalah:

Operasi memperbaiki pembuluh darah atau katup

  • Mengangkat pembuluh darah yang rusak.
  • Operasi endoskopik : Dokter akan memasukkan tabung tipis dengan kamera di dalamnya untuk membantu melihat dan mengikat varises.
  • Bypass vena: Transplantasi menggunakan pembuluh darah sehat yang diambil dari bagian lain di tubuh Anda. Prosedur ini biasanya digunakan hanya jika paha bagian atas terpengaruh, atau untuk kondisi yang sudah sangat parah dan tak bisa diobati dengan cara lain.
  • Operasi laser: Metode pengobatan baru ini menggunakan laser untuk mengurangi atau menutup kerusakan pada pembuluh darah, menggunakan cahaya. Prosedur ini tidak membutuhkan pembedahan.

Ambulatory phlebectomy

Dokter akan membius area kecil di kaki Anda, kemudian menusuk dan mengangkat bagian kecil varises. Prosedur ini bisa dilakukan dengan singkat tanpa perlu opname.

Sclerotherapy

Ini adalah pengobatan untuk insufisiensi vena yang sudah parah. Dokter akan menyuntikkan bahan kimia ke pembuluh darah yang rusak, sehingga ia akan berhenti berfungsi. Efeknya, darah akan mengalir ke jantung melalui pembuluh darah yang lain, sedangkan pembuluh darah yang rusak akan pelan-pelan diserap oleh tubuh. Prosedur ini bisa digunakan jika pembuluh darah yang rusak berukuran kecil atau sedang.

Prosedur kateter

Pada kasus yang parah, dokter akan menggunakan kateter untuk pembuluh darah yang lebih besar. Kateter (tabung tipis) akan dimasukkan ke pembuluh darah, dipanaskan ujungnya, kemudian dilepaskan. Suhu panas tersebut akan membuat pembuluh darah menutup ketika kateter ditarik keluar.

Pencegahan

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah insufisiensi vena?

Jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami insufisiensi vena, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya terjadi pada Anda:

  • Jangan duduk atau berdiri di satu posisi yang sama selama waktu yang lama. Berdiri dan bergeraklah setiap sekian menit.
  • Jangan merokok.
  • Olahraga teratur.
  • Jaga berat badan supaya tidak berlebih.

Silakan konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Desember 12, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 12, 2017

Sumber