Apa itu hipotermia?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu hipotermia?

Hipotermia adalah kondisi yang terjadi ketika temperatur tubuh menjadi sangat rendah, jauh di bawah suhu tubuh normal sekitar 37º Celsius. Orang dengan hipotermia bisa memiliki suhu tubuh hingga di bawah 35º C. Hal ini dapat terjadi saat tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada produksinya.

Hipotermia adalah keadaan darurat. Jantung, sistem saraf, dan organ lain tidak dapat bekerja dengan baik dan dapat membahayakan nyawa.

Seberapa umumkah hipotermia?

Hipotermia adalah kondisi yang lebih sering terjadi pada lansia dan anak kecil akibat cuaca yang sangat dingin. Orang dengan hipotermia harus segera dirawat sesegera mungkin. Anda dapat meminimalisir kemungkinan terkena hipotermia dengan mengurangi risikonya. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hipotermia?

Gejala dan tanda hipotermia yaitu:

  • Merasa kedinginan
  • Menggigil terus menerus
  • Merinding
  • Bibir berwarna biru
  • Tidak dapat menghangatkan diri,
  • Kulit bayi dapat berwarna merah terang, dingin, dan tampak sangat tidak bertenaga.

Seiring dengan penurunan suhu tubuh, penderita akan berhenti menggigil dan akan menjadi bingung, mengantuk, dan kaku. Penderita akan berbicara cadel, bergumam, dan gagap. Denyut jantung melemah dan menjadi tidak teratur.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda membutuhkan penanganan darurat saat mengalami tanda hipotermia. Khususnya jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang buruk seperti diabetes dengan hipotermia, segera pergi ke dokter.

Komplikasi hipotermia dapat berupa frosbite, gangren, chilblain, dan trench foot.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab hipotermia?

Berdasarkan sebagian besar kasus, penyebab paling sering dari hipotermia adalah paparan cuaca dingin atau air dingin tanpa perlindungan yang tepat. Kulit atau baju basah, situasi berangin, dan kulit yang terpapar suhu dingin dalam waktu lama berperan dalam penurunan suhu. Konsumsi alkohol juga sering berpengaruh.

Penting untuk selalu memakai dan membawa pakaian hangat saat bepergian ke daerah beriklim dingin.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk hipotermia?

Ada banyak faktor risiko untuk hipotermia, yaitu:

  • Usia tua. Lansia lebih rentan terhadap hipotermia
  • Konsumsi alkohol dan obat-obatan
  • Obat-obatan. Beberapa obat yaitu antidepresan, antipsikotik, antinyeri narkotik, dan obat tidur
  • Kondisi kesehatan yang buruk

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Faktor ini hanyalah referensi saja. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hipotermia?

Hipotermia adalah kondisi yang darurat yang bisa ditangani dengan beberapa tips tertentu. Berikut adalah tipsnya:  

  • Hingga penanganan medis tersedia, orang harus keluar dari dingin dan menghangatkan diri.
  • Baju basah harus dilepas dan diganti dengan baju kering.
  • Gunakan beberapa lapis selimut atau jaket untuk menghangatkan tubuh.
  • Minuman hangat nonkafein dapat diminum.
  • Hindari paparan angin dan udara
  • Orang harus dipindahkan ke area yang dekat dengan sumber panas, dan dapat berbagi panas tubuh. Meski begitu, jangan gunakan panas secara langsung misalnya air panas atau alas penghangat.

Orang yang bingung atau tidak sadarkan diri harus menerima penanganan medis darurat. Penanganannya berupa menghangatkan tubuh, cairan intravena yang hangat, dan menghangatkan jalan napas.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hipotermia?

Dokter mencurigai hipotermia adalah kondisi yang terjadi dan  ditemukan di lingkungan yang dingin. Termometer khusus yang dapat mengukur suhu tubuh yang rendah dapat mengkonfirmasi diagnosis, biasanya termometer terdapat pada bagian darurat rumah sakit. Pemeriksaan lain untuk menyingkirkan adanya kerusakan organ vital seperti elektrokardiografi, pemeriksaan laboratorium dan x-ray.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipotermia?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi hipotermia:

  • Berpakaian yang tepat saat musim dingin
  • Melakukan pengawasan yang lebih pada lansia dan anak kecil
  • Konsumsi kalori dan cairan yang cukup
  • Tetap waspada dengan cuaca yang berbahaya dan rencanakan kepergian dengan sesuai
  • Ganti baju basah dengan baju kering sesegera mungkin
  • Keluar dari air dingin secepatnya. Hipotermia dapat mematikan dalam hitungan menit!

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 26, 2018 | Terakhir Diedit: September 26, 2018

Yang juga perlu Anda baca