Ternyata Udara Dingin Bisa Membakar Kalori, Lho! Bagaimana Bisa?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin bersemangat membaca judul di atas. Udara dingin bisa membakar kalori? Ini benar. Maksudnya di sini adalah, kesinambungan respon tubuh saat berada di suhu dingin, secara tidak langsung akan membakar kalori tanpa Anda sadari. Mau tahu bagaimana penjelasannya? Silakan simak di bawah ini.

Udara dingin bisa membakar kalori

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Investigatio pada 2013, para ilmuwan meneliti apakah efek dari paparan udara dingin bisa membakar kalori berlebih. Mereka menemukan bahwa bahkan dalam suhu yang agak dingin saja di mana tubuh tidak menggigil, tubuh membakar lebih banyak kalori dengan cara meningkatkan produksi panas.

Para ilmuwan juga masih belum bisa memastikan berapa banyak kalori yang dibakar akibat udara dingin. Tapi ada kepastian yang menyatakan bahwa kalori Anda akan terbakar di udara dingin. Meski tidak yakin berapa banyak kalori Anda akan terbakar, tapi jelas hal itu bisa membantu menurunkan berat badan.  

Menggigil juga membantu membakar kalori

Menggigil pada udara dingin nyatanya bukan sesuatu yang mengganggu, malah menguntungkan bagi tubuh yang ingin membakar kalori. Begini penjelasannya. Saat berada di suhu dingin, membakar kalori itu memang diperlukan untuk mencegah tubuh dari suhu udara yang rendah. Nah, otot-otot Anda pasti akan tergerak karena guncangan saat menggigil itu.

Setidaknya, jika Anda menggigil sekitar 15 menit saja, Anda akan kehilangan kalori sebanyak 100 kalori. Otot juga akan mengeluarkan hormon irisin, yang fungsinya menstimulasi produksi panas dari sel-sel lemak yang disimpan dalam tubuh.

Lemak tubuh juga ikut terbakar di udara dingin

Selain membakar kalori, keuntungan lainnya dari udara dingin adalah meningkatkan suhu tubuh menjadi panas. Bagi tubuh yang menyimpan lemak lebih banyak, ada lemak putih dan lemak cokelat (sel atau jaringan lemak). Hal tersebut menjadi bahan dasar untuk menghangatkan tubuh. Pada saat dingin, lemak putih dan lemak cokelat atau brown fat pada tubuh akan bersama-sama membakar diri, dengan tujuan membantu menjaga suhu tubuh tetap hangat.

Aktivitas yang dilakukan di udara dingin bisa membakar lebih banyak kalori

Saat udara dingin, secara tidak langsung Anda pasti akan mencari suatu gerakan atau bahkan aktivitas yang akan menghangatkan tubuh Anda. Tidak semua orang mengandalkan alasan udara dingin untuk berdiam diri saja di rumah. Anda bisa melakukan hal lain, seperti bermain ski, ice skating, atau bahkan memotong kayu bakar untuk api unggun. Dengan begitu, Anda bisa membakar 150 hingga 200 kalori per hari sambil melakukan aktivitas di luar.

Berhubungan seks di udara dingin juga akan membantu membakar kalori

Kalau dingin, secara alami manusia pasti akan mencari kehangatan. Anda bisa melakukan hubungan intim pada saat udara dingin untuk membakar kalori lebih banyak. Sebuah penelitian menyatakan, seks yang dilakukan di udara dingin akan lebih banyak membuang kalori daripada di udara hangat atau udara yang biasa-biasa saja.

Saat berhubungan seks, Anda pastinya akan mengeluarkan gerakan atau gaya yang lebih banyak dan aktif untuk memunculkan sensasi kehangatan seluruh tubuh. Maka, tidak jarang kalau keringat (walaupun sedikit) yang keluar saat berhubungan seks menandakan bahwa tubuh Anda sudah cukup mendapatkan kehangatan berkat usaha Anda dan pasangan.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Tahukah Anda bahwa di dalam tubuh terdapat 100 triliun bakteri usus? Bakteri ini baik untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Panduan Memilih Makanan untuk Penderita Gastroparesis

Orang dengan gastroparesis memiliki masalah dengan pengosongan lambung. Maka itu, tak bisa sembarangan pilih makanan untuk gastroparesis.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Nutrisi, Hidup Sehat 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
posisi tidur

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit