Definisi

Apa itu hiponatremia?

Hiponatremia adalah kondisi di mana kadar natrium dalam tubuh terlalu rendah. Kadar normal natrium adalah 135 mEq/L. Natrium adalah elektrolit yang membantu mengatur kadar air di dalam dan sekitar sel. Ada 2 jenis hiponatremia:

  • Hiponatremia kronis terjadi saat kadar natrium pada tubuh menurun perlahan selama lebih dari 48 jam. Gejala dari jenis hiponatremia ini biasanya ringan hingga sedang.
  • Hiponatremia akut terjadi saat kadar natrium pada tubuh menurun dengan tiba-tiba. Hal ini dapat menyebabkan gejala yang lebih serius, seperti pembengkakan otak secara cepat, yang dapat mengakibatkan koma bahkan kematian.

Seberapa umumkah hiponatremia?

Kondisi ini umum terjadi pada pasien dengan usia berapapun, terutama pada lansia. Hiponatremia dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hiponatremia?

Tanda-tanda dan gejala dari hiponatremia dapat meliputi:

  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Kehilangan energi dan kelelahan
  • Kelemahan otot, kejang, atau kram
  • Kejang
  • Koma

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki kondisi medis yang meningkatkan risiko hiponatremia, atau memiliki faktor risiko terhadap hiponatremia, seperti melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi, serta memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk hiponatremia?

Ada banyak faktor risiko untuk hiponatremia, yaitu:

  • Usia: Semakin tinggi usia Anda, semakin besar risiko Anda mengalami hiponatremia.
  • Obat-obatan tertentu. Pengobatan yang meningkatkan risiko hiponatremia meliputi diuretik seperti tiazid serta beberapa antidepresan dan penghilang nyeri.
  • Kondisi yang menurunkan ekskresi cairan pada tubuh, seperti penyakit ginjal, syndrome of inappropriate anti-diuretic hormone (SIADH) atau gagal jantung.
  • Aktivitas fisik intensif. Orang yang minum terlalu banyak air saat melakukan maraton, ultramaraton, triatlon dan aktivitas jarak jauh dan berintensitas tinggi berisiko terkena hiponatremia.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hiponatremia?

Perawatan untuk kondisi ini bertujuan untuk mengatasi penyebab, yang meliputi:

  • Membatasi asupan cairan
  • Menyesuaikan dosis diuretik
  • Mengatasi kondisi penyebab

Hiponatremia parah adalah kondisi yang darurat. Untuk mengatasinya, dokter memerlukan:

  • Infus cairan natrium
  • Pengobatan untuk gejala seperti sakit kepala, mual dan kejang. Kadar natrium pada darah perlu ditingkatkan secara perlahan. Meningkatkan kadar natrium secara cepat dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hiponatremia?

Hiponatremia didiagnosis dengan mengukur kadar natrium pada darah. Sulit untuk mendiagnosis penyebab hiponatremia. Dokter akan menanyakan tentang sejarah medis, kondisi kesehatan serta pengobatan yang sedang Anda konsumsi. Dokter juga dapat meminta beberapa tes, seperti tes darah dan urin untuk mengevaluasi kadar cairan pada tubuh, konsentrasi darah dan kandungan urin.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hiponatremia?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi hiponatremia:

  • Mengatasi kondisi terkait. Mendapatkan perawatan untuk kondisi yang berkontribusi terhadap hiponatremia, seperti ketidakcukupan kelenjar adrenal, dapat mencegah kadar natrium yang rendah.
  • Edukasi diri Anda. Jika Anda memiliki kondisi medis yang meningkatkan risiko hiponatremia atau jika Anda mengonsumsi pengobatan diuretik, berhati-hatilah terhadap tanda-tanda dan gejala kadar natrium yang rendah. Selalu konsultasikan dengan dokter tentang risiko dari obat-obatan.
  • Berhati-hati saat beraktivitas dengan intensitas tinggi. Atlet hanya boleh minum cairan sebanyak cairan yang hilang akibat berkeringat. Kehausan adalah petunjuk yang baik seberapa cairan yang Anda butuhkan.
  • Pertimbangkan minum minuman berenergi saat aktivitas berat. Tanyakan pada dokter mengenai mengganti air dengan minuman elektrolit saat berpartisipasi di acara seperti maraton, triatlon dan aktivitas serupa.
  • Minum air secukupnya. Minum air penting bagi kesehatan Anda, pastikan Anda minum cukup air, namun jangan berlebihan. Umumnya, wanita harus minum 2,2 liter cairan perhari dan pria sebanyak 3 liter perhari. Kehausan dan warna urin adalah indikasi yang baik seberapa banyak air yang Anda butuhkan. Jika Anda tidak haus dan urin Anda berwarna kuning pucat, Anda sudah minum air dengan cukup.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan