Gangguan Kepribadian (Pesonality Disorder)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu gangguan kepribadian (personality disorder)?

Gangguan kepribadian atau personality disorder adalah kumpulan gangguan jiwa yang mempengaruhi bagaimana Anda berpikir, merasa, dan berperilaku. Kepribadian adalah kumpulan unik dari watak, gaya perilaku, atau pola yang membentuk karakter atau individu. Kepribadian dapat mempengaruhi bagaimana kita melihat dunia, perilaku, pikiran, serta perasaan.

Gangguan kepribadian dapat menyebabkan kesulitan dalam bersosialisasi dengan keluarga dan teman-teman. Sulit bagi penderita untuk mengetahui perilaku yang dianggap normal dan yang tidak.

Penyebab gangguan ini tidak diketahui. Namun, ada kemungkinan kondisi itu dipicu oleh masalah lingkungan dan genetik, khususnya trauma masa kecil. 

Apa saja tipe gangguan kepribadian (personality disorder)? 

Ada beberapa tipe gangguan kepribadian (personality disorder) yang dapat digolongkan menjadi kelompok-kelompok kecil yang memiliki perilaku yang serupa. Beberapa orang mungkin punya tanda dan gejala dari beberapa gangguan kepribadian.

Cluster A: Curiga

  • Paranoid

Orang yang mengidap paranoid sangat tidak percaya terhadap orang lain dan selalu merasa curiga. Mereka juga berpotensi menyimpan dendam. 

  • Schizioid

Orang dengan tipe ini tidak tertarik terlibat dalam hubungan personal atau melakukan interaksi sosial. Mereka tidak menganut isyarat sosial normal dan selalu bersikap dingin. 

  • Schizotypal

Tipe ini membuat orang percaya dirinya bisa mempengaruhi orang lain atau keadaan untuk bertindak sesuai dengan pemikirannya. Mereka biasanya salah mengartikan perilaku dengan menunjukkan respon tak pantas. Mereka mungkin terus menerus menghindari hubungan yang intim. 

Cluster B: Emosional dan Impulsif

  • Antisosial

Orang dengan antisosial kemungkinan untuk memanipulasi atau memperlakukan orang lain dengan kejam, tapi tak pernah menyesal. Mereka mungkin berbohong, mencuri, atau menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang. 

  • Ambang

Orang yang mengidap gangguan ini sering merasa kosong dan diabaikan, terlepas dari dukungan keluarga dan komunitas. Mereka mungkin sulit mengatasi kejadian sulit dan merasakan paranoia. Mereka juga mungkin terlibat dalam perilaku impulsif dan berisiko, seperti seks tidak aman,  pesta minum, dan perjudian. 

  • Histrionik

Dalam gangguan kepribadian (personality disorder) histrionik, pengidapnya secara terus menerus meminta perhatian dengan dramatis dan provokatif seksual. Mereka dapat dengan mudah terpengaruh oleh orang lain dan terlalu sensitif terhadap kritik dan penolakan. 

  • Narsistik

Orang dengan narsistik merasa lebih penting daripada orang lain. Mereka cenderung melebih-lebihkan pencapaian dan gemar membual soal kesuksesan dan daya tariknya. Mereka sangat butuh pujian dari orang lain, tapi tak punya empati terhadap orang lain. 

Cluster C: Gelisah

  • Cemas menghindar

Orang dengan gangguan kepribadian (personality disorder) ini sering merasa kekurangan, inferior, atau tidak menarik. Mereka biasanya terus memikirkan kritik dari orang lain dan menghindari partisipasi dengan aktivitas dan pergaulan baru. 

  • Dependen

Dalam tipe personality disorder ini, orang punya ketergantungan yang parah terhadap orang lain agar menuruti kebutuhan fisik dan emosinya Mereka biasanya menolak untuk sendirian. Mereka juga butuh jaminan ketika mengambil keputusan, dan selalu mentolerir kekerasan secara fisik dan verbal. 

  • Obsesif-kompulsif

Orang yang mengidap obsesif dan kompulsif punya keinginan yang luar biasa terhadap pencapaian. Mereka sangat mengikuti aturan dan regulasi. Mereka akan merasa sangat tidak nyaman ketika tidak mencapai kesempurnaan. Mereka juga akan rela mengabaikan hubungan personal untuk fokus mencapai kesempurnaan sebuah proyek. 

Seberapa umum gangguan kepribadian (personality disorder)? 

Kondisi ini umum terjadi dan biasanya menyerang lebih banyak wanita dibandingkan dengan pria. Ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun, biasanya muncul pada masa remaja dan berlanjut hingga dewasa. Kondisi tersebut dapat dihindari dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gangguan kepribadian (personality disorder)?

Tipe gangguan kepribadian (personality disorder) dibagi menjadi tiga cluster, berdasarkan karakteristik dan gejala yang mirip. Banyak orang dengan gangguan kepribadian juga punya tanda dan gejala ke salah satu gangguan kepribadian lainnya.  

Gejala-gejala umum dari gangguan kepribadian adalah:

  • Diliputi perasaan negatif, seperti stress, gelisah, perasaan tidak berharga, atau amarah
  • Menghindari orang lain, merasa hampa, dan tidak terhubung secara emosional
  • Kesulitan mengatasi perasaan negatif tanpa menyakiti diri sendiri (seperti menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol) atau mengancam orang lain
  • Perilaku yang aneh
  • Kesulitan menjaga hubungan yang stabil dan dekat, terutama dengan pasangan, anak-anak, dan pengasuh profesional
  • Kadang, kehilangan kontak dengan realita

Tergantung pada gangguan dan tipe yang Anda alami, gejala dapat bervariasi:

  • Orang dengan gangguan kepribadian cluster A cenderung mengalami kesulitan berhubungan dengan orang lain dan biasanya menunjukkan pola perilaku yang dianggap aneh dan eksentrik.
  • Orang dengan gangguan kepribadian cluster B kesulitan berhubungan dengan orang lain. Akibatnya, mereka menunjukkan pola perilaku yang dianggap dramatis, tak menentu, mengancam atau mengganggu.
  • Orang dengan gangguan kepribadian cluster C takut terhadap hubungan pribadi dan menunjukkan pola kegelisahan dan ketakutan di sekitar orang lain. Beberapa suka menyendiri dan tidak ingin bersosialisasi.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda. Jika tidak mendapatkan penanganan, gangguan kepribadian bisa menyebabkan masalah signifikan pada hidup Anda. 

Penyebab

Apa penyebab gangguan kepribadian (personality disorder)?

Terdapat banyak penyebab dari gangguan kepribadian. Gangguan kepribadian dapat terjadi dari trauma atau kejadian yang pernah terjadi pada hidup Anda. Beberapa peneliti mempercayai bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh ketidakseimbangan zat kimia di otak dan lingkungan hanya memicu perubahan perilaku. 

Gangguan perilaku juga dapat dikaitkan dengan faktor genetik dan keluarga. Pengalaman stress, ketakutan selama masa kecil dapat meningkatkan risiko gangguan kepribadian.

Faktor-faktor risiko

Ada banyak faktor risiko untuk gangguan kepribadian, yaitu:

  • Pernah mengalami kejadian traumatis
  • Pernah mengalami kesulitan pada masa kecil, seperti kekerasan atau diabaikan
  • Pernah mengalami cedera otak
  • Faktor genetis

Komplikasi

Gangguan kepribadian atau personality disorder bisa mengganggu hidup pengidapnya dan orang-orang di sekitar mereka. Gangguan kepribadian juga bisa menyebabkan berbagai masalah, seperti pada hubungan, lingkungan kerja dan sekolah, dan bisa menjurus pada isolasi sosial atau penyalahgunaan alkohol dan narkoba. 

Diagnosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis gangguan kepribadian (personality disorder)?

Ada beberapa cara yang mungkin dilakukan dokter untuk menentukan diagnosis pada pasien dengan gangguan kepribadian, yaitu: 

  • Pemeriksaan fisik

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan pertanyaan mendalam tentang kesehatan Anda. Dalam beberapa kasus, gejala yang ditimbulkan mungkin berhubungan dengan kondisi kesehatan fisik lainnya. Evaluasi Anda bisa berbentuk tes lab dan tes pemindaian untuk alkohol dan obat-obatan. 

  •   Evaluasi psikiatrik 

Langkah ini termasuk diskusi tentang pemikiran, perasaan, dan tingkah laku dan mungkin kuesioner untuk menentukan poin-poin diagnosis. Dengan izin Anda, informasi dari keluarga dan orang-orang terdekat akan membantu. 

  • Kriteria diagnosis dalam DSM-5

The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition (DSM-5) adalah referensi yang sering digunakan oleh profesional mental untuk membantu menentukan gangguan kesehatan mental. Dokter akan mewawancarai Anda dan keluarga untuk mengetahui perilaku Anda dan membandingkannya dengan kriteria masing-masing kelainan. 

Dokter juga dapat menanyakan kejadian yang penting atau mempengaruhi Anda secara emosional. Sejarah medis dan lingkungan juga dapat diperhitungkan untuk diagnosis. Dokter juga akan menentukan penyebab signifikan dari setidaknya dua hal di bawah ini: 

  • Cara Anda melihat dan menafsirkan diri sendiri dan orang lain
  • Cara Anda bersikap ketika menghadapi orang lain
  • Kadar normal respon emosional Anda terhadap sesuatu
  • Sebaik apa Anda mengatur dorongan dari hati Anda

Pada beberapa kasus, dokter atau penyedia kesehatan medis dapat melakukan tes darah atau tes screening untuk melihat adanya alkohol dan obat-obatan untuk mengetahui kemungkinan penyebab.

Terkadang sulit untuk menentukan tipe gangguan kepribadian yang dialami seseorang, mengingat gejala yang muncul punya kemiripan satu sama lain. Gangguan lainnya, seperti depresi, gelisah, dan penyalahgunaan zat mungkin akan mempersulit diagnosis. Namun, diagnosis yang akurat membutuhkan waktu dan tenaga untuk menentukan perawatan yang tepat.

Pengobatan

Bagaimana mengobati gangguan kepribadian (personality disorder)?

Mayo Clinic menyebut perawatan terbaik untuk Anda sangat tergantung pada gangguan kepribadian yang Anda alami. Seringnya, pendekatan kelompok dibutuhkan untuk memastikan bahwa kebutuhan psikiatrik, medis, dan sosial berjalan beriringan. Pasalnya, gangguan kepribadian membutuhkan pengobatan jangka panjang, bisa berbulan-bulan atau tahunan. 

Tim perawatan Anda mungkin akan termasuk dokter atau perawat utama, seperti psikiater, psikolog atau terapis lainnya, perawatan psikiatris, apoteker, atau pekerja sosial.  

Jika Anda mengalami gejala yang ringan dan bisa dikontrol, Anda mungkin hanya butuh perawatan dari dokter, seorang psikiater atau terapis lainnya. Jika memungkinkan, carilah ahli kesehatan mental yang terbiasa menangani gangguan kepribadian (personality disorder). 

Perawatan akan tergantung pada gangguan yang Anda alami, tapi biasanya metode-metode yang digunakan adalah:

Psikoterapi

Psikoterapi atau terapi bicara mungkin bisa membantu mengatur gangguan kepribadian atau personality disorder. Saat psikoterapi berlangsung, Anda dan terapi bisa mendiskusikan  kondisi Anda, juga perasaan dan pemikiran Anda. Ini bisa menjadi pengetahuan agar Anda bisa mengatur gejala dan tingkah laku yang mengganggu keseharian Anda. 

Ada banyak tipe psikoterapi yang bisa Anda pilih, yaitu:

  • Terapi tingkah laku dialektikal, yaitu terapi yang memungkinkan individu atau sekelompok individu belajar bertoleransi dengan stres dan memperbaiki hubungan. 
  • Terapi tingkah laku kognitif, yaitu terapi yang mengajarkan orang untuk mengubah pola pemikiran negatif agar mereka bisa mengatasi tantangan sehari-hari. 

Pengobatan 

Belum ada obat-obatan yang disetujui untuk pengobatan gangguan kepribadian. Namun, ada beberapa obat yang dapat membantu mengembalikan keseimbangan hormon dan zat kimia otak, seperti:

  • Antidepresan, yang dapat memperbaiki depresi, kemarahan atau impulsivitas.
  • Penstabil mood, yang mencegah mood swing dan mengurangi kekesalan dan keagresifan.
  • Obat antipsikotik, juga dikenal sebagai neuroleptik, yang dapat membantu orang yang kehilangan kesadaran dengan kenyataan.
  • Obat anti cemas, yang membantu meringankan kegelisahan, kecemasan dan insomnia.

Program rumah sakit 

Dalam beberapa kasus, gangguan kepribadian parah memerlukan perawatan khusus kejiwaan di rumah sakit. Pengobatan ini umumnya disarankan ketika Anda tidak bisa merawat diri Anda dengan besar atau ketika Anda membahayakan diri sendiri dan orang lain. 

Setelah kondisi Anda stabil, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan program rawat jalan. 

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan kepribadian (personality disorder)?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi gangguan kepribadian:

  • Aktiflah dalam merawat diri Anda sendiri

Cara ini bisa membantu Anda usaha untuk mengatur gangguan kepribadian yang Anda miliki. Jangan melewatkan sesi terapi, meskipun Anda merasa malas. Fokus terhadap tujuan perawatan Anda dan bekerja keraslah dalam menggapai hal itu. 

  • Konsumsi obat sesuai arahan dokter

Meskipun Anda tak merasa sedang baik-baik saja, jangan melewatkan pengobatan Anda. Jika Anda berhenti, gejala gangguan kepribadian (personality disorder) mungkin akan kembali. Anda mungkin juga akan mengalami gejala lain jika berhenti mengonsumsi obat secara tiba-tiba. 

  • Pelajari kondisi Anda

Mempelajari kondisi kesehatan Anda bisa mengembangkan dan memotivasi Anda untuk tetap melakukan perawatan. 

  • Lakukan kegiatan aktif

Aktivitas fisik bisa mengatur banyak gejala, seperti depresi, stres, dan gelisah. Itu juga bisa menurunkan risiko kenaikan berat badan akibat pengobatan yang Anda konsumsi. Pertimbangkan beberapa kegiatan, seperti berjalan, jogging, berenang, berkebun, atau berbagai aktivitas kesukaan Anda yang lain. 

  • Hindari obat dan alkohol

Alkohol dan obat-obatan bisa memperburuk gejala gangguan kepribadian (personality disorder)

  • Ikuti perawatan medis secara rutin

Jangan melewatkan kunjungan medis kepada para ahli, terutama ketika Anda merasa tidak baik. Anda mungkin punya masalah kesehatan lain yang perlu diketahui, atau Anda juga mungkin mengalami efek samping dari pengobatan. 

Apa yang bisa saya lakukan jika orang terdekat mengalami gangguan kepribadian (personality disorder)?

Jika orang-orang yang Anda cintai mengidap gangguan kepribadian atau personality disorder, bekerja samalah dengan ahli kesehatan mental untuk merundingkan langkah terbaik Anda. Anda mungkin juga akan mengetahui banyak hal tentang pengalaman Anda sendiri. 

Orang dengan gangguan kepribadian membutuhkan bantuan orang lain. Mereka mungkin akan marah atau defensif, jadi hindari perdebatan dengan mereka. Daripada berdebat, fokuslah pada perasaan Anda dan ungkapkan perhatian Anda terhadap kepribadian mereka. 

Direview tanggal: Januari 8, 2016 | Terakhir Diedit: November 3, 2019

Sumber