Definisi

Apa itu edema?

Edema idiopatik adalah pembengkakan yang penyebabnya tidak diketahui. Pembengkakan dapat terjadi sewaktu-waktu (hilang-timbul) atau berlangsung dalam waktu yang lama.

Seberapa umumkah edema?

Edema biasanya terjadi pada wanita dewasa, namun bisa bertambah parah seiring bertambahnya usia. Banyak wanita melaporkan pembengkakan terjadi di waktu-waktu tertentu setiap bulannya, biasanya sebelum haid.

Gejala

Apa ciri-ciri dan gejala edema?

Tangan, kaki, perut, payudara, atau bahkan wajah sedikit membengkak. Biasanya terlihat lebih bengkak di sore atau malam hari, namun membaik di pagi hari saat bangun tidur.

Banyak orang yang mengalami edema memiliki berat badan yang lebih berat 2 kg di malam hari dibanding pagi hari.

Penyebab

Apa penyebab edema?

Pembengkakan akibat retensi air biasanya disebabkan oleh cairan yang bocor dari pembuluh darah kecil ke jaringan tubuh. Tidak diketahui kenapa kebocoran ini terjadi.

Edema biasanya lebih terasa setelah berdiri lama, karena ada tekanan lebih di pembuluh darah kaki dibanding jika Anda berbaring. Bepergian jarak jauh atau duduk selama waktu yang lama (misalnya di bis, di pesawat) juga bisa memicu pembengkakan.

Penyebab tubuh Anda menyimpan air berlebih juga adalah jumlah garam (sodium/natrium) di tubuh. Saat tubuh menyimpan banyak garam, ia juga akan menyimpan lebih banyak cairan sehingga terkadang menyebabkan pembengkakan.

Penyebab lain dari pembengkakan namun sulit didiagnosis adalah perilaku makan binge eating (makan berlebihan) yang diselang-seling dengan diet ketat. Ini bisa menyebabkan tubuh menyimpan banyak air.

Faktor pemicu

Siapa yang berisiko mengalami edema idiopatik?

Edema idiopatik lebih sering terjadi pada penderita diabetes, orang yang kegemukan, dan orang yang memiliki masalah emosional (termasuk depresi).

Ditemukan pula hubungan antara edema dengan perilaku tak sehat untuk menurunkan berat badan, seperti penggunaan diuretik, obat pencahar, atau merangsang diri untuk memuntahkan makanan (bulimia).

Mencegah & mengatasi

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi edema?

Beberapa cara berikut ini bisa mencegah edema dan mengurangi pembengkakan yang sudah terjadi di tubuh Anda:

1. Hindari berdiri terlalu lama

Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda berdiri dalam waktu lama, gunakan support stocking, stocking khusus untuk mencegah dan mengatasi pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki. Stocking jenis ini bisa didapatkan di dokter.

2. Hindari berat badan berlebih

Kebanyakan orang yang mengalami edema memiliki berat badan berlebih. Mengurangi berat badan bisa mengatasi kondisi edema Anda. Namun, pastikan berat badan Anda turun secara bertahap, dan bukan secara drastis.

3. Batasi konsumsi garam

Edema biasanya akan membaik dengan cepat jika Anda menghindari atau mengurangi asupan garam. Batasi jumlah garam yang Anda tambahkan ke dalam masakan, dan hindari fast food dan makanan yang diproses karena biasanya mengandung banyak garam.

4. Perbanyak makanan sumber kalium

Mengonsumsi makanan tinggi kalium bisa mengurangi kadar garam di dalam tubuh, sehingga mengurangi pembengkakan. Buah-buahan biasanya adalah sumber kalium terbaik, terutama pisang dan tomat. Tapi, hindari mengonsumsi suplemen kalium.

5. Diuretik (pil air)

Diuretik sering kali diresepkan dokter untuk mengatasi pembengkakan akibat sejumlah kondisi medis. Namun, untuk edema idiopatik, diuretik malah bisa membuat pembengkakan makin parah karena keseimbangan air dan garam di tubuh menjadi semakin terganggu.

Meski efektif bagi beberapa orang, tak semua orang bisa merasakan manfaatnya. Diskusikan dengan dokter apakah obat diuretik tepat untuk mengatasi kondisi edema Anda.

Silakan konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 13, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 13, 2017