Definisi

Apa itu amoeba pemakan otak?

Naegleria fowlery, juga dikenal sebagai amoeba pemakan otak (brain-eating amoeba)  adalah spesies dari genus Naegleria, termasuk dalam filum Percolozoa. Amoeba adalah organisme bersel tunggal, spesies yang ditemukan pada tahun 1965. Walau pertama kali diidentifikasi di Australia, amoeba ini dipercaya berevolusi di Amerika Serikat.

Hanya ada satu spesies Naegleria yang menginfeksi manusia: Naegleria fowleri.

Amoeba ini dapat menyebabkan penyakit infeksi yang dikenal dengan primary amoebic meningoencephalitis atau meningoensefalitis amoeba primer, yaitu kondisi dimana amoeba menginfeksi otak dan selaput otak.

Seberapa umumkah amoeba pemakan otak?

Walau amoeba Naegleria fowleri cukup umum, amoeba ini jarang menyebabkan penyakit otak. Penyakit Naegleria fowleri dikenal sebagai primary amoebic meningoencephalitis (PAM). Kondisi ini terjadi dari 0 hingga 8 kali per tahun, hampir selalu dari Juli hingga September. Banyak penelitian menunjukkan banyak orang yang memiliki antibodi terhadap N. fowleri. Hal ini menunjukkan bahwa mereka telah terinfeksi dengan amoeba ini namun sistem imun melawannya.

Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun, namun dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala amoeba pemakan otak?

Naegleria fowleri menyebabkan penyakit yang disebut primary amebic meningoencephalitis (PAM). Penyakit ini menyebabkan peradangan otak dan hancurnya jaringan otak.

Umumnya dimulai dalam 2 hingga 15 hari setelah paparan dengan amoeba, tanda-tanda dan gejala dari infeksi naegleria dapat meliputi:

  • Perubahan pada indera penciuman atau pengecap
  • Demam
  • Sakit kepala serius dan tiba-tiba
  • Leher kaku
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Mual dan muntah
  • Linglung
  • Kehilangan keseimbangan
  • Rasa kantuk
  • Kejang-kejang
  • Halusinasi

Tanda-tanda dan gejala dapat berkembang dengan cepat. Umumnya gejala menyebabkan kematian dalam waktu seminggu.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera cari perhatian medis jika Anda mengalami demam, sakit kepala, leher kaku dan muntah secara tiba-tiba, terutama jika Anda baru saja dari air yang hangat dan tawar.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab amoeba pemakan otak?

Naegleria fowleri umum ditemui pada danau pada negara bagian selatan saat musim panas, namun akhir-akhir ini infeksi juga terjadi pada negara bagian utara. Hal ini berarti pengguna air rekreasional harus berhati-hati dengan risiko rendah infeksi saat memasuki air tersebut.

Infeksi naegleria disebabkan oleh amoeba Naegleria fowleri, yang umum ditemukan pada air tawar di seluruh dunia, terutama pada bulan-bulan musim panas. Amoeba juga kadang ditemukan di tanah. Amoeba memasuki tubuh melalui hidung, melalui air yang terkontaminasi atau debu, dan berpindah ke otak melalui saraf yang membawa indera penciuman.

Hanya persentase kecil dari jutaan orang yang terekspos dengan Naegleria fowleri mengalami sakit. Mengapa beberapa orang terinfeksi dan beberapa tidak terinfeksi tidak diketahui.

Amoeba tidak menyebar dari orang ke orang atau dengan meminum air yang terkontaminasi. Kolam renang yang dibersihkan dan didesinfeksi tidak mengandung amoeba naegleria.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk amoeba pemakan otak?

Jutaan orang terekspos dengan amoeba yang menyebabkan infeksi naegleria setiap tahunnya, namun hanya beberapa orang yang mengalami penyakit ini.

Ada banyak faktor risiko untuk Amoeba pemakan otak, yaitu:

  • Berenang di air tawar

Kebanyakan orang yang menjadi sakit berenang di danau air tawar dalam 2 minggu terakhir.

  • Gelombang panas

Amoeba berkembang di air panas atau hangat.

  • Air

Anak-anak dan dewasa muda adalah kelompok usia yang paling mungkin terinfeksi, kemungkinan karena mereka cenderung berada di air lebih lama dan lebih aktif.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana amoeba pemakan otak didiagnosis?

Diagnosis dari penyakit ini dapat meliputi:

  • Tes imaging

Computerized tomography (CT) atau magnetic resonance imaging (MRI) dapat menunjukkan pembengkakan dan perdarahan pada otak.

  • CT scan

Prosedur ini mengombinasikan X-ray yang diambil dari berbagai arah menjadi gambar cross-sectional.

  • MRI

Mesin MRI menggunakan gelombang radio dan medan magnetik yang kuat untuk menghasilkan gambar yang sangat detail dari jaringan lunak, seperti otak.

  • Spinal tap (lumbar puncture)

Amoeba naegleria dapat dilihat di bawah mikroskop pada cairan yang mengelilingi otak dan saraf tulang belakang. Cairan tulang belakang diambil dengan memasukkan jarum di antara tulang belakang pada punggung bawah. Tes ini juga mengukur tekanan cairan cerebral spinal dan melihat sel inflamasi.

Apa saja pengobatan untuk amoeba pemakan otak?

  • Sedikit orang yang bertahan dari infeksi naegleria, walau dengan perawatan. Diagnosis dan penanganan awal sangat penting untuk bertahan.
  • Perawatan utama untuk infeksi naegleria adalah obat antijamur, amphotericin B – biasanya disuntikkan ke dalam pembuluh darah (secara intravena) atau pada area di sekitar saraf tulang belakang untuk membunuh amoeba.
  • Obat investigasional yang disebut miltefosine (Impavido) telah tersedia untuk penanganan darurat terhadap infeksi naegleria melalui Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Obat ini, jika digunakan dengan obat lain dan pengatasan agresif terhadap pembengkakan otak, dapat menunjukkan harapan untuk bertahan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi amoeba pemakan otak?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi Amoeba pemakan otak:

  • Jangan berenang atau lompat ke danau atau sungai air tawar yang hangat.
  • Tahan atau tutup hidung Anda atau gunakan penjepit hidung saat lompat atau diving ke air tawar yang hangat.
  • Hindari menyentuh sedimen saat berenang di air tawar yang cetek dan hangat.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 13, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan