Punya Bercak Cokelat di Wajah, Bagaimana Menghilangkannya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki wajah yang mulus dan bersih tentu menjadi dambaan baik wanita maupun pria. Sayangnya, ada banyak faktor yang bisa membuat kulit wajah Anda mengalami berbagai masalah, salah satunya yang sangat umum terjadi ialah bercak kecokelatan. Bercak cokelat di wajah ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut akan saya bahas berbagai penyebab plus cara menghilangkannya.

Penyebab bercak cokelat di wajah

cara menghilangkan flek hitam bekas jerawat

Bercak cokelat di wajah bisa muncul karena berbagai faktor seperti melasma, freckles, dan hiperpigmentasi pascaperadangan.

Melasma

Melasma adalah bercak-bercak cokelat sampai kehitaman yang muncul di wajah. Umumnya, melasma terjadi pada wanita karena adanya penumpukan pigmen gelap di area wajah tertentu. Terutama pada daerah yang menonjol dan banyak terpapar sinar matahari.

Freckles

Freckles adalah bercak kecokelatan di wajah yang umumnya muncul karena faktor genetik. Biasanya freckles muncul semenjak lahir di wajah. Kondisi ini terjadi terutama pada orang yang memiliki warna kulit dan mata yang berwarna terang.

Hiperpigmentasi pascaperadangan

Hiperpigmentasi pascaperadangan adalah reaksi peradangan di kulit yang biasanya diakibatkan oleh bahan kimia tertentu dan proses trauma fisik yang akhirnya meninggalkan bekas kecokelatan di kulit.

Cara menghilangkan bercak cokelat di wajah

laser ablatif

Bercak cokelat di wajah biasanya tidak bisa dihilangkan dengan perawatan alami maupun krim yang dijual bebas di pasaran. Meskipun dapat memudar, bercak kecokelatan tersebut tidak dapat hilang sepenuhnya. Oleh sebab itu, saya menganjurkan Anda untuk melakukan perawatan dengan dokter spesialis kulit.

Umumnya dokter akan mencari tahu dahulu penyebab utamanya. Misalnya, jika penyebab utamanya adalah penggunaan alat kontrasepsi hormon (pil KB atau suntik) maka penggunaan obatnya perlu dihentikan. Namun, jika yang jadi sebab ialah paparan radiasi UV berlebih dari sinar matahari, dokter akan menyarankan Anda untuk menggunakan krim tabir surya.

Selain itu, ada beberapa cara yang biasanya dianjurkan untuk mengatasi masalah wajah tersebut seperti:

1. Agen pemutih

Biasanya terapi utama untuk menghilangkan bercak cokelat di wajah yaitu dengan menggunakan agen pemutih. Berbagai kandungan pemutih yang bisa diresepkan seperti hidroquinon, arbutin, retinol, asam kojic, dan lainnya. Anda perlu berkonsultasi ke dokter kulit untuk menemukan agen pemutih yang cocok dan sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Ingat, jangan asal membeli krim tanpa anjuran dokter. Pasalnya, krim yang dibeli sembarangan bukannya menghilangkan masalah di wajah; malah yang terjadi bisa sebaliknya. Wajah bisa mengalami iritasi dan bahkan masalah lainnya yang merugikan Anda.

2. Chemical peeling

Selain itu, terapi lain yang bisa digunakan untuk menghilangkan bercak cokelat di wajah adalah dengan chemical peeling. Tujuannya untuk mengelupas area kulit dengan tumpukan melanin berlebih di dalamnya. Dengan begitu, bercak kecokelatan pun akan berkurang dan perlahan menghilang.

3. Terapi laser ND: Yag

Selain chemical peeling, perawatan bisa dikombinasikan dengan terapi laser Nd: Yag untuk memecah penumpukan melanin. Terapi laser ini mampu mencapai lapisan jaringan kulit yang lebih dalam dibandingkan dengan laser jenis lainnya.

4. Obat minum

Selain terapi langsung ke kulit yang bermasalah, dokter juga akan memberikan obat minum. Biasanya obat yang diberikan mengandung asam askorbat, glutation, vitamin E, dan bahan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Pada intinya, satu jenis pengobatan saja tidak cukup. Dibutuhkan berbagai kombinasi pengobatan untuk membantu menghilangkan bercak cokelat di wajah dengan lebih maksimal. Dokter juga akan memberikan krim wajah, tabir surya, dan obat minum yang sesuai untuk mencegah bintik cokelat datang kembali usai perawatan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK

Setiap Orang Berisiko Kena Penyakit Menular Seksual, Bagaimana Mencegahnya?

Berganti-ganti pasangan berisiko membuat Anda tertular penyakit. Jangan tunda melakukan pencegahan penyakit menular seksual mulai sekarang!

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
pencegahan penyakit menular seksual
Kesehatan Seksual 22 Januari 2021

Kapan Sebaiknya Kita Berjemur di Pagi Hari?

Berjemur di pagi hari punya banyak manfaat untuk tubuh Anda, tetapi aktivitas ini bisa berakibat buruk jika dilakukan tidak sesuai anjuran.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
berjemur di pagi hari
Kesehatan Kulit 3 April 2020

Bolehkah Melakukan Filler Berulang-ulang?

Ketika Anda ingin tampil awet muda, Anda kerap ingin melakukan filler berulang. Namun sebelumnya, Anda perlu memperhatikan hal-hal ini.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
filler berulang

Yang juga perlu Anda baca

Melasma

%%title%% adalah masalah kulit yang menyebabkan bercak kecokelatan pada wajah. Apa saja cirinya dan bagaimana cara mengatasinya?Temukan di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Begini Cara Tepat Memilih Pelembap untuk Kulit Kering

Kulit kering bikin gatal dan kusam? Itu berarti Anda butuh pelembap untuk kulit kering yang benar-benar sesuai dan sehat. Bagaimana cara memilihnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengulik Hyaluronic Acid, Zat Pelembap yang Ampuh untuk Kulit

Hyaluronic acid adalah zar buatan dari senyawa alami yang ada di dalam tubuh setiap manusia. Apa manfaat HA untuk kecantikan wajah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Pertanda Kulit Sensitif dan Cara Jitu Mengatasinya

Ciri-ciri kulit sensitif antara lain ruam merah dan gatal-gatal setelah pakai produk skin care atau wewangian. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

manfaat minyak tamanu

4 Manfaat Minyak Tamanu, Ekstrak Biji Buah Cemara yang Serbaguna

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
urutan produk perawatan kulit skincare malam

Begini Urutan Pemakaian Skincare Wajah untuk Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pakai cuka apel untuk wajah

Amankah Mengoleskan Cuka Apel di Kulit Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 29 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
sabun susu kambing lebih baik

Sabun Susu Kambing Lebih Baik dari Sabun Mandi Biasa, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit