home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Manfaat Baby Oil untuk Kulit Wajah Orang Dewasa

Berbagai Manfaat Baby Oil untuk Kulit Wajah Orang Dewasa

Seperti namanya, baby oil sejatinya memang dibuat untuk mencegah kekeringan serta iritasi ringan pada kulit bayi yang sensitif. Namun, ternyata baby oil juga bermanfaat untuk kulit orang dewasa, tak terkecuali pada wajah. Apa saja?

Manfaat baby oil untuk kulit wajah orang dewasa

menghilangkan komedo dengan baby oil

Baby oil sebenarnya adalah cairan yang terbuat dari minyak berbasis petroleum dan ditambahkan sedikit pewangi.

Produk ini diformulasikan menjadi hipoalergenik, yang artinya penggunaannya aman bagi kebanyakan orang dan sangat minim akan risiko munculnya reaksi alergi. Sebab, baby oil umumnya tidak mengandung zat kimia keras seperti paraben, ftalat, serta pewarna.

Baby oil bekerja dengan membentuk penghalang di atas lapisan kulit dengan tetap membiarkannya bernafas dan tidak menyumbat pori-pori.

Di bawah ini beberapa manfaat baby oil bagi kulit wajah orang dewasa.

1. Melembapkan kulit wajah

Bagi Anda yang memiliki kulit kering, menggunakan baby oil dapat membantu membuat kulit Anda menjadi lebih lembap. Selain terbuat dari minyak mineral alami, beberapa baby oil juga dibuat dengan tambahan vitamin E dan lidah buaya.

Perpaduan bahan-bahan dengan minyak alami untuk atasi kulit kering tersebut, menurut seorang ahli dermatologi di New York, AS, Dr. Y. Claire Chang, bisa membantu mengunci kelembapan serta membuat kulit wajah menjadi lebih halus.

Selain itu, Anda tidak perlu khawatir karena baby oil bersifat non-comedogenic, yang artinya minyak ini tidak akan menyumbat pori-pori wajah Anda.

2. Bantu mengurangi tampilan bekas luka

Anda memiliki tampilan bekas luka di wajah? Untuk menguranginya, Anda mungkin bisa mencoba menggunakan baby oil. Produk yang tinggi akan kandungan minyak mineral dikatakan dapat memperbaiki tampilan bekas luka dan stretch mark.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada 2017 pernah memperlihatkan bahwa produk yang mengandung minyak mineral berhasil mengurangi bekas luka pada 51% peserta dari jumlah keseluruhan 80 orang.

Namun, penggunaan baby oil untuk manfaat yang satu ini tidak cukup hanya satu kali dioleskan pada wajah. Anda harus mengulang penggunaannya setiap beberapa jam sekali atau sesuai kebutuhan.

3. Manfaat baby oil untuk gatal-gatal pada wajah

Terdapat beberapa penelitian yang pernah menunjukkan khasiat baby oil dalam mengurangi gatal-gatal di wajah.

Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan tahun 2012. Pada penelitian tersebut, orang-orang yang terkena gatal-gatal setelah menjalani hemodialisis kondisinya mulai membaik setelah rutin dipijatkan dengan baby oil selama tiga minggu.

Minyak ini juga bisa mengurangi gatal-gatal yang berkaitan dengan psoriasis atau akibat kulit yang kering.

4. Membersihkan sisa make up di wajah

Baby oil bisa digunakan sebagai pembersih riasan (makeup remover), terutama pada bagian mata yang biasanya diaplikasikan produk kosmetik kedap air seperti maskara atau eyeliner.

Lagi-lagi, khasiat ini didapatkan dari kandungan minyak mineral yang bersifat melembapkan.

Cukup teteskan baby oil di atas kapas secukupnya, lalu tempelkan dan usap perlahan pada bagian mata. Baby oil bisa mengangkat riasan mata tanpa harus menggosoknya terlalu keras.

5. Bisa menjadi pengganti krim cukur

Bila Anda kehabisan krim cukur saat ingin mencukur kumis dan jenggot, baby oil bisa menjadi penggantinya.

Memang, meski tidak seefektif krim cukur dalam mengangkat rambut, tapi kelembapan yang dihasilkan dari pemakaian baby oil tetap dibutuhkan untuk mencegah iritasi pada kulit.

Penggunaannya untuk cukuran sama dengan krim cukur biasa. Anda cukup mengaplikasikan minyak pada bagian yang ingin dibersihkan, lalu cukur dengan pisau cukur dengan menggerakannya ke arah tumbuhnya rambut.

Sebelum mendapatkan manfaat baby oil untuk wajah

Walaupun baby oil termasuk dalam produk hypoallergenic (tidak rentan menyebabkan alergi), Anda yang memiliki tipe kulit sensitif tetap perlu melakukan tes kepekaan sebelum mulai menggunakannya sebagai bagian dari perawatan wajah.

Caranya, oleskan sedikit minyak pada area kecil pada wajah, lalu tunggu hingga 24 jam. Bila setelahnya tidak muncul reaksi seperti gatal-gatal atau ruam kemerahan, baby oil aman untuk dipakai.

Selain itu, baby oil belum tentu cocok untuk orang-orang yang kulitnya rentan terhadap jerawat. Dalam beberapa kasus, minyak ini bahkan bisa menjadi penyebab munculnya jerawat.

Dengan demikian, terlepas dari apapun produknya, konsultasikanlah dahulu dengan dokter spesialis kulit sebelum Anda mulai menggunakannya secara rutin untuk menjamin keamanannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Moisturizers: Options for Softer Skin. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 18 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/in-depth/moisturizers/art-20044232

Bielfeldt, S. and Blaak, J., 2017.Observer-blind randomized controlled study of a cosmetic blend of safflower, olive and other plant oils in the improvement of scar and striae appearance. International Journal of Cosmetic Science, 40(1), pp.81-86. Retrieved 18 March 2021.

Acne: Causes, Treatment Options, Tips and Advice. (n.d.). Nationwide Children’s. Retrieved 18 March 2021, from https://www.nationwidechildrens.org/conditions/acne

Chuberre, B., Araviiskaia, E., Bieber, T. and Barbaud, A., 2019. Mineral oils and waxes in cosmetics: an overview mainly based on the current European regulations and the safety profile of these compounds. Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 33(S7), pp.5-14. Retrieved 18 March 2021.

Lin, T., Lai, Y. and Guo, S., 2011. Baby oil therapy for uremic pruritus in haemodialysis patients. Journal of Clinical Nursing, 21(1-2), pp.139-148. Retrieved 18 March 2021.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal diperbarui 2 minggu lalu
x