backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

8 Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Fidhia Kemala · Tanggal diperbarui 13/11/2023

8 Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk

Digigit nyamuk rasanya memang tidak nyaman karena kerap menimbulkan rasa gatal. Belum lagi, penampakan bentolnya bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimanakah cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk ?

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk

Ketika nyamuk menusuk dan menyedot darah melalui kulit manusia, ia tidak sengaja memasukkan air liurnya ke dalam tubuh manusia. 

Air liur inilah yang diartikan oleh tubuh sebagai benda asing sehingga reaksi histamin bekerja dan menghasilkan sejumlah gejala, seperti kulit kemerahan, gatal, bentol kehitaman, dan bengkak. 

Kondisi ini akan hilang dengan sendirinya karena tubuh memiliki regulasi tersendiri untuk menanganinya. Namun, jika Anda merasa terganggu dengan gejala yang muncul, ikuti cara-cara berikut ini untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan cepat.

1. Berikan kompres dingin

Setelah digigit nyamuk dan menemukan bentol, langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengompres bagian kulit yang baru digigit. 

Anda bisa memakai kompres dingin dengan memasukkan buah es batu ke dalam plastik dan balut dengan handuk tipis untuk langkah ini.

Kompres dingin bertujuan untuk meredakan reaksi peradangan pada kulit, serta mengurangi rasa gatal di kulit akibat gigitan nyamuk. Tempelkan kompres dingin tersebut ke kulit untuk membantu menghilangkan rasa gatalnya.

2. Hindari menggaruk

Bintik atau bentol merah pada kulit usai digigit nyamuk adalah reaksi yang wajar. Namun, rasa gatalnya kadang bisa sangat mengganggu yang akhirnya tanpa sadar membuat Anda terus-menerus menggaruknya.

Padahal, menggaruk kulit tidak dapat menghilangkan bekas gigitan nyamuk, justru bisa semakin membuatnya gatal. Hal ini bahkan bisa menyebabkan luka yang susah hilang bila Anda punya kulit sensitif.

Oleh karena itu, pastikan Anda sebisa mungkin hindari menggaruk bentol yang terasa gatal. Apabila bayi dan anak-anak sulit menahan rasa gatal dan ingin menggaruknya, Anda bisa menempelkan plester pada bagian bekas gigitan nyamuk.

3. Gunakan obat-obatan

Anda juga dapat menggunakan krim antigatal, obat antihistamin, atau obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di apotek untuk meredakan gatal akibat gigitan nyamuk. 

Salah satu obat untuk meredakan gatal yang bisa Anda coba yaitu losion calamine atau krim hidrokortison. Untuk reaksi yang lebih kuat, obat antihistamin oral juga bisa Anda gunakan.

Untuk obat-obatan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum penggunaannya.

4. Gunakan pasta oatmeal

Oatmeal obat alami herpes

Oatmeal dapat membantu meredakan gejala gigitan nyamuk seperti rasa gatal dan pembengkakan. Hal ini berkat sifat anti-iritasi dan antiradang yang ada pada oatmeal sehingga dapat meredakan gejala gigitan nyamuk.

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan oatmeal yaitu dengan membuat pasta oatmeal terlebih dulu. Kemudian, ambil sedikit pasta lalu letakan di atas kulit yang terasa gatal selama 10 menit lalu bersihkan kulit.

Proses ini dapat menenangkan dan menghilangkan ketidaknyamanan serta membantu kulit untuk pulih dengan lebih cepat. Untuk menghilangkan bekas gigitan secara permanen, biasanya diperlukan waktu dan perawatan tambahan.

5. Lumuri madu

Madu dikenal memiliki sifat antibakteri dan antiradang yang berpotensi membantu mempercepat proses penyembuhan kulit termasuk gigitan nyamuk, mengurangi peradangan, dan mencegah infeksi. 

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan madu cukup dengan mengoleskan madu ke area kulit yang digigit nyamuk, diamkan 10 menit lalu bersihkan kulit. 

Cara ini juga dapat menghindari menggaruk di area bentol karena nyamuk karena tekstur madu yang lengket saat disentuh.

6. Oleskan aloe vera

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang sudah menghitam lainnya yaitu dengan mengoleskan aloe vera.

Lidah buaya memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengurangi rasa gatal dan peradangan pada gigitan nyamuk. 

Selain itu, aloe vera juga memberikan efek mendinginkan sehingga mempercepat proses penyembuhan kulit.

Oleskan tanaman lidah buaya atau produk aloe vera siap pakai pada area yang terkena gigitan nyamuk. Biarkan lidah buaya mengering di kulit tanpa perlu dibilas. Ulangi pemakaian jika gejala gigitan nyamuk belum mereda sepenuhnya.

7. Oleskan minyak peppermint

Peppermint oil telah lama digunakan sebagai obat herbal untuk meredakan gatal. Salah satu penelitian dalam jurnal Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology mengatakan bahwa minyak ini juga dapat digunakan untuk gatal jangka panjang maupun jangka pendek, seperti gigitan nyamuk.

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan minyak peppermint yaitu dengan mencampurkan beberapa tetes minyak ini dengan minyak pengencer, lalu oleskan pada area kulit yang digigit serangga.

Anda bisa juga menambahkan beberapa tetes minyak peppermint ke dalam air lalu berendam selama beberapa menit. Cara ini dapat meredakan gatal-gatal dan bentol jika Anda mengalami gigitan serangga di area kulit yang luas.

8. Oleskan pasta baking soda

Baking soda untuk asam lambung

Selain untuk memasak dan membersihkan alat dapur, pasta baking soda juga dapat menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

Baking soda (natrium bikarbonat) memiliki sifat antiradang dan antipruritic yang dapat membantu meredakan gigitan nyamuk dan bekasnya.

Kedua sifat ini dapat membantu mengurangi peradangan, gatal, dan pembengkakan pada area gigitan nyamuk. Baking soda juga dapat membantu menyeimbangkan pH kulit sehingga lebih baik dalam menghadapi peradangan.

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan baking soda yaitu dengan membuat pasta baking soda, lalu oleskan tipis pada bekas gigitan nyamuk lalu biarkan selama beberapa menit. Lalu bilas area tersebut dengan air bersih, ulangi hingga gejala mulai mereda.

Untuk mencegah gigitan nyamuk terjadi kembali, pastikan memakai baju yang menutupi lengan dan kaki dengan baik selama beraktivitas agar nyamuk tidak hinggap pada tubuh Anda.

Selain itu, jaga kebersihan lingkungan dan rumah agar nyamuk enggan berkembang biak di sekitar Anda.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Fidhia Kemala · Tanggal diperbarui 13/11/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan