Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Bisakah Lidah Buaya Dipakai untuk Mengobati Jerawat?

    Bisakah Lidah Buaya Dipakai untuk Mengobati Jerawat?

    Sebagai tanaman dengan segudang khasiat, lidah buaya cukup populer digunakan untuk mengobati jerawat. Berbagai produk perawatan kulit yang mengandung lidah buaya diklaim ampuh mengatasi masalah jerawat. Apakah sudah terbukti?

    Cara kerja lidah buaya untuk mengatasi jerawat

    Lidah buaya adalah tanaman asli asal Afrika yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk masalah kulit, termasuk jerawat dan iritasi. Tanaman dengan daun berwarna hijau ini memiliki kadar gel yang ternyata cukup berkhasiat dalam menghilangkan jerawat.

    Begini, lidah buaya mengandung giberelin dan polikasarida yang membantu mengunci kelembapan di kulit. Polisakarida di lidah buaya merangsang fibroblas untuk menghasilkan serat kolagen dan elastin agar kulit lebih elastis.

    Senyawa ini juga memiliki efek kohesif pada sel lapisan terluar kulit. Artinya, kulit akan lebih cepat mengelupas dan digantikan dengan sel kulit baru yang lebih lembut. Oleh sebab itu, gel berwarna bening ini membantu menyamarkan bekas luka.

    Bahkan, polisakarida dan giberelin juga bertindak sebagai antibakteri untuk melawan bakteri penyebab jerawat. Keduanya membantu menghilangkan minyak berlebih, mengangkat sel kulit mati dan bakteri yang menyumbat pori-pori.

    Selain itu, lidah buaya juga bersifat anti peradangan alami dan antioksidan yang membantu mengurangi kemerahan, radang, dan nyeri yang berkaitan dengan jerawat.

    Maka dari itu, penggunaan gel lidah buaya dipercaya untuk membantu mengobati jenis jerawat ringan hingga sedang. Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengenal manfaat lidah buaya beserta efek sampingnya sebagai obat jerawat.

    Benarkah Kunyit Manjur Atasi Masalah Jerawat?

    Efek samping lidah buaya untuk kulit berjerawat

    Umumnya, gel lidah termasuk aman dan efektif untuk mengobati masalah kulit seperti jerawat dan luka bakar. Namun, penggunaan gel lidah buaya disarankan hanya dilakukan secara topikal.

    Pemakaian lidah buaya secara oral, alias dimakan atau diminum, berisiko terhadap penyakit kanker. Pasalnya, getah lidah buaya yang tidak diolah mengandung bahan kimia penyebab kanker.

    Selain itu, konsumsi 1 gram gel lidah buaya selama beberapa hari dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan bisa berakibat fatal. Oleh sebab itu, gel lidah buaya hanya boleh dipergunakan secara topikal.

    Adapun efek samping lainnya yang muncul ketika mengonsumsi gel lidah buaya, seperti kram dan nyeri perut.

    Selalu konsultasikan dengan dokter spesialis kulit sebelum menggunakan gel lidah buaya, baik secara oral maupun topikal, terutama ketika menjalani pengobatan tertentu.

    Cara menghilangkan jerawat dengan lidah buaya

    pakai masker wajah setiap hari

    Sejak dulu, tanaman lidah buaya telah digunakan untuk pengobatan jerawat. Tidak hanya di wajah, tanaman yang juga dijadikan jus ini dipakai untuk mengobati jerawat di badan bahkan yang berada di kulit kepala.

    Di bawah ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan jerawat dengan lidah buaya.

    Masker lidah buaya segar

    Masker lidah buaya segar adalah salah satu cara yang cukup sering dilakukan agar proses perawatan kulit berjerawat lebih cepat. Berikut ini cara membuatnya.

    • Ambil lidah buaya dan tekan untuk mengeluarkan gelnya.
    • Oleskan gel pada bagian kulit yang terinfeksi jerawat.
    • Ulangi proses ini dua kali sehari setidaknya selama seminggu.

    Masker lidah buaya dengan lemon

    Selain gel lidah buaya yang segar, Anda juga bisa memanfaatkan lemon untuk jerawat. Pasalnya, lemon mengandung senyawa asam yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.

    • Ambil daun lidah buaya, potong daunnya, dan tekan hingga gel keluar.
    • Letakkan gel di dalam blender.
    • Tambahkan satu buah perasan lemon atau jeruk nipis dan campurkan.
    • Simpan losion lidah buaya ini di dalam kulkas dan diamkan beberapa saat.
    • Oleskan losion pada wajah seperti masker setiap malam sebelum tidur.
    • Diamkan semalaman dan bilas wajah pada pagi harinya.

    Masker lidah buaya dengan kunyit dan madu

    membuat masker wajah alami

    Tahukah Anda bahwa ternyata kunyit dan madu memiliki khasiat yang sama dengan lidah buaya, yaitu efektif bantu menghilangkan jerawat? Campuran ketiga bahan tersebut dapat membuat kulit lebih cepat terbebas dari jerawat. Ikuti langkahnya berikut.

    • Ambil gel lidah buaya segar dan campurkan sedikit kunyit, madu, susu, dan beberapa tetes air mawar.
    • Aduk bahan-bahan tersebut hingga rata.
    • Oleskan losion pada bagian kulit berjerawat.
    • Diamkan selama 15 – 20 menit dan bilas dengan air.
    • Ulangi proses ini secara teratur.

    Penggunaan gel lidah buaya di kulit memang terbilang aman. Namun, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit sebelum rutin menggunakan lidah buaya untuk mengobati jerawat.


    Pernah alami gangguan menstruasi?

    Gabung bersama Komunitas Kesehatan Wanita dan dapatkan berbagai tips menarik di sini.


    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Surjushe, A., Vasani, R., & Saple, D. G. (2008). Aloe vera: a short review. Indian journal of dermatology, 53(4), 163–166. https://doi.org/10.4103/0019-5154.44785. Retrieved 5 October 2020. 

    Aloe Vera. (2020). National Center for Complementary and Integrative Health. Retrieved 5 October 2020, from https://www.nccih.nih.gov/health/aloe-vera 

    Aloe. (2017). Mayo Clinic. Retrieved 5 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-aloe/art-20362267 

    Using Aloe Vera Has Multiple Benefits. (2018). Baylor College Medicine. Retrieved 5 October 2020, from https://www.bcm.edu/news/benefits-using-aloe-vera 

    17 DIY Home Remedies for Acne Using Aloe Vera. (n.d). Home Remedies. Retrieved 5 October 2020, from https://homeremediesforlife.com/aloe-vera-for-acne/

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui Nov 10, 2020
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
    Next article: