3 Cara Paling Aman untuk Menghilangkan Tato

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda menyesal telah membuat tato dengan nama mantan pasangan? Atau Anda sedang berusaha mengikuti ujian atau melamar pekerjaan yang memiliki aturan tidak boleh memiliki tato? Jika iya, mungkin Anda bisa mencoba salah satu cara di bawah ini untuk menghilangkan tato.

Apakah tato permanen bisa dihilangkan?

Ada beberapa alasan mengapa tato sangat sulit dihilangkan. Warna tinta tato juga sangat mempengaruhi bagaimana tato akan memudar. Tinta tato yang berwarna biru gelap dan hitam paling mudah untuk dihilangkan, sedangkan yang berwarna hijau dan kuning cenderung sulit dihilangkan.

Biasanya akan memerlukan waktu untuk beberapa kali perawatan untuk menghilangkannya atau mencoba cara lain untuk menghilangkan tato. Tato permanen bisa dihilangkan dengan bantuan medis. Namun, jangan berekspektasi lebih karena tato dibuat bertujuan untuk melekat permanen di kulit Anda.

Sering kali warna kulit tidak bisa kembali seperti semula, meski terkadang ada pasien yang mendapatkan hasil yang cukup baik setelah proses penghapusan dilakukan.

Menghilangkan tato dengan cara aman menurut medis

Berikut cara menghilangkan tato permanen secara medis yang relatif aman untuk Anda coba.

1. Teknik laser

Melalui teknik ini, warna tato akan dipecah menggunakan sinar dengan intensitas tinggi. Ada banyak jenis laser yang digunakan untuk menghapus tato. Tiap jenis memiliki kegunaan yang berbeda-beda, seperti laser YAG dan Q-switched ruby yang hanya efektif untuk menghilangkan tato berwarna biru-hitam dan merah. Jenis ini kemungkinan tidak bisa menghapus tato berwarna hijau.

Proses awal menghilangkan tato dengan laser adalah menjadikan kulit mati rasa dengan suntikan obat bius lokal. Kemudian, alat laser ditempelkan pada tato untuk memanaskan dan menghancurkan tinta tato.

Setelah proses laser selesai, Anda mungkin akan melihat pembengkakan, melepuh, atau pendarahan pada kulit. Namun kondisi tersebut bisa diatasi dengan salep antibakteri. Anda membutuhkan perawatan laser berulang kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Bisa 2-4 kali perawatan atau bahkan 10 kali, tergantung warna dan ukuran tato.

2. Operasi pengangkatan jaringan kulit

Sebuah pisau bedah dipakai untuk menyayat dan mengangkat area kulit yang bertato, setelah itu tepi kulit sayatan disatukan dan dijahit agar kembali merekat. Sebelumnya, area kulit dibuat mati rasa dengan suntikan obat bius lokal.

Setelah operasi, area sayatan diberi salep antibakteri untuk membantu proses penyembuhan. Metode ini dianggap efektif dalam menghilangkan tato, namun bisa menimbulkan bekas luka pada kulit sehingga biasanya operasi pengangkatan jaringan kulit hanya untuk menghilangkan tato permanen berukuran kecil.

3. Dermabrasi

Metode ini menggunakan perangkat yang memiliki roda atau sikat abrasive yang bisa berputar dengan kecepatan tinggi. Kemudian, kulit bertato diampelas hingga ke lapisan kulit lebih dalam menggunakan roda atau sikat tersebut.

Proses ini bertujuan memudarkan warnanya. Agar tidak terasa sakit, sebelumnya area kulit yang bertato dibuat mati rasa.

Sayangnya, karena hasil yang tidak bisa dipastikan, teknik dermabrasi kurang digemari saat ini. Selain itu, kedua metode sebelumnya dianggap lebih efektif ketimbang dermabrasi. Jika Anda ingin menghapus tato permanen, ada baiknya bicarakan dahulu hal ini dengan seorang dermatolog atau dokter spesialis kulit. Tanyakan mengenai metode apa yang tepat untuk jenis tato Anda beserta harganya.

Cara menghilangkan tato yang berbahaya dan harus dihindari

Umumnya, biaya penghapusan tato cukup menguras kantong Anda karena prosesnya yang sulit. Sebaiknya hindari cara menghilangkan tato permanen ala rumahan seperti memakai rokok panas atau gantungan baju yang dipanaskan.

Hindari pula penggunaan krim pengelupas tato. Cara-cara tersebut kemungkinan tidak efektif untuk menghilangkan tato dan bisa menyebabkan kulit Anda teriritasi atau menyebabkan reaksi berbahaya lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ingin Memasang Tindik? Coba Pertimbangkan 5 Bahaya Ini Terlebih Dulu

Tindik merupakan salah satu aksesori yang kian populer. Namun, pemasangan tindik pada dasarnya tetap memiliki bahaya bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Informasi Kesehatan 24 September 2019 . Waktu baca 3 menit

Laser Resurfacing, Cara Buat Kulit Wajah Cerah dan Kencang Seketika

Ada banyak cara untuk membuat tampilan wajah menjadi lebih cantik, salah satunya ialah perawatan laser resurfacing. Apa saja manfaat laser wajah ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 27 September 2018 . Waktu baca 5 menit

Psstt… Jangan Bikin Tato Saat Sedang Tidak Enak Badan!

Jika Anda akan bikin tato dalam waktu dekat, pastikan kondisi tubuh benar-benar fit saat hari-H. Menato saat daya tahan tubuh lagi drop bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 5 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Tato Henna Benar Aman untuk Kulit Anda?

Sering dijadikan penghias tubuh mempelai wanita, tato henna tangan sejauh ini dianggap aman karena bersifat sementara. Eits, tunggu dulu...

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan, Informasi Kesehatan 28 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

alergi tinta tato

Mengenal Alergi Tato yang Kerap Disebabkan oleh Si Tinta

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
cara mengatasi infeksi telinga

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Akibat Tindik di Telinga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
tips merawat luka tindik bayi

Bagaimana Cara Merawat Luka Tindik pada Telinga Bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
tindik puting

Sebelum Buru-buru Tindik Puting Payudara, Pertimbangkan Hal Ini Dulu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit